JawaPos.com - Pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann, angkat bicara soal masa depannya setelah timnya tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Dia menegaskan tidak punya niatan mundur dan tetap siap melanjutkan tugasnya sebagai pelatih Der Panzer - julukan Timnas Jerman.
Jerman secara mengejutkan kalah dari Paraguay lewat drama adu penalti dengan skor 3-4 setelah bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu. Drama tersebut berlangsung di Stadion Gillette, Foxborough, Amerika Serikat, Selasa (30/6/2026) dini hari WIB.
Hasil tersebut jelas sangat mengejutkan karena di luar dugaan. Jerman, yang sangat diunggulkan untuk memenangi laga tersebut, kenyataannya justru harus dipecundangi oleh skuad La Albirroja - julukan Timnas Paraguay.
Baca Juga: Orlando Gill Bangga usai Jadi Pahlawan Paraguay Singkirkan Jerman di Piala Dunia 2026
Kekalahan mengejutkan itu turut membuat masa depan Nagelsmann terancam. Meski masih terikat kontrak hingga 2028, bukan tidak mungkin Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) akan memecatkan karena hasil minor di Piala Dunia 2026.
Menjawab masa depannya, Nagelsmann mengungkapkan bahwa itu semua ada di tangan federasi. Namun, pelatih berusia 38 tahun itu menegaskan siap untuk tetap mengemban tugas sebagai pelatih kepala Jerman.
"Hal itu bukan lagi berada di tangan saya, tetapi saya siap jika mereka masih menginginkan saya," kata Nagelsmann soal masa depannya, dilansir dari Reuters, Selasa (30/6/2026).
"Kalau memang ada yang tidak menginginkan saya, mereka harus mengatakannya. Saya ingin terus melanjutkan pekerjaan ini,” lanjutnya.
Nagelsmann menambahkan bahwa dirinya siap mendengarkan keputusan yang akan dibuat oleh DFB terkait masa depannya. Jika tetap dipercaya sebagai pelatih, ia akan mulai mempersiapkan tim untuk mengarungi ajang Piala Eropa dan UEFA Nations League.
"Saya bukan orang yang lari dari tanggung jawab. Saya ingin terus melatih, tetapi dalam sepak bola, Anda tidak selalu bisa mengendalikan segalanya. Jika DFB (Federasi Sepak Bola Jerman) masih menginginkan saya, maka saya akan mulai mempersiapkan tim untuk Euro dan UEFA Nations League,” terang Nagelsmann.
Bicara soal pertandingan, Nagelsmann menyampaikan bahwa sejatinya Jerman bisa melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. Namun, dewi fortuna tidak berpihak pada mereka karena langkahnya disetop Paraguay di babak 32 besar.
"Sebenarnya kami bisa meraih hasil yang lebih baik di turnamen ini. Kami ingin mengukur kemampuan melawan Prancis di babak 16 besar. Namun, kenyataannya hasil yang kami dapatkan sama sekali belum cukup baik,” ujar Nagelsmann.
Kekalahan dari Paraguay memperpanjang catatan minor Jerman di ajang Piala Dunia. Setelah merebut gelar juara pada edisi 2014, Der Panzer mengalami penurunan drastis.
Pada Piala Dunia 2018, Jerman secara mengejutkan tersingkir di fase grup untuk pertama kalinya sejak 1938. Begitu juga pada edisi 2022 di Qatar. Kini, Der Panzer berhasil lolos dari fase grup, tapi langkahnya langsung terhenti di babak 32 besar.