JawaPos.com - Timnas Brasil tidak melakukan perubahan susunan pemain saat menghadapi Jepang pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di NRG Stadium, Houston, Selasa (30/6/2026) dini hari WIB. Pelatih Carlo Ancelotti kembali mempertahankan starting XI yang tampil pada laga terakhir fase grup.
Ancelotti tetap mempercayakan Alisson di bawah mistar gawang. Di lini belakang, Danilo, Marquinhos, Gabriel Magalhaes, dan Douglas Santos kembali menjadi pilihan utama.
Lini tengah juga tidak mengalami perubahan. Casemiro dan Bruno Guimaraes akan menjadi penyeimbang permainan, sedangkan Lucas Paqueta diplot sebagai motor serangan di belakang penyerang.
Di lini depan, Matheus Cunha kembali dipercaya sebagai ujung tombak. Penyerang Wolverhampton Wanderers itu akan mendapat dukungan Vinicius Junior di sisi kiri dan Rayan di sektor kanan.
Keputusan mempertahankan komposisi pemain menunjukkan kepercayaan Ancelotti terhadap performa timnya sepanjang fase grup. Brasil memburu tiket ke babak 16 besar sekaligus berusaha membalas kekalahan 2-3 dari Jepang pada laga uji coba Kirin Challenge Cup 2025.
Neymar Jr. kembali mengawali pertandingan dari bangku cadangan. Selain sang bintang, Brasil juga masih memiliki sejumlah pelapis berkualitas seperti Endrick, Gabriel Martinelli, Luiz Henrique, hingga Fabinho yang siap dimainkan apabila dibutuhkan.
Baca Juga: Prediksi Skor Brasil vs Jepang: Selecao Belajar dari Tokyo, Pernah Takluk 2-3 Delapan Bulan Lalu
Susunan Pemain Brasil
Brasil (4-3-3):
Alisson; Danilo, Marquinhos (C), Gabriel Magalhaes, Douglas Santos; Casemiro, Bruno Guimaraes, Lucas Paqueta; Rayan, Matheus Cunha, Vinicius Junior.
Cadangan:
Weverton, Ederson, Alex Sandro, Bremer, Leo Pereira, Ibanez, Ederson S., Fabinho, Danilo Santos, Neymar Jr., Endrick, Luiz Henrique, Gabriel Martinelli, Igor Thiago.
Pelatih: Carlo Ancelotti.
Hajime Moriyasu Turunkan Skuad Terbaik
Timnas Jepang memberi kejutan dengan menurunkan komposisi terbaik saat menghadapi Brasil pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di NRG Stadium, Houston, Selasa (30/6/2026) dini hari WIB. Pelatih Hajime Moriyasu tetap mengandalkan para pemain yang menjadi tulang punggung Samurai Biru sepanjang fase grup.
Di bawah mistar gawang, Zion Suzuki kembali dipercaya sebagai pilihan utama. Lini belakang diisi Shogo Taniguchi, Hiroki Ito, Takehiro Tomiyasu, dan Kaishu Sano yang diharapkan mampu meredam agresivitas lini serang Brasil.
Lini tengah tetap menjadi kekuatan utama Jepang. Moriyasu memasang Junya Ito, Keito Nakamura, Daichi Kamada, dan Ritsu Doan untuk menopang permainan sekaligus menyuplai bola ke lini depan.
Sementara itu, Ayase Ueda kembali dipercaya sebagai ujung tombak. Penyerang Feyenoord tersebut akan mendapat dukungan Daizen Maeda yang siap mengandalkan kecepatan dan mobilitasnya untuk membongkar pertahanan Selecao.
Jepang memburu tiket ke babak 16 besar sekaligus berusaha mengulangi keberhasilan saat menaklukkan Brasil 3-2 dalam ajang Kirin Challenge Cup 2025. Namun, kali ini Samurai Biru harus menghadapi tim asuhan Carlo Ancelotti yang tampil dengan kekuatan terbaiknya.
Baca Juga: Prediksi Skor Brasil vs Jepang: Selecao Belajar dari Tokyo, Pernah Takluk 2-3 Delapan Bulan Lalu
Susunan Pemain Jepang
Jepang:
Zion Suzuki; Shogo Taniguchi, Hiroki Ito, Takehiro Tomiyasu, Kaishu Sano; Ritsu Doan, Keito Nakamura, Junya Ito, Daichi Kamada; Daizen Maeda, Ayase Ueda.
Pelatih: Hajime Moriyasu.
Prediksi Skor Brasil vs Jepang
Brasil bertekad membalas kekalahan 2-3 dari Jepang di Kirin Challenge Cup 2025 saat kedua tim bentrok pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Carlo Ancelotti memastikan Selecao tak akan mengulangi kesalahan yang sama.
Kirin Challenge Cup 2025 menjadi pelajaran berharga bagi Brasil. Dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Ajinomoto, Chofu, Tokyo, delapan bulan lalu, Selecao dipermalukan Jepang dengan skor 2-3, meski sempat unggul 2-0 pada babak pertama.
Kekalahan itu menjadi satu-satunya yang diderita Brasil dari Jepang dalam 14 pertemuan kedua tim.
Kini, kedua tim kembali bertemu di panggung yang jauh lebih bergengsi, yakni babak 32 besar Piala Dunia 2026. Brasil bertekad tidak mengulangi kesalahan saat menghadapi Jepang di NRG Stadium, Houston, Senin (30/6/2026) pukul 00.00 WIB.
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti menegaskan laga tersebut bukan sekadar kesempatan membalas kekalahan, tetapi juga menjadi tolok ukur perkembangan timnya.
"Ada banyak hal yang kami pelajari dari pertandingan di Tokyo, terutama apa yang terjadi pada babak kedua. Kami harus memahami bagaimana menjaga keseimbangan permainan," ujar Ancelotti seperti dikutip Globo Esporte.
Ancelotti Enggan Bereksperimen
Ancelotti mengakui kekalahan di Tokyo tidak lepas dari keputusannya melakukan banyak eksperimen. Setelah menang telak 5-0 atas Korea Selatan di Seoul beberapa hari sebelumnya, pelatih asal Italia itu merombak susunan pemain.
Lima pemain bertahan yang menjadi starter saat itu adalah Hugo Souza, Paulo Henrique, Fabrício Bruno, Lucas Beraldo, dan Carlos Augusto. Menariknya, tidak satu pun dari mereka masuk skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026.
Dari sebelas pemain starter di Tokyo, hanya Casemiro, Bruno Guimarães, Lucas Paquetá, dan Vinicius Junior yang diperkirakan kembali tampil sejak menit awal menghadapi Jepang.
Baca Juga: Prediksi Skor Jerman vs Paraguay: Tim Panser Harus Lembur buat Analisis, Lawan Hobi Main Keras
"Kami memang belum sempurna dan masih banyak yang harus diperbaiki di turnamen ini. Meski begitu, saya senang karena tim terus berkembang sejak pertandingan pertama. Kami harus menjadi tim yang solid ketika memasuki fase gugur," kata Ancelotti kepada Reuters.
Jepang Siap Gagalkan Misi Revans Brasil
Di sisi lain, Jepang datang dengan kepercayaan diri tinggi. Samurai Biru lolos ke fase gugur sebagai runner-up Grup F setelah bermain imbang 2-2 melawan Belanda, menang telak 4-0 atas Tunisia, dan kembali bermain imbang 1-1 kontra Swedia.
Hasil tersebut diraih meski Jepang kehilangan sejumlah pemain penting akibat cedera. Kapten tim Wataru Endo bahkan memutuskan pensiun dari tim nasional, sementara Kaoru Mitoma dan Takumi Minamino juga absen. Takefusa Kubo pun melewatkan dua laga terakhir fase grup setelah mengalami cedera lutut pada pertandingan pembuka.
Pelatih Hajime Moriyasu menyadari Brasil akan datang dengan motivasi tinggi untuk membalas kekalahan di Tokyo. Namun, ia optimistis anak asuhnya mampu menghadapi tantangan tersebut.
"Kami akan menghadapi Brasil yang sangat ingin menang. Kami siap menghadapi tantangan itu," ujar Moriyasu seperti dikutip Associated Press.
Brasil Unggul Tipis
Meski Jepang datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah pernah mengalahkan Brasil dalam Kirin Challenge Cup 2025, Selecao tetap lebih diunggulkan untuk memenangi laga ini. Pengalaman bermain di fase gugur, kualitas individu, serta kedalaman skuad menjadi modal penting bagi tim asuhan Carlo Ancelotti untuk mengatasi perlawanan Samurai Biru.
Jepang diperkirakan tetap mampu memberikan ancaman melalui permainan kolektif dan transisi cepat. Namun, ketajaman lini depan Brasil yang dipimpin Vinicius Junior dan Matheus Cunha diyakini akan menjadi pembeda. Karena itu, Brasil diprediksi menang tipis 2-1 atas Jepang dan mengamankan tiket ke babak 16 besar.