← Beranda
Terinspirasi Cara Lionel Messi Bermain Lamine Yamal Isyaratkan Pindah Sebagai Penyerang Tengah
Andre Rizal HanafiSenin, 22 Juni 2026 | 04.52 WIB
Timnas Spanyol hadapi Tanjung Verde di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal pulih dari cedera. (ig @sefutbol)

 

JawaPos.com - Bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, mengungkapkan pandangannya mengenai posisi bermain yang kemungkinan akan ia tempati di masa depan. 

Meski saat ini dikenal sebagai salah satu winger paling berbahaya di dunia, pemain Barcelona tersebut menilai peran yang lebih sentral bisa menjadi langkah alami dalam perkembangan kariernya.

Dalam sebuah wawancara, Yamal menjelaskan bahwa bermain di sisi lapangan sering membuatnya menjadi fokus utama pertahanan lawan. Tidak jarang ia harus menghadapi dua hingga tiga pemain yang secara khusus ditugaskan untuk menghentikan pergerakannya.

Menurutnya, situasi tersebut berbeda ketika seorang pemain beroperasi di area tengah. Ruang gerak yang lebih luas dan mobilitas yang tinggi membuat lawan lebih sulit melakukan penjagaan ketat secara konsisten.

Baca Juga: Tunisia Dibabat Jepang 0-4, Ali Abdi Kritik Federasi Soal Minimnya Persiapan Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Yamal bahkan menyinggung sosok Lionel Messi sebagai contoh. Ia menilai Messi juga pernah mengalami situasi serupa ketika bermain di sayap, sebelum kemudian berkembang menjadi pemain yang lebih banyak beroperasi di area tengah lapangan.

"Saya pikir Messi juga pernah dijaga tiga pemain ketika bermain di sayap. Satu-satunya tempat di mana hal itu sulit dilakukan adalah di area tengah karena ada lebih banyak ruang dan pergerakan," ujar Yamal.

Pemain berusia 19 tahun itu mengaku yakin bahwa seiring bertambahnya pengalaman, dirinya akan semakin sering dimainkan di posisi sentral. 

Baca Juga: Usai Tumbang dari Argentina, Pemain Aljazair Nilai Kritik Publik Terlalu Berlebihan

Namun untuk saat ini, ia merasa peran sebagai winger masih menjadi pilihan terbaik bagi kebutuhan tim.

Meski demikian, Yamal tidak khawatir kehilangan kemampuan khasnya dalam menggiring bola dan melewati lawan satu lawan satu jika suatu hari bermain lebih ke tengah.

Ia justru merasa bisa menjadi lebih efektif ketika menerima bola di area sentral. Dengan ruang yang tersedia di sekelilingnya, Yamal menilai dirinya dapat membuat keputusan lebih cepat dan memberi dampak yang lebih besar terhadap permainan tim.

"Saya tetap bisa melakukan duel satu lawan satu di area tengah. Bahkan saya merasa lebih menentukan ketika menerima bola lalu berputar di posisi sentral dibanding saat berada di sisi lapangan," katanya.

Saat ini, Yamal masih menjadi andalan Barcelona maupun Timnas Spanyol dari sektor sayap. Kecepatan, kreativitas, dan kemampuan dribelnya menjadi senjata utama yang kerap merepotkan pertahanan lawan.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Ketika Spanyol Kehilangan Sosok Finisher Tajam Seperti David Villa

Namun pernyataannya tersebut memberi gambaran bahwa dalam beberapa tahun ke depan, publik mungkin akan melihat evolusi permainan Yamal. 

Seperti Messi pada masanya, pemain muda Spanyol itu tampaknya sedang mempersiapkan diri untuk mengambil peran yang lebih sentral dan lebih berpengaruh dalam mengatur permainan tim.

EDITOR: Banu Adikara