← Beranda
Prediksi Susunan Pemain Brasil vs Jepang: Neymar masih Cadangan, Samurai Biru Siap Beri Kejutan!
Andre Rizal HanafiSenin, 29 Juni 2026 | 22.51 WIB
Carlo Ancelotti diramalkan tidak akan memasukkan nama Neymar sebagai 11 pertama pada laga 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Jepang. (@BrasilEdition/X)

 

 

JawaPos.com - Laga Brasil melawan Jepang pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan.

Duel yang akan berlangsung di NRG Stadium, Houston, Selasa (30/6/2026) dini hari WIB itu diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama tampil meyakinkan sepanjang fase grup.

Brasil melangkah ke fase gugur dengan status juara Grup C. Tim asuhan Carlo Ancelotti menunjukkan performa yang terus meningkat setelah sempat ditahan imbang Maroko.

Selecao kemudian bangkit dengan dua kemenangan meyakinkan atas Haiti dan Skotlandia untuk mengamankan posisi teratas klasemen.

Meski berstatus favorit, Brasil tidak bisa menganggap remeh Jepang. Wakil Asia tersebut datang dengan modal yang sangat baik setelah tampil konsisten sepanjang babak penyisihan.

Jepang sukses mencetak tujuh gol dan belum menunjukkan penurunan performa saat menghadapi lawan-lawan kuat di grup mereka.

 

Catatan pertemuan terakhir juga menjadi perhatian. Brasil memang memiliki rekor yang sangat dominan atas Jepang dalam sejarah.

 

Namun, pada laga uji coba yang berlangsung tahun lalu, Jepang berhasil mencuri kemenangan 3-2.

 

Hasil tersebut menjadi bukti bahwa Samurai Biru mampu memberikan ancaman nyata bagi tim asal Amerika Selatan itu.

 

Salah satu sorotan utama jelang pertandingan adalah kondisi Neymar. Bintang Brasil tersebut telah kembali bermain setelah pulih dari cedera panjang yang membuatnya cukup lama absen. Meski demikian, peluang Neymar tampil sejak menit pertama masih tergolong kecil.

 

Carlo Ancelotti diperkirakan tetap mempertahankan komposisi lini depan yang tampil impresif sepanjang fase grup.

 

Vinicius Junior masih akan menjadi andalan di sisi kiri serangan, sementara Rayan diprediksi mengisi sektor kanan.

 

Lucas Paqueta tetap dipercaya sebagai pengatur permainan di belakang penyerang utama, sedangkan Matheus Cunha berpeluang kembali memimpin lini depan Brasil.

 

Keputusan untuk menempatkan Neymar di bangku cadangan dinilai sebagai langkah realistis.

 

Selain faktor kebugaran, para pemain depan Brasil saat ini sedang berada dalam performa terbaik sehingga tidak ada alasan kuat bagi Ancelotti untuk melakukan perubahan besar.

 

Di lini tengah, Bruno Guimaraes dan Casemiro diperkirakan kembali menjadi duet yang bertugas menjaga keseimbangan permainan.

 

Pengalaman keduanya sangat dibutuhkan untuk meredam agresivitas para gelandang Jepang yang dikenal memiliki mobilitas tinggi.

 

Sementara itu, lini belakang Brasil diprediksi tetap dihuni Danilo, Marquinhos, Gabriel, dan Santos di depan Alisson Becker yang kembali dipercaya menjaga gawang.

 

Di kubu Jepang, pelatih Hajime Moriyasu harus menghadapi beberapa persoalan jelang pertandingan penting ini.

 

Takefusa Kubo dipastikan belum dapat dimainkan setelah masih menjalani pemulihan cedera lutut yang didapat pada fase grup. Absennya Kubo menjadi kehilangan besar karena ia merupakan salah satu motor serangan Jepang.

 

Selain Kubo, kondisi Ko Itakura juga masih diragukan. Bek tengah tersebut mengalami cedera saat pertandingan sebelumnya sehingga peluang tampil sejak awal cukup kecil. Jika belum pulih, Shogo Taniguchi diperkirakan akan mengisi posisi di jantung pertahanan.

 

Meski kehilangan beberapa pemain penting, Jepang tetap memiliki kedalaman skuad yang cukup baik.

 

Ayase Ueda kemungkinan besar tetap menjadi ujung tombak, didukung Daichi Kamada dan Daizen Maeda yang siap memberikan tekanan kepada pertahanan Brasil melalui kecepatan dan pergerakan tanpa bola.

 

Di sektor tengah, Ao Tanaka bersama Sano diprediksi kembali menjadi pilihan utama untuk menjaga ritme permainan. Sementara Ritsu Doan berpeluang kembali tampil sejak menit pertama guna menambah kreativitas serangan dari sisi sayap.

 

Pertandingan ini diperkirakan berlangsung terbuka. Brasil memiliki kualitas individu yang sangat baik di hampir setiap lini, tetapi Jepang dikenal sebagai tim yang disiplin dan mampu bermain cepat ketika melakukan transisi menyerang.

 

Faktor pengalaman bermain di pertandingan besar memang masih menjadi keunggulan Brasil. Namun, semangat juang dan organisasi permainan Jepang membuat pertandingan diprediksi tidak akan berjalan mudah bagi Selecao.

 

Jika mampu tampil efektif memanfaatkan peluang, Brasil berpeluang mengamankan tiket ke babak 16 besar.

 

Namun Jepang tetap memiliki kans menciptakan kejutan apabila mampu mempertahankan disiplin permainan serta memanfaatkan setiap celah di lini belakang lawannya.

 

Prediksi susunan pemain:

Brasil (4-2-3-1): Alisson; Danilo, Marquinhos, Gabriel, Santos; Bruno Guimaraes, Casemiro; Rayan, Lucas Paqueta, Vinicius Junior; Matheus Cunha.

 

Jepang (3-4-2-1): Suzuki; Tomiyasu, Shogo Taniguchi, Hiroki Ito; Ritsu Doan, Sano, Ao Tanaka, Keito Nakamura; Daizen Maeda, Daichi Kamada; Ayase Ueda.

 

Melihat komposisi pemain yang diperkirakan turun sejak awal, Brasil tetap sedikit lebih diunggulkan untuk memenangkan pertandingan.

 

Namun Jepang telah menunjukkan bahwa mereka mampu menyulitkan tim-tim besar. Dengan kondisi tersebut, duel babak 32 besar Piala Dunia 2026 ini diprediksi berlangsung ketat hingga peluit akhir berbunyi.

 

 

EDITOR: Dinarsa Kurniawan