JawaPos.com - Tim Nasional Amerika Serikat (USMNT) mendapatkan kabar positif setelah bintang andalan mereka Christian Pulisic kembali menjalani latihan penuh bersama tim pada Senin (22/6).
Sang pemain sebelumnya mengalami cedera betis kiri sejak 11 Juni. Pulisic pertama kali mengalami cedera dua hari sebelum pertandingan pembuka turnamen, saat Amerika Serikat menang telak 4-1 atas Paraguay.
Meski sempat tampil di babak pertama, Pulisic terpaksa ditarik keluar saat jeda pertandingan setelah cederanya kembali kambuh. Dalam laga berikutnya melawan Australia yang berakhir dengan kemenangan 2-0, Pulisic hanya duduk di bangku cadangan. Kembalinya Pulisic tentu menjadi suntikan moral bagi skuad asuhan pelatih Amerika Serikat Mauricio Pochettino.
Baca Juga: Kabar Cedera Christian Pulisic Setelah Kemenangan Telak Timnas Amerika Serikat
Namun, kabar kurang menggembirakan datang dari lini tengah tim berjuluk The Yanks itu. Gelandang Cristian Roldan dilaporkan mengalami cedera otot dan saat ini berstatus day-to-day atau masih dipantau kondisinya dari hari ke hari.
Cedera Roldan terjadi di momen yang tidak tepat. Pasalnya, gelandang utama Tyler Adams saat ini sudah mengantongi satu kartu kuning dan berpotensi absen dalam laga melawan Turki.
Hal itu dilakukan untuk menghindari akumulasi kartu yang dapat membuatnya terkena larangan bermain pada babak 32 besar. Dalam situasi itu, Roldan sebelumnya diproyeksikan sebagai pengganti Adams, tetapi saat ini perannya masih diragukan.
Meskipun demikian, suasana di dalam tim tetap berada dalam kondisi positif karena Amerika Serikat telah memastikan diri sebagai juara grup setelah mengamankan total enam poin di klasemen Grup D.
Baca Juga: Rating Pemain Timnas Amerika Serikat vs Paraguay: Balogun dan Pulisic Tampil Memukau
Salah satu pemain Alex Zendejas mengungkapkan bahwa atmosfer tim saat ini sangat baik. Zendejas menyebut para pemain menikmati proses latihan yang tetap intens. Kekompakan tim juga semakin terasa setelah menjalani pemusatan latihan bersama selama sekitar satu bulan.
“Suasana tim sangat positif. Kami bersenang-senang, tetapi tetap serius saat latihan dan pertandingan. Ada banyak canda, tetapi ketika waktunya bekerja, kami menunjukkan performa terbaik,” ujar Zendejas dikutip dari ESPN.
Zendejas juga menyoroti momen selebrasi gol tim yang semakin kompak. Namun, saat laga melawan Australia, para pemain sempat kesulitan mengejar Alex Freeman yang mencetak gol setelah dikonfirmasi melalui VAR karena kecepatannya yang tinggi.
Sementara itu, penyerang Folarin Balogun mengungkapkan bahwa rekan setimnya, Weston McKennie, sering menunjukkan video reaksi para suporter yang menyaksikan pertandingan di berbagai tempat, mulai dari layar besar hingga bar.
Balogun menilai dukungan itu menjadi hal yang luar biasa, meski para pemain belum sepenuhnya menyadari dampaknya karena masih fokus menjalani turnamen.
“Setiap kali kami mencetak gol, para fans merayakannya di berbagai tempat. Mungkin saat ini kami belum benar-benar menyadarinya, tetapi nanti ketika semuanya selesai, kami akan melihat dampak besar yang telah kami buat. Itu adalah sesuatu yang indah,” ujar Balogun.
Selanjutnya, Pulisic yang telah menjalani latihan bersama kemungkinan akan kembali bermain pada laga terakhir Grup D melawan Turki pada Jumat (26/6).