JawaPos.com - Jerman kembali melanjutkan perjalanannya di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Paraguay pada babak 32 besar. Duel yang akan berlangsung di Boston Stadium, Selasa (30/6/2026) dini hari WIB ini diprediksi menjadi salah satu laga menarik karena mempertemukan dua tim dengan karakter permainan yang bertolak belakang.
Der Panzer datang sebagai unggulan setelah tampil meyakinkan sepanjang fase grup. Tim asuhan Julian Nagelsmann berhasil keluar sebagai juara Grup E meski sempat menelan kekalahan pada pertandingan terakhir.
Di sisi lain, Paraguay melangkah ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dengan mengandalkan pertahanan yang disiplin dan permainan yang efektif.
Jerman tampil produktif selama fase grup. Mereka membuka turnamen dengan kemenangan telak 7-1 atas Curacao sebelum mengalahkan Pantai Gading 2-1.
Meski harus menyerah 1-2 dari Ekuador pada laga terakhir, hasil tersebut tidak menggagalkan langkah mereka sebagai pemuncak klasemen grup.
Ketajaman lini depan menjadi modal terbesar Jerman menghadapi babak gugur. Florian Wirtz, Jamal Musiala, Leroy Sane, dan Kai Havertz mampu menciptakan banyak peluang sepanjang turnamen.
Kecepatan serta kreativitas para pemain tersebut membuat Jerman menjadi salah satu tim dengan serangan paling berbahaya sejauh ini.
Dalam lima pertandingan terakhir di semua ajang, Jerman mencatatkan empat kemenangan dan hanya sekali kalah.
Mereka juga sukses mencetak 16 gol dalam periode tersebut, sebuah catatan yang menunjukkan konsistensi lini serang mereka.
Meski demikian, Paraguay dipastikan tidak akan menjadi lawan yang mudah. Tim asuhan Gustavo Alfaro dikenal memiliki organisasi permainan yang rapi, terutama ketika menghadapi lawan dengan kualitas individu lebih baik.
Sepanjang fase grup, Paraguay memang tidak mendominasi penguasaan bola. Rata-rata mereka hanya menguasai sekitar 34 persen bola dalam setiap pertandingan.
Namun, pendekatan tersebut justru menjadi kekuatan utama mereka karena mampu memaksa lawan kesulitan menciptakan peluang bersih.
Baca Juga: Kalah 1-2, Jerman Dianggap Main Santai Lawan Ekuador, Nagelsmann: Hentikan Omong Kosong Itu!
Paraguay sempat kalah telak 1-4 dari Amerika Serikat pada laga pembuka. Namun mereka mampu bangkit dengan mengalahkan Turki 1-0 dan bermain imbang tanpa gol melawan Australia. Hasil tersebut cukup membawa mereka lolos ke babak 32 besar.
Kekuatan Paraguay terletak pada lini pertahanan yang solid. Gustavo Gomez diperkirakan kembali menjadi pemimpin di jantung pertahanan bersama Omar Alderete.
Sementara Diego Gomez dan Andres Cubas akan berperan penting menjaga keseimbangan permainan di lini tengah.
Baca Juga: Jerman Main Buruk, Joshua Kimmich Akui Der Panzer Layak Kalah 1-2 dari Ekuador
Di lini depan, Julio Enciso menjadi pemain yang paling layak mendapat perhatian dari kubu Jerman. Kecepatan dan kemampuan melakukan serangan balik membuat pemain muda tersebut berpotensi menjadi ancaman ketika Paraguay mendapatkan ruang.
Sementara itu, Jerman diperkirakan tetap menggunakan formasi 4-2-3-1 yang sudah menjadi andalan Julian Nagelsmann. Manuel Neuer masih dipercaya mengawal gawang dengan Joshua Kimmich, Antonio Rudiger, Jonathan Tah, dan David Raum mengisi lini belakang.
Lini tengah akan diperkuat Felix Nmecha dan Aleksandar Pavlovic, sementara Florian Wirtz, Jamal Musiala, serta Leroy Sane akan mendukung Kai Havertz sebagai ujung tombak.
Secara kualitas individu, Jerman memang berada satu tingkat di atas Paraguay. Pengalaman bermain di level tertinggi Eropa membuat sebagian besar pemain Der Panzer lebih siap menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.
Namun, laga sistem gugur selalu memiliki cerita berbeda. Paraguay kemungkinan besar akan bermain lebih dalam sambil menunggu kesempatan melakukan serangan balik cepat. Strategi seperti ini beberapa kali mampu menyulitkan tim-tim besar dalam berbagai turnamen internasional.
Rekor pertemuan kedua negara juga tidak terlalu banyak. Pertemuan terakhir mereka berlangsung pada laga persahabatan tahun 2013 yang berakhir imbang 3-3. Sebelumnya, Jerman mengalahkan Paraguay 1-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2002.
Jika melihat performa terkini, Jerman tetap lebih diunggulkan untuk mengamankan tiket ke babak berikutnya.
Baca Juga: Kalahkan Jerman, Piero Hincapie Sebut Timnas Ekuador Berhasil Lewati Ujian Sulit
Variasi serangan yang dimiliki Der Panzer dinilai cukup untuk membongkar pertahanan rapat Paraguay, meski mereka kemungkinan membutuhkan kesabaran sepanjang pertandingan.
Paraguay diyakini akan memberikan perlawanan sengit dan berusaha menjaga skor tetap ketat selama mungkin.
Namun apabila Wirtz dan Musiala mampu menemukan ruang di area pertahanan lawan, peluang Jerman untuk mencetak gol akan semakin terbuka.
Baca Juga: Prediksi Skor Ekuador vs Jerman 26 Juni 2026: Ujian Berat Ekuador Demi Dapatkan Tiket Babak 32 Besar
Laga ini diprediksi berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal. Jerman akan menguasai jalannya pertandingan, sedangkan Paraguay lebih fokus bertahan sambil mencari peluang melalui transisi cepat.
Dengan kualitas skuad yang lebih lengkap serta produktivitas lini depan yang sedang berada dalam performa terbaik, Der Panzer memiliki peluang lebih besar untuk mengamankan kemenangan dan melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Prediksi skor akhir, Jerman menang 2-0 atas Paraguay.