JawaPos.com - Kehadiran Pep Guardiola di Stadion Gillette saat pertandingan Maroko melawan Skotlandia kembali memantik spekulasi mengenai masa depannya di dunia sepak bola.
Mantan pelatih Manchester City itu terlihat menyaksikan pertandingan secara langsung bersama sang saudara, Pere Guardiola, yang juga dikenal sebagai agen dan penasihat kariernya.
Momen tersebut langsung menarik perhatian banyak pihak. Pasalnya, Guardiola saat ini tengah memasuki fase baru dalam kariernya setelah mengakhiri masa panjang yang penuh kesuksesan bersama Manchester City.
Baca Juga: Ironis! Aksi Bersih-Bersih Suporter Timnas Jepang Dikritik Warga Sendiri Lewat Sindiran Meme
Kehadirannya di salah satu pertandingan internasional terbesar tahun ini pun memunculkan berbagai dugaan mengenai langkah berikutnya.
Sejumlah laporan media Spanyol menyebutkan bahwa beberapa negara di kawasan Timur Tengah, termasuk Uni Emirat Arab dan Arab Saudi, telah menyiapkan tawaran bernilai besar untuk membujuk Guardiola melanjutkan karier kepelatihannya di sana.
Nama Guardiola memang masih menjadi salah satu sosok paling diminati berkat rekam jejak luar biasa yang ia bangun selama lebih dari satu dekade terakhir.
Baca Juga: John Herdman Bertekad Bawa Timnas Indonesia Raih Trofi FIFA ASEAN Cup 2026
Namun bukan hanya klub-klub kaya yang dikabarkan tertarik. Federasi Sepak Bola Maroko disebut terus memantau situasi Guardiola dengan serius.
Tim nasional Maroko dalam beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan pesat dan berhasil mencatatkan prestasi bersejarah di level internasional.
Karena itu, federasi setempat diyakini ingin menghadirkan sosok pelatih kelas dunia guna mempertahankan sekaligus meningkatkan daya saing tim.
Spekulasi semakin berkembang setelah media Kazakhstan, Kaz TV, melaporkan bahwa kunjungan Guardiola ke pertandingan tersebut kemungkinan bukan sekadar agenda pribadi.
Kehadiran Pep bersama Pere disebut membuka peluang adanya pembicaraan informal dengan pihak-pihak yang berkepentingan terhadap masa depannya.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari Guardiola maupun Federasi Sepak Bola Maroko terkait rumor tersebut.
Sosok asal Spanyol itu juga dikenal sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan karier dan jarang memberikan petunjuk mengenai langkah berikutnya sebelum waktunya tiba.
Baca Juga: Koeman Ingatkan Belanda untuk Waspadai Swedia di Piala Dunia 2026
Pertanyaan terbesar kini adalah apakah Guardiola akhirnya akan mencoba tantangan baru sebagai pelatih tim nasional.
Selama kariernya, ia lebih banyak dikenal sukses menangani klub-klub elite Eropa seperti Barcelona, Bayern Munchen, dan Manchester City.
Jika benar bergabung dengan Maroko atau tim nasional lain, itu akan menjadi pengalaman pertama Guardiola memimpin sebuah negara di kompetisi internasional.
Untuk saat ini, masa depan salah satu pelatih terbaik dunia tersebut masih menjadi teka-teki yang terus menarik perhatian pecinta sepak bola.