← Beranda
Momen Penuh Hormat Lionel Scaloni kepada Wartawan Argentina Berusia 91 Tahun yang Meliput 18 Edisi Piala Dunia
Andre Rizal HanafiMinggu, 28 Juni 2026 | 05.00 WIB
Lionel Scaloni. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Di tengah sorotan terhadap persiapan Timnas Argentina menghadapi Yordania, ada satu momen yang justru mencuri perhatian publik. 

Bukan karena taktik ataupun kondisi pemain, melainkan sikap penuh rasa hormat yang ditunjukkan pelatih Lionel Scaloni kepada wartawan senior Argentina, Macaya Marquez.

Macaya Marquez yang kini berusia 91 tahun menghadiri konferensi pers terbaru Timnas Argentina. 

Kehadirannya menjadi perhatian karena ia merupakan salah satu jurnalis olahraga paling senior di negaranya.

Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Yordania vs Argentina di Piala Dunia 2026: Nicolas Tagliafico Waspadai Ketangguhan Lawan

Selama kariernya, Macaya telah meliput 18 edisi Piala Dunia, sebuah pencapaian yang sangat langka di dunia jurnalistik olahraga.

Dalam sesi tanya jawab, Macaya mengajukan pertanyaan sederhana kepada Scaloni. Ia ingin mengetahui apakah Lionel Messi akan dimainkan sebagai starter saat Argentina menghadapi Yordania.

Lionel Scaloni bersama Macaya Marquez. (istimewa)
Lionel Scaloni bersama Macaya Marquez. (istimewa)

 

Biasanya, Scaloni dikenal sangat berhati-hati ketika membahas susunan pemain sebelum pertandingan. Ia hampir tidak pernah mengungkapkan keputusan tersebut kepada media demi menjaga strategi tim.
Namun kali ini situasinya berbeda.

Baca Juga: Prediksi Skor Yordania vs Argentina di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Berpotensi Diistirahatkan!

Scaloni langsung memberikan jawaban khusus sebagai bentuk penghormatan kepada Macaya Marquez.

"Saya tidak akan pernah menjawab kepada jurnalis mana pun tentang topik ini sekarang. Tapi karena ini datang dari Anda, dan karena itu saya katakan kepada Anda yaitu Messi tidak jadi starter lawan Yordania nanti. Saya sangat menghormati Anda, dan saya bangga melihat Anda di sini. Saat saya masih jadi pemain pun, saya selalu melihat Anda," ujar Scaloni.

Pernyataan tersebut langsung mendapat respons hangat dari para jurnalis yang hadir. Banyak yang menilai sikap Scaloni menunjukkan penghargaan besar terhadap sosok yang telah mengabdikan hidupnya untuk dunia jurnalistik olahraga.

Macaya Marquez sendiri memang merupakan figur legendaris di Argentina. Selama puluhan tahun, ia menjadi saksi berbagai era sepak bola, mulai dari generasi legenda hingga lahirnya bintang-bintang baru seperti Lionel Messi.

Baca Juga: Argentina vs Portugal Berpotensi Tersaji di Final Piala Dunia 2026, Mungkinkah Jadi Duel Puncak Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo?

Sementara itu, keputusan untuk tidak menurunkan Messi sebagai starter diperkirakan merupakan bagian dari pengaturan kondisi fisik sang kapten. 

Laga melawan Yordania menjadi pertandingan uji coba sehingga staf pelatih memiliki kesempatan untuk memberikan menit bermain kepada pemain lain sekaligus menjaga kebugaran Messi menjelang agenda yang lebih penting.

Terlepas dari keputusan tersebut, momen singkat antara Scaloni dan Macaya Marquez menjadi salah satu kisah paling berkesan dalam konferensi pers tersebut.

Baca Juga: Lionel Messi Juara Lagi? Berikut Calon Lawan Argentina di 16 Besar hingga Final Piala Dunia 2026

Di tengah dunia sepak bola yang identik dengan persaingan dan tekanan hasil pertandingan, rasa hormat kepada sosok yang telah lama berkontribusi ternyata tetap mendapat tempat.

Sikap Scaloni pun menuai banyak pujian dari para penggemar. Bagi banyak orang, penghormatan kepada pengalaman dan dedikasi adalah nilai yang tak kalah penting dibandingkan kemenangan di atas lapangan.

EDITOR: Edi Yulianto