JawaPos.com - Cristiano Ronaldo kembali mencatat sejarah di Piala Dunia 2026. Kapten Portugal itu mencetak dua gol saat timnya menghancurkan Uzbekistan dengan skor 5-0 pada laga kedua fase grup, Selasa waktu setempat.
Dua gol tersebut membuat Ronaldo menjadi pemain pertama dalam sejarah yang berhasil mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda, mulai dari 2006 hingga 2026.
Namun, bukan hanya dua gol itu yang menjadi sorotan. Aksi Ronaldo dalam proses gol indah Nuno Mendes pada menit ke-17 justru mendapat banyak pujian karena dianggap menunjukkan sisi tidak egois sang megabintang.
Ronaldo Jadi "Umpan" dalam Skema Tendangan Bebas
Melansir NDTV, momen itu berawal dari situasi tendangan bebas di depan kotak penalti Uzbekistan. Seperti biasa, Ronaldo berdiri dengan pose khasnya seolah-olah akan menjadi eksekutor. Seluruh perhatian para pemain bertahan, bahkan kiper lawan, tertuju kepadanya.
Namun ketika peluit dibunyikan, justru Nuno Mendes yang maju mengambil tendangan. Bek kiri Portugal itu melepaskan tembakan keras kaki kiri yang sukses bersarang di gawang Uzbekistan.
Skema tersebut rupanya memang sudah direncanakan untuk mengecoh lawan.
Seorang komentator bahkan memuji peran Ronaldo dalam gol tersebut.
"Ronaldo adalah umpan. Perhatian semua orang tertuju padanya, tetapi saya selalu berpikir pemain kidal ini tidak tahu apakah Ronaldo akan memberikan bola kepadanya. Ternyata dia memberikannya. Dan jika Anda berpikir dia bukan pemain tim, dia adalah pemain tim. Tidak perlu diragukan lagi."
Baca Juga: Klasemen Sementara Grup K Piala Dunia 2026: Kolombia Perkasa, Portugal Kedua
Ronaldo Ungkap Rencana di Balik Gol Mendes
Usai pertandingan, Ronaldo menjelaskan bahwa dirinya memang sengaja membiarkan Nuno Mendes menjadi eksekutor.
"Saya sebenarnya ingin mengambil tendangan penalti kedua, tetapi saya menyuruh mereka untuk mengecoh kiper dan meminta Nuno untuk menembak dengan keras karena itu pasti akan menjadi gol."
Ia juga menegaskan pentingnya kerja sama seluruh pemain dibanding mengejar pencapaian individu.
"Kami akan bersatu sampai akhir untuk mengendalikan keadaan, karena apa pun yang datang dari luar sulit dikendalikan. Semua orang mencetak gol hari ini, dan itu adalah tujuan utama."
Portugal Tampil Jauh Lebih Meyakinkan
Selain dua gol Ronaldo dan satu gol Nuno Mendes, Portugal juga mendapat gol dari Rafael Leao serta satu gol bunuh diri yang melibatkan kiper Uzbekistan, Abduvohid Nematov.
Kemenangan telak itu menjadi respons sempurna setelah Portugal hanya bermain imbang saat menghadapi Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka.
Ronaldo mengaku puas melihat peningkatan performa tim.
"Tim tampil sangat baik dan banyak mengalami peningkatan. Seperti kata pepatah, setiap kesulitan pasti ada hikmahnya."
Meski kembali memecahkan berbagai rekor, pemain berusia 41 tahun itu menegaskan bahwa prestasi pribadi bukanlah prioritas utamanya.
"Tentu saja, secara pribadi, rekor selalu menyenangkan, tetapi tujuan saya selalu untuk membantu tim nasional mencapai tujuannya."
Dengan kemenangan tersebut, Portugal menjaga peluang besar untuk melaju ke babak gugur sekaligus mengirim pesan bahwa mereka siap menjadi salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.