← Beranda
Ironis! Aksi Bersih-Bersih Suporter Timnas Jepang Dikritik Warga Sendiri Lewat Sindiran Meme
Aprillia JP• Minggu, 21 Juni 2026 | 03.20 WIB
Meme yang menyindir aksi suporter Timnas Jepang. (@atsukotamada/X).

 

JawaPos.com - Aksi bersih-bersih yang dilakukan para suporter Timnas Jepang setelah pertandingan melawan Belanda di Piala Dunia 2026 kembali tuai perhatian. Aksi itu viral di media sosial dengan memperlihatkan suporter Jepang yang dengan tertib membersihkan stadion setelah laga usai. Tradisi itu bahkan sempat dipuji oleh FIFA.

Namun, di tengah pujian itu, muncul sebuah meme berisi kritik terhadap perilaku sebagian pria Jepang yang dinilai memiliki kebiasaan berbeda saat di rumah. Meme yang beredar luas itu merupakan parodi dari poster etika di transportasi umum yang biasanya digunakan di Jepang. Umumnya, poster semacam itu terlihat di Tokyo Metro untuk mengingatkan penumpang agar tidak mengganggu orang lain, seperti berdandan, memutar musik keras, atau menelepon di dalam kereta.

Meme poster itu berisi gambar seorang perempuan sedang mencuci piring, sedangkan seorang pria yang mengenakan jersey tim nasional Jepang terlihat bersantai di sofa.

Meme itu juga berisi tulisan “Tolong lakukan juga di rumah” yang seolah menyindir para suporter pria.

Baca Juga: Prediksi Timnas Tunisia vs Jepang: Ujian Perdana Herve Renard di Piala Dunia 2026

Meme dengan latar berwarna biru itu ingin menunjukkan perbandingan antara suporter pria yang mau membersihkan sampah di stadion usai pertandingan sepak bola sedangkan di rumah, sang suporter enggan membantu istri atau ibunya untuk melakukan pekerjaan domestik.

Unggahan itu pun langsung viral dan telah dibagikan lebih dari 12 ribu kali dan telah dilihat 2 juta kali di X (dulu Twitter). Pesan yang disampaikan dalam meme itu mengacu pada data yang menunjukkan bahwa pria Jepang masih berkontribusi relatif kecil dalam pekerjaan rumah tangga yang tidak dibayar, seperti membersihkan rumah, berbelanja, dan mengurus anak.

Meme yang dibuat oleh Atsuko Tamada pun memicu pro dan kontra di kalangan warganet. Sebagian pengguna media sosial mendukung pesan yang disampaikan dalam meme tersebut.

“Semua orang ingin menyelamatkan dunia, tetapi tidak ada yang mau bantu ibu cuci piring,” tulis @marigold_xxx. Namun, tidak sedikit pula yang menyayangkan unggahan itu dan menganggapnya kurang tepat. “Bukankah tidak apa-apa melakukan hal-hal yang biasanya tidak dilakukan di rumah justru dilakukan di luar?” tulis Shinnxxx.

Baca Juga: Keisuke Honda Ingatkan Timnas Jepang Soal Brasil: Kemenangan Uji Coba Tak Bisa Jadi Patokan di Piala Dunia

Tidak hanya pria yang menjadi sasaran kritik di media sosial. Beberapa pengguna juga menyoroti bahwa masyarakat Jepang tidak selalu menjaga kebersihan di dalam negeri seperti yang mereka lakukan di luar negeri. Pasalnya, ada warganet yang mendapati beberapa acara besar di akhir pekan di Jepang, masih ditemukan sampah berserakan di jalanan, terutama di area yang tidak terlalu ramai.

Sementara itu, data dari Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) menunjukkan bahwa kontribusi pria Jepang dalam pekerjaan domestik termasuk yang terendah di antara negara-negara anggotanya. Kondisi itu masih terjadi meski saat ini semakin banyak perempuan Jepang yang aktif bekerja di luar rumah.

Dilansir dari South China Morning Post, sebuah studi pemerintah Jepang pada tahun 2021 juga mengungkapkan rata-rata pria Jepang hanya menghabiskan sekitar 51 menit per hari untuk pekerjaan rumah tangga. Sebaliknya, perempuan menghabiskan waktu hingga tiga jam 24 menit per hari untuk tugas serupa yang menunjukkan kesenjangan signifikan. Meskipun demikian, tren menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan pria dalam pekerjaan domestik, tetapi masih berlangsung secara bertahap.

EDITOR: Banu Adikara