← Beranda
3 Pemain Muslim Timnas Tanjung Verde Rutin Salat Bersama Sebelum Laga, Jadi Kekuatan di Piala Dunia 2026
Andre Rizal HanafiSelasa, 30 Juni 2026 | 21.09 WIB
Tanjung Verde lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026. (FIFA)

 

JawaPos.com - Tim Nasional Tanjung Verde atau Cape Verde kembali mencuri perhatian di Piala Dunia 2026.

Bukan hanya karena keberhasilan mereka lolos dari fase grup hingga melangkah ke babak gugur, tetapi juga karena kisah inspiratif para pemainnya di luar lapangan.

Tiga pemain, yakni Steven Moreira, Jamiro Monteiro, dan Logan Costa, mengungkapkan bahwa mereka selalu melaksanakan salat sebelum pertandingan.

Baca Juga: Prediksi Kontroversial Dukun Ghana Nana Kwaku Bonsam: Tanjung Verde Disebut Bakal Hentikan Langkah Argentina

Ketiganya merupakan pemain Muslim di skuad Tanjung Verde dan menjadikan ibadah sebagai bagian dari persiapan menghadapi laga penting.

Dalam kesempatan tersebut, mereka juga menyebut bahwa kebersamaan sebagai sesama Muslim membuat hubungan di antara mereka semakin erat.

Pemain Timnas Tanjung Verde saat menjalani salat berjamaah. (istimewa)
Pemain Timnas Tanjung Verde saat menjalani salat berjamaah. (istimewa)

 

Sebelum tim turun ke lapangan, mereka rutin berkumpul untuk menunaikan salat bersama sebagai bentuk ikhtiar sekaligus memohon kelancaran selama pertandingan.

Kisah ini mendapat respons positif dari banyak penggemar sepak bola. Di tengah persaingan ketat di ajang Piala Dunia, para pemain tetap menjaga keyakinan dan menjalankan ibadah tanpa mengurangi fokus mereka sebagai atlet profesional.

Baca Juga: Ryan Mendes Tersandung Kasus Dugaan Pemerkosaan Jelang Duel Tanjung Verde vs Argentina

Steven Moreira menjadi salah satu pemain berpengalaman di skuad. Bek berusia 31 tahun itu lahir di Noisy-le-Grand, Prancis, dan sempat memperkuat tim kelompok umur Prancis sebelum memutuskan membela Tanjung Verde pada 2023. Saat ini ia bermain untuk Columbus Crew di Major League Soccer (MLS).

Sementara itu, Jamiro Monteiro merupakan gelandang yang lahir di Rotterdam, Belanda. Pemain berusia 32 tahun tersebut telah menjadi bagian penting Timnas Tanjung Verde sejak 2016.

Kariernya juga cukup panjang dengan pernah membela Cambuur, Heracles Almelo, Philadelphia Union, San Jose Earthquakes hingga kini memperkuat PEC Zwolle di Liga Belanda.

Adapun Logan Costa merupakan bek tengah berusia 25 tahun yang lahir di Saint-Denis, Prancis. Setelah berkembang bersama akademi Reims dan Toulouse, ia kini bermain di Villarreal, Spanyol. Costa mulai memperkuat Timnas Tanjung Verde pada 2022 setelah sebelumnya membela tim junior Prancis.

Ketiga pemain tersebut merupakan bagian dari banyak pesepak bola berdarah Tanjung Verde yang lahir dan berkembang di Eropa.

Baca Juga: Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026: Lionel Messi Hadapi Ketangguhan Tembok Tanjung Verde!

Meski demikian, mereka memilih membela negara asal keluarga mereka di level internasional.

Prestasi Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 pun menjadi catatan bersejarah. Negara kepulauan kecil di lepas pantai Afrika Barat itu berhasil melewati fase grup dan mengamankan tempat di babak gugur.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, kekompakan, serta semangat juang mampu membawa mereka bersaing dengan negara-negara besar.

Baca Juga: Kapten Tanjung Verde Terseret Kasus Dugaan Pemerkosaan, Polisi Selandia Baru Selidiki Ryan Mendes

Di balik pencapaian itu, kebiasaan Steven Moreira, Jamiro Monteiro, dan Logan Costa yang selalu menyempatkan diri untuk salat bersama sebelum pertandingan menjadi cerita menarik.

Bagi mereka, ibadah bukan sekadar rutinitas, tetapi juga sumber ketenangan dan kekuatan mental saat membawa nama Tanjung Verde di panggung sepak bola dunia.

EDITOR: Edi Yulianto