← Beranda
Achraf Hakimi Ungkap Perubahan Pola Pikir jadi Kunci Maroko Tumbangkan Haiti
AntaraKamis, 25 Juni 2026 | 18.29 WIB
Achraf Hakimi dipanggil timnas Maroko untuk Piala Dunia 2026. (Dok. Achraf Hakimi)

 

JawaPos.com - Bek tim nasional Maroko Achraf Hakimi menilai perubahan pola pikir menjadi kunci kebangkitan timnya saat membalikkan ketertinggalan untuk mengalahkan Haiti 4-2 pada laga terakhir Grup C Piala Dunia FIFA 2026, Kamis WIB, dikutip dari ANTARA.

Hakimi mengakui Maroko sempat kesulitan pada awal pertandingan, namun berhasil bangkit setelah melakukan penyesuaian mental dan meningkatkan intensitas permainan.

"Ini pertandingan yang rumit dan sulit. Kami tidak memulainya dengan baik, tetapi kami mengubah pola pikir dan bekerja keras untuk kembali ke dalam pertandingan," kata Hakimi seperti  dikutip laman FIFA.

Baca Juga: Daftar 13 Tim yang Lolos 32 Besar dan 7 Tim yang Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Menurut dia, instruksi pelatih saat turun minum menjadi titik penting dalam perubahan performa tim.

"Pada babak pertama, pesannya adalah tetap fokus memenangkan bola-bola kedua. Kami tidak boleh membiarkan mereka semakin percaya diri," ujar Hakimi.

Maroko dua kali tertinggal dalam laga tersebut. Haiti membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-10 melalui gol bunuh diri kiper Yassine Bono, sebelum Hakimi menyamakan kedudukan pada menit ke-39.

Baca Juga: Vinicius Junior Samai Catatan Ronaldo Nazario dan Rivaldo, Pertanda Brasil Juara Piala Dunia 2026?

Haiti kembali unggul lewat gol jarak jauh Isidor pada menit ke-43, namun Maroko menyamakan skor menjelang turun minum melalui Selim Amallah Saibari.

Pada babak kedua, Maroko meningkatkan tekanan hingga akhirnya memastikan kemenangan melalui gol Soufiane Rahimi pada menit ke-78 dan Gessime Yassine pada menit ke-89.

Sementara itu, gelandang Maroko Bilal El Khannouss menilai timnya sempat kehilangan kontrol dalam duel-duel penting sehingga memberi ruang bagi Haiti untuk berkembang dalam pertandingan.

"Pada beberapa momen kami kurang rendah hati dan kami harus membayar harganya. Kami tidak sepenuhnya berkomitmen dalam duel-duel perebutan bola, memberi mereka kepercayaan diri," kata El Khannouss.

Ia menambahkan pelatih menekankan pentingnya agresivitas dan intensitas setelah jeda pertandingan.

Baca Juga: 12 Tim yang Sudah Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Susul Argentina, Afrika Selatan Cetak Sejarah

"Saat turun minum, pelatih mengatakan kami harus lebih agresif, memenangkan bola-bola kedua dan menghadirkan intensitas yang lebih besar dalam permainan menyerang," ujar El Khannouss.

Kemenangan tersebut memastikan Maroko finis sebagai runner-up Grup C dan melaju ke babak gugur Piala Dunia 2026, sementara Haiti menutup penampilannya di Piala Dunia 2026 dengan dua gol.

 

EDITOR: Banu Adikara