JawaPos.com – Jerman telah lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai juara grup E setelah memenangi dua laga awal. Laga terakhir fase grup lawan Ekuador di MetLife Stadium, East Rutherford, Jumat (26/6) dini hari (siaran langsung TVRI Sport pukul 03.00 WIB) memberi kesempatan Die Mannschaft –sebutan Jerman– melakukan rotasi. Salah satunya memberikan kesempatan striker Deniz Undav sebagai starter.
Undav muncul sebagai aktor utama Jerman dalam kemenangan comeback 2-1 atas Pantai Gading (21/6). Total, dalam dua kesempatan turun dari bangku cadangan, penyerang 29 tahun asal VfB Stuttgart itu mencatat tiga gol dan dua umpan gol hanya dalam 56 menit bermain. Catatan itu membuatnya sejajar dengan Lionel Messi sebagai pemain dengan keterlibatan gol terbanyak sementara di Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Berebut Juara Grup I Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Dkk Tanpa Didier Deschamps Lawan Norwegia
”Dia menjalankan perannya dengan sangat baik. Sekarang, pertanyaannya, apakah dia harus menjadi starter?” kata der trainer Jerman Julian Nagelsmann tentang kans Undav main sejak menit pertama lawan Ekuador dikutip dari Bulinews.
”Sebab, Anda juga bisa mengatakan: ’Biarkan dia tetap dalam ritmenya saat ini (sebagai supersub, Red)’,” imbuh Nagelsmann.
Jerman Tetap Kejar Kemenangan
Meski sudah memastikan tiket ke fase gugur, Nagelsmann menegaskan bahwa Jerman tidak akan ”melepas” laga. Der Panzer –sebutan lain Jerman– malah ingin meneruskan streak kemenangan ke-12 di semua ajang sekaligus menyapu bersih fase grup Piala Dunia untuk kali pertama sejak 2006.
Yang menarik, kemenangan ketiga Jerman pada fase grup Piala Dunia 2006 juga diraih atas Ekuador. Saat itu, Der Panzer menang 3-0 melalui dua gol Miroslav Klose dan satu gol Lukas Podolski.
”Kami harus mempertahankan momentum di Piala Dunia ini. Kemenangan berarti melahirkan kepercayaan diri,” kata gelandang Jerman Nadiem Amiri yang juga berpeluang main starter setelah sebelumnya hanya pengganti.
Kans Terakhir La Tri
Di sisi lain, Ekuador bakal tampil dengan tekanan yang jauh lebih besar. Tim berjuluk La Tri itu wajib menang untuk menjaga peluang lolos ke babak 32 besar. Saat ini. Enner Valencia dkk baru mengoleksi satu poin dari dua pertandingan. Satu poin diraih saat seri 0-0 lawan Curacao (21/6).
Hasil itu terasa menyakitkan karena Ekuador sebenarnya tampil dominan dengan melepaskan 28 tembakan dengan 15 di antaranya mengarah ke gawang. ”Kami harus berpegang pada peluang yang masih ada. Dalam sepak bola, selama masih ada kesempatan, Anda harus terus berjuang,” tutur pelatih Ekuador Sebastian Beccacece seperti dikutip Reuters.
Prediksi Susunan Pemain Ekuador vs Jerman:
EKUADOR (3-5-2): 1-Galindez (g); 4-Ordonez, 6-Pacho, 3-Hincapie; 9-Yeboah, 21-Franco, 23-Caicedo, 15-Vite, 7-Estupinan; 19-Plata, 13-Valencia (c)
Pelatih: Sebastian Beccacece
Jersey pemain: Kuning
Jersey kiper: Abu-abu
JERMAN (4-2-3-1): 12-Baumann (g); 6-Kimmich (c), 4-Tah, 2-Rudiger, 22-Raum; 8-Goretzka, 16-Stiller; 9-Leweling, 20-Amiri, 7-Wirtz; 26-Undav
Pelatih: Julian Nagelsmann
Jersey pemain: Navy-hijau mint
Jersey kiper: Hijau kebiruan
Wasit: Tori Penso (Amerika Serikat)
Stadion: MetLife Stadium, East Rutherford
Siaran langsung: TVRI Sport pukul 03.00 WIB
Data & Fakta Timnas Ekuador
- Dalam empat partisipasi Piala Dunia sebelumnya, La Tri minimal bisa memenangkan satu pertandingan
- Kapten sekaligus striker Enner Valencia menjadi satu-satunya pemain dalam skuad yang pernah main dalam dua edisi Piala Dunia sebelumnya (2014 dan 2022)
Data & Fakta Timnas Jerman
- Memenangi dua pertemuan atas Ekuador, masing-masing 3-0 di fase grup Piala Dunia 2006 (20/6/2006) dan 4-2 dalam uji coba pada 29 Mei 2013
- Bek tengah Jonathan Tah akan memainkan caps ke-50 andai dimainkan