← Beranda
Lionel Messi Catat Sejarah Baru, Guinness Ungkap Empat Rekor yang Dipecahkan Kapten Argentina
M Shofyan Dwi KurniawanRabu, 24 Juni 2026 | 03.57 WIB
Lionel Messi merayakan gol ke gawang Austria yang membuatnya resmi menjadi top skor sepanjang masa Piala Dunia dengan koleksi 18 gol. (Instagram/@afaseleccion)
 
 

 

JawaPos.com - Lionel Messi kembali membuktikan bahwa usianya hanyalah angka. Di usia 39 tahun, sang kapten Argentina terus menambah koleksi rekor yang membuat namanya semakin sulit disentuh oleh generasi berikutnya.

Dua gol yang dicetak Messi dalam kemenangan 2-0 atas Austria pada laga Grup J Piala Dunia 2026 tak hanya memastikan langkah Argentina ke babak 32 besar, tetapi juga menghadirkan empat rekor baru yang langsung mendapat pengakuan dari Guinness World Records.

Penampilan gemilang tersebut semakin memperkuat status Messi sebagai salah satu pemain terhebat dalam sejarah sepak bola.

Messi Lewati Rekor Miroslav Klose

Sebelum menghadapi Austria, Messi sudah menyamai rekor legenda Jerman Miroslav Klose dengan koleksi 16 gol Piala Dunia, setelah mencetak hat-trick ke gawang Aljazair pada pertandingan sebelumnya.

Baca Juga: Legenda Brasil Rivaldo Puji Messi Usai Tampil Gemilang Lawan Austria: Apa yang Dilakukannya Sulit Dipahami

Namun, di Texas, La Pulga melangkah lebih jauh. Gol pertama yang lahir lewat penyelesaian khas kaki kirinya membawa Messi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 17 gol. Ia kemudian menambah satu gol lagi untuk menggenapkan koleksinya menjadi 18 gol dari enam edisi Piala Dunia.

Catatan tersebut membuat Klose akhirnya harus turun dari singgasana yang telah ia tempati selama lebih dari satu dekade.

Empat Rekor Baru Versi Guinness World Records

Tak lama setelah pertandingan berakhir, Guinness World Records mengumumkan empat rekor baru yang kini menjadi milik Messi.

Melansir NDTV, kapten Argentina itu kini memegang rekor sebagai:

  • Pemain dengan jumlah gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia FIFA (18 gol)
  • Pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di Piala Dunia FIFA (28 pertandingan)
  • Pemain dengan jumlah kemenangan terbanyak di Piala Dunia FIFA (18 kemenangan)
  • Pemain dengan total menit bermain terbanyak di Piala Dunia FIFA (2.489 menit)

Daftar tersebut menambah panjang deretan pencapaian luar biasa yang telah dikumpulkan Messi sepanjang kariernya.

Messi: Kemenangan Ini Memberi Ketenangan

Setelah pertandingan, Messi mengaku lega karena Argentina sudah memastikan tiket ke fase gugur meski masih menyisakan satu pertandingan grup.

"Sangat senang atas kemenangan ini. Ini sangat penting, sangat sulit, dan ini memberi kami ketenangan pikiran untuk apa yang akan datang," ujar Messi.

Baca Juga: Pelatih Austria Kecam Kinerja Wasit yang Disebut Menguntungkan Messi dan Argentina

"Pertandingan itu seimbang dan intens, dan kami senang mendapatkan enam poin."

Dengan tiket babak 32 besar sudah di tangan, Argentina kini bisa menjalani pertandingan terakhir grup dengan tekanan yang lebih ringan.

Julian Alvarez: Dia yang Terbaik dalam Sejarah

Performa Messi kembali membuat para pendukung Argentina meneriakkan namanya sepanjang lorong stadion setelah pertandingan.

Rekan setimnya, Julian Alvarez, bahkan tak ragu memberikan pujian setinggi langit kepada sang kapten.

Baca Juga: Tanggapan Miroslav Klose saat Rekor Gol Piala Dunia Miliknya Dilampaui Lionel Messi

"Tidak banyak yang bisa dikatakan tentang Leo. Selama lebih dari 20 tahun dia menjadi yang terbaik di dunia. Dia adalah yang terbaik dalam sejarah," kata Alvarez.

Penalti Gagal Tak Menghentikan Messi

Menariknya, malam bersejarah itu sebenarnya sempat diawali dengan kegagalan.

Argentina mendapat penalti pada menit kesembilan setelah Lautaro Martinez dijatuhkan di kotak terlarang. Messi maju sebagai eksekutor, tetapi tendangannya melenceng dari sasaran.

Baca Juga: Aljazair Sempat Ajukan Protes kepada FIFA soal Kinerja Wasit yang Dianggap Memihak Messi dan Argentina

Itu menjadi kegagalan penalti lainnya bagi Messi di Piala Dunia, setelah sebelumnya gagal menaklukkan Wojciech Szczesny pada edisi 2022 dan juga mengalami nasib serupa pada Piala Dunia 2018.

Namun seperti yang sudah berkali-kali terjadi sepanjang kariernya, Messi mampu bangkit dari kegagalan tersebut.

Dua gol yang lahir setelahnya bukan hanya mengantar Argentina ke fase gugur, tetapi juga menegaskan bahwa bahkan di Piala Dunia keenamnya, sang maestro masih terus menulis sejarah baru.

EDITOR: Edi Yulianto