← Beranda
Alasan FIFA Pindahkan Venue Semifinal dan Final Piala Dunia 2026 ke Wilayah Timur Amerika Serikat
Andre Rizal HanafiJumat, 3 Juli 2026 | 14.30 WIB
Tampak luar Seattle Stadium (Lumen Field), venue Piala Dunia 2026 yang terkenal sebagai salah satu stadion paling bising di dunia dengan panorama pusat Kota Seattle. (Dok. FIFA)

 

JawaPos.com - Piala Dunia memasuki fase paling menentukan. Memasuki babak semifinal, FIFA akan mengalihkan seluruh pertandingan ke wilayah East Coast atau pantai timur Amerika Serikat. 

Keputusan tersebut bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bagian dari strategi agar pertandingan lebih mudah diikuti oleh penonton di berbagai belahan dunia.

Sejak babak gugur dimulai, perpindahan lokasi pertandingan memang dilakukan secara bertahap dari wilayah barat menuju timur Amerika Serikat. 

Baca Juga: Prediksi Skor Argentina Vs Tanjung Verde di 32 Besar Piala Dunia 2026: Lionel Messi dkk Bakal Hentikan Kisah Dongeng Blue Sharks

Perempat final menjadi fase terakhir yang masih menggunakan stadion di West Coast, bahkan hanya untuk satu pertandingan saja.

Menurut laporan The Athletic, langkah tersebut diambil FIFA untuk menyesuaikan waktu siaran bagi pasar global, terutama di Eropa, Afrika, dan kawasan sekitarnya. 

Mengingat semifinal dan final merupakan pertandingan dengan jumlah penonton terbesar, pemilihan lokasi menjadi salah satu faktor penting agar jadwal kick-off lebih ramah bagi mayoritas audiens internasional.

Baca Juga: Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Magis Mohamed Salah Hantui Perjuangan Wakil Asia Terakhir

Perbedaan zona waktu menjadi alasan utama di balik keputusan ini. East Coast Amerika Serikat memiliki selisih sekitar lima jam dengan sebagian besar wilayah Eropa, sedangkan West Coast terpaut sekitar delapan jam. 

Dengan selisih waktu yang lebih pendek, pertandingan dapat digelar pada jam yang lebih ideal bagi penonton di berbagai negara.

Dampak keputusan tersebut juga dirasakan oleh tim peserta. Negara-negara yang sebelumnya menjadikan wilayah barat Amerika Serikat sebagai basecamp harus melakukan perjalanan yang lebih jauh menuju pantai timur apabila berhasil melaju ke semifinal.

Situasi itu membuat keuntungan dari sisi jarak perjalanan menjadi semakin kecil. Bahkan jika Amerika Serikat maupun Meksiko berhasil mencapai semifinal, keduanya tetap harus menempuh penerbangan menuju East Coast sehingga tidak lagi memperoleh keuntungan geografis yang signifikan dibandingkan tim lain.

Sementara itu, perubahan lokasi pertandingan turut membawa kabar baik bagi penonton di Indonesia. Jika pada fase sebelumnya sejumlah pertandingan dimainkan pada pagi hingga siang hari waktu Indonesia, jadwal semifinal dan final akan berlangsung lebih malam.

Kick-off semifinal maupun final dijadwalkan dimulai sekitar pukul 02.00 WIB. Waktu tersebut dinilai lebih nyaman bagi penggemar sepak bola di Indonesia yang ingin menyaksikan laga secara langsung tanpa harus menunggu hingga pagi atau siang.

Baca Juga: Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026, Upaya Terakhir Menembus 16 Besar

Dengan penyesuaian ini, FIFA berharap pertandingan-pertandingan terbesar di Piala Dunia dapat dinikmati lebih banyak penonton dari berbagai kawasan.

Selain menjaga kualitas penyelenggaraan, perubahan venue juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman menonton yang lebih ideal bagi audiens global tanpa mengurangi kualitas kompetisi di lapangan.

EDITOR: Banu Adikara