← Beranda
Player of The Week Pekan 2 Piala Dunia 2026: La Pulga Argentina Lionel Messi!
Moch. Rizky Pratama PutraSelasa, 23 Juni 2026 | 22.04 WIB
Penyerang Argentina Lionel Messi jadi pemain terbaik laga Piala Dunia kontra Austria. (X/FifaWorldCup)

 

JawaPos.com — Lionel Messi terpilih sebagai Player of The Week Piala Dunia 2026 pekan kedua versi JawaPos.com setelah menampilkan performa luar biasa saat membawa Argentina menghancurkan Aljazair 3-0 pada matchday kedua Grup J, 17 Juni 2026.

Kapten La Albiceleste mencetak hattrick spektakuler di Kansas City Stadium dan menjadi sosok paling menentukan sepanjang pekan kedua turnamen yang berlangsung pada 15-21 Juni 2026.

Pekan kedua Piala Dunia 2026 menghadirkan banyak penampilan gemilang dari sejumlah bintang dunia.

Baca Juga: Lionel Scaloni Sanjung Mentalitas Lionel Messi ketika Argentina Bungkam Austria 2-0

Erling Haaland menginspirasi Norwegia saat mengalahkan Irak 4-1, Harry Kane memimpin Inggris menekuk Kroasia 4-2, Jonathan David membawa Kanada menang telak 6-0 atas Qatar, hingga Cody Gakpo yang menjadi motor kemenangan Belanda 5-1 atas Swedia.

Namun, tidak ada yang mampu menandingi dampak dan kualitas permainan yang ditunjukkan Lionel Messi.

Di usia yang hanya akan menginjak 39 tahun, sang legenda kembali membuktikan dirinya masih menjadi pembeda terbesar di panggung sepak bola dunia.

Baca Juga: 2 Gol Lawan Austria, Lionel Messi Pecahkan 4 Rekor Piala Dunia Sekaligus, Apa Saja?

Mengapa Lionel Messi Layak Menjadi Player of The Week?

Messi tidak hanya mencetak tiga gol ke gawang Aljazair. Ia juga menjadi pusat permainan Argentina sepanjang pertandingan dan menunjukkan kualitas komplet yang jarang dimiliki pemain lain.

Gol pertama lahir pada menit ke-17 melalui tendangan kaki kiri keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dihentikan kiper Luca Zidane.

Gol kedua tercipta tepat setelah satu jam pertandingan berjalan melalui penyelesaian dingin di depan gawang.

Puncaknya datang pada menit ke-76 ketika Messi melepaskan tembakan akurat ke pojok bawah gawang untuk melengkapi hattrick sekaligus memastikan kemenangan Argentina.

Tiga gol tersebut menjadi bukti insting mencetak golnya masih tetap tajam meski usia terus bertambah.

Baca Juga: Salip Miroslav Klose, Lionel Messi Pecahkan Rekor Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Masa di Piala Dunia

Pelatih Aljazair Vladimir Petkovic mengakui kehebatan lawannya tersebut. "Class is permanent.

Kami tidak sedang berbicara tentang pemain biasa. Dia sudah melakukan hal-hal luar biasa selama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun," ujarnya.

Riyad Mahrez juga tak bisa menyembunyikan kekagumannya. "Mereka memiliki Messi. Itu membuat perbedaan besar," kata pemain Aljazair tersebut.

Statistik yang Menunjukkan Dominasi Sang Kapten

Hattrick yang dicetak Messi bukan hasil keberuntungan semata. Statistik pertandingan menunjukkan dominasi luar biasa dari pemain bernomor punggung 10 tersebut.

Baca Juga: Sah! Lionel Messi Jadi Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Masa Piala Dunia dengan 18 Gol

Messi mencetak tiga gol hanya dari expected goals (xG) sebesar 1,03. Ia melepaskan enam tembakan dengan empat di antaranya mengarah tepat ke gawang.

Selain produktif di depan gawang, Messi juga aktif membangun permainan. Ia mencatat 57 sentuhan bola, 25 carries, tujuh progressive carries, dan total progresi bola mencapai 160,8 meter.

Kontribusinya dalam distribusi bola juga sangat impresif. Messi membukukan akurasi umpan 81 persen dengan 30 operan sukses dari 37 percobaan serta menciptakan dua key passes.

Yang menarik, kontribusi defensifnya juga tetap terlihat. Messi melakukan dua tekel sukses, satu sapuan, tiga recoveries, serta memenangkan tiga duel darat sepanjang pertandingan.

Secara fisik, performanya juga mengundang decak kagum. Ia menempuh jarak 7 kilometer selama laga, melakukan enam sprint, dan mencatat kecepatan tertinggi mencapai 30,9 kilometer per jam.

Lionel Scaloni: Nikmati Messi Selagi Masih Ada

Pelatih Argentina Lionel Scaloni mengaku kehabisan kata-kata untuk menggambarkan performa kaptennya tersebut. Menurutnya, publik hanya perlu menikmati setiap momen yang masih bisa diberikan Messi.

"Apa yang dia lakukan hari ini merangkum semua yang sudah dia lakukan selama 20 tahun terakhir kariernya. Saya tidak tahu lagi apa yang harus dikatakan. Kita hanya perlu menikmatinya," ujar Scaloni.

Baca Juga: Lionel Messi di Puncak, Diintai Mbappe! Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026 Berubah Dramatis

Pelatih Argentina itu bahkan meyakini usia tidak akan menghentikan kemampuan Messi. Scaloni menyebut kualitas sang kapten tidak akan berubah meski usianya terus bertambah.

Enzo Fernandez juga memberikan pujian tinggi kepada rekan setimnya. "Seolah waktu tidak pernah mengejarnya. Dia bermain luar biasa. Dia adalah pemain terbaik sepanjang masa," kata gelandang Argentina tersebut.

Alexis Mac Allister memiliki pandangan serupa. Menurutnya, Argentina harus terus membangun tim yang membuat Messi nyaman agar kemampuan terbaiknya terus keluar di lapangan.

Baca Juga: Lionel Messi di Puncak, Diintai Mbappe! Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026 Berubah Dramatis

"Jika ada yang berpikir tim ini lebih baik tanpa Leo, hari ini semuanya menjadi jelas. Dia adalah pemain paling penting bagi kami," ujar Mac Allister.

Rekor Demi Rekor Terus Dikejar

Laga melawan Aljazair juga menjadi malam bersejarah lainnya bagi Messi. Pertandingan tersebut merupakan penampilan ke-200 bersama tim nasional Argentina.

Tiga gol yang dicetak membuat Messi menyamai rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 16 gol. Sebuah pencapaian luar biasa mengingat ia kini memasuki turnamen keenam sepanjang kariernya.

Meski demikian, Messi tetap merendah saat berbicara mengenai rekor tersebut. Baginya, statistik bukanlah hal yang paling penting dibandingkan membantu tim meraih kemenangan.

"Ini sebuah kehormatan bisa sejajar dengan Klose, tetapi itu tidak berarti apa-apa. Pada akhirnya itu hanya statistik," kata Messi.

Perjalanan kariernya memang penuh cerita. Dua puluh tahun lalu ia menjalani debut Piala Dunia di Jerman 2006 sebagai calon penerus Diego Maradona.

Kini, setelah memenangkan Piala Dunia 2022 dan membawa Argentina menjadi juara bertahan, Messi menikmati setiap momen yang tersisa dalam karier internasionalnya.

"Semua yang saya alami sekarang adalah bonus. Saya sudah mewujudkan semua impian saya dan bahkan lebih dari itu," ujarnya.

Baca Juga: Lionel Messi Cetak 18 Gol! Update Daftar Top Skor Piala Dunia Sepanjang Masa

Performa luar biasa melawan Aljazair menunjukkan satu hal yang sangat jelas. Lionel Messi mungkin semakin tua, tetapi magisnya di atas lapangan masih tetap hidup dan terus menjadi mimpi buruk bagi lawan-lawannya.

Dengan hattrick, status Man of The Match, performa komplet selama 90 menit, serta dampak besar terhadap kemenangan Argentina, tidak ada kandidat yang lebih layak menyandang gelar Player of The Week Piala Dunia 2026 versi JawaPos.com selain Lionel Messi.

EDITOR: Edi Yulianto