← Beranda
Prediksi Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Adu Ketajaman Lukaku dan Taremi Penentu Laga
Andre Rizal Hanafi• Senin, 22 Juni 2026 | 00.14 WIB
Romelu Lukaku dan Meunier saat Timnas Belgia lawan Mesir. (FIFA)

 

JawaPos.com - Belgia dan Iran akan menjalani pertandingan penting pada matchday kedua Grup G Piala Dunia 2026 saat bertemu di SoFi Stadium, Inglewood, Senin (22/6/2026) dini hari WIB.

Kedua tim sama-sama belum meraih kemenangan pada laga pembuka sehingga duel ini berpotensi menjadi salah satu pertandingan paling menentukan di grup tersebut.

Satu poin yang diraih pada pertandingan pertama membuat Belgia maupun Iran berada dalam posisi yang belum aman.

Tiga poin menjadi target utama karena hasil positif akan membuka peluang lebih besar untuk melangkah ke fase gugur.

Baca Juga: Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar

Belgia datang ke pertandingan ini dengan modal hasil imbang 1-1 melawan Mesir. Meski gagal menang, tim asuhan Rudi Garcia sebenarnya menunjukkan dominasi permainan yang cukup jelas sepanjang laga.

Mereka mampu menguasai bola lebih banyak dan menciptakan sejumlah peluang, namun penyelesaian akhir menjadi masalah yang belum terselesaikan.

Dalam beberapa bulan terakhir, performa Belgia sebenarnya cukup meyakinkan. Mereka sempat mengalahkan Amerika Serikat, Kroasia, dan Tunisia dengan permainan yang agresif.

Baca Juga: Merasa Didiskriminasi di Piala Dunia 2026, Iran Siapkan Gugatan Resmi ke FIFA

Catatan tersebut menunjukkan bahwa kualitas skuad Belgia masih layak diperhitungkan sebagai salah satu tim kuat dari Eropa.

Kehadiran pemain-pemain berpengalaman seperti Kevin De Bruyne, Youri Tielemans, dan Thibaut Courtois tetap menjadi kekuatan utama tim.

Selain itu, kecepatan Jeremy Doku serta kreativitas Leandro Trossard bisa menjadi senjata penting untuk membongkar pertahanan Iran.

Sorotan terbesar tentu mengarah kepada kondisi Romelu Lukaku. Striker yang selama bertahun-tahun menjadi andalan Belgia itu belum berada dalam kondisi fisik terbaik pada laga pembuka.

Jika kembali dimainkan, kehadirannya dapat memberikan dimensi berbeda dalam serangan Belgia, terutama dalam duel udara dan penyelesaian akhir di kotak penalti.

Namun jika Lukaku belum siap tampil sejak menit pertama, Belgia masih memiliki alternatif melalui Charles De Ketelaere yang dapat beroperasi sebagai penyerang tengah.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026, La Furia Roja Bidik Kemenangan Perdana!

Fleksibilitas lini depan menjadi salah satu keunggulan yang dimiliki Belgia dibanding lawannya.

Di sisi lain, Iran datang dengan kepercayaan diri yang cukup tinggi setelah berhasil bangkit dua kali saat bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru.

Meski hanya meraih satu poin, kemampuan mereka untuk mengejar ketertinggalan menunjukkan mentalitas yang kuat.

Iran juga memperlihatkan efektivitas yang cukup baik dalam memanfaatkan peluang. Saat mendapatkan ruang untuk melakukan serangan balik, mereka mampu menciptakan ancaman nyata bagi lawan.

Baca Juga: Piala Dunia 2026 Diterpa Isu Politik dan Komersialisasi, Benarkah Esensi Sepak Bola Memudar?

Hal ini menjadi modal penting menghadapi Belgia yang kemungkinan besar akan lebih banyak menguasai permainan.

Nama Mehdi Taremi masih menjadi pemain yang paling diandalkan di lini depan. Pengalaman bermain di level tertinggi membuat striker tersebut memiliki kualitas untuk menghukum kesalahan sekecil apa pun dari lini belakang lawan.

Selain Taremi, Mohammad Mohebi dan Ramin Rezaeian juga tampil menjanjikan pada pertandingan pertama.

Rezaeian bahkan menjadi salah satu pemain terbaik Iran setelah mencatatkan kontribusi gol dan assist. Pergerakannya dari sisi kanan berpotensi merepotkan pertahanan Belgia yang beberapa kali terlihat kurang solid saat menghadapi Mesir.

Meski demikian, masalah terbesar Iran berada di sektor pertahanan. Saat melawan Selandia Baru, mereka beberapa kali kesulitan mengantisipasi pergerakan lawan dan memberikan terlalu banyak ruang di area berbahaya.

Jika kelemahan tersebut kembali muncul, Belgia memiliki kualitas yang cukup untuk memanfaatkannya.

Secara statistik, kedua tim datang dengan tren yang cukup positif. Belgia tidak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang.

Sementara Iran meraih tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima laga terakhir mereka.

Menariknya, pertandingan ini akan menjadi pertemuan pertama antara Belgia dan Iran di level senior.

Tidak adanya riwayat pertemuan membuat kedua tim harus lebih berhati-hati dalam menyusun strategi karena minim referensi langsung mengenai gaya bermain lawan.

Dari sisi kualitas individu, Belgia masih unggul. Kedalaman skuad mereka lebih baik dan memiliki lebih banyak pemain yang terbiasa tampil di kompetisi elite Eropa.

Faktor pengalaman dalam pertandingan besar juga menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki banyak tim.

Namun Iran bukan lawan yang bisa diremehkan. Dalam beberapa edisi turnamen internasional terakhir, mereka dikenal sebagai tim yang disiplin dan sulit dikalahkan.

Jika mampu menjaga organisasi permainan dengan baik, Iran berpeluang memberikan kejutan.

Laga ini diperkirakan akan berlangsung dengan tempo cukup tinggi. Belgia kemungkinan mengambil inisiatif menyerang sejak awal untuk mencari gol cepat, sementara Iran lebih memilih menunggu kesempatan melakukan serangan balik.

Pertarungan di lini tengah akan menjadi salah satu kunci pertandingan. Belgia mengandalkan kreativitas De Bruyne dan distribusi bola Tielemans, sedangkan Iran berharap pada kerja keras Ezatolahi dan rekan-rekannya untuk memutus aliran serangan lawan.

Melihat kualitas skuad, pengalaman, serta kemampuan menciptakan peluang, Belgia masih layak diunggulkan untuk memenangkan pertandingan.

Meski demikian, Iran memiliki potensi mencetak gol dan membuat pertandingan berlangsung ketat hingga menit-menit akhir.

Jika Belgia mampu meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir yang menjadi masalah saat menghadapi Mesir, peluang mereka untuk mengamankan tiga poin cukup besar.

Sebaliknya, Iran harus memperbaiki koordinasi lini belakang agar tidak mudah ditembus oleh para pemain kreatif Belgia.

Pertandingan diprediksi berlangsung menarik dengan peluang gol dari kedua tim. Namun kualitas individu yang lebih merata membuat Belgia memiliki sedikit keunggulan dibanding Iran.

Prediksi skor akhir: Belgia 2-1 Iran.

EDITOR: Banu Adikara