← Beranda
Profil Jonathan David! Man of the Match Kanada vs Qatar di Piala Dunia 2026 dengan Catatkan Hattrick
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 19 Juni 2026 | 15.12 WIB
Jonathan David merayakan salah satu dari tiga golnya saat Kanada menghancurkan Qatar 6-0 pada laga Grup B Piala Dunia 2026 di Vancouver. (FIFA)

 

JawaPos.com — Kanada meraih kemenangan perdana di Piala Dunia 2026 setelah membantai Timnas Qatar 6-0 pada laga kedua Grup B di BC Place, Vancouver, Jumat (19/6/2026).

Penyerang andalan Kanada, Jonathan David, menjadi bintang lapangan dengan torehan hattrick yang mengantar timnya menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.

Penampilan luar biasa Jonathan David membuatnya dinobatkan sebagai Man of the Match. Tiga gol yang dicetaknya menjadi fondasi kemenangan terbesar Kanada sejauh ini di turnamen Piala Dunia 2026.

Siapa Jonathan David?

Jonathan David memiliki nama lengkap Jonathan Christian David. Ia lahir di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, pada 14 Januari 2000 dan kini berusia 26 tahun.

Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Qatar vs Kanada: Julen Lopetegui Tidak Merasa Tekanan

Meski lahir di Amerika Serikat, David memilih membela Timnas Kanada. Keputusan itu terbukti tepat karena kini ia menjadi salah satu pemain terbaik yang dimiliki Kanada dalam satu dekade terakhir.

Pemain bertinggi badan 1,75 meter tersebut beroperasi sebagai penyerang tengah. Keunggulan utamanya adalah kemampuan menggunakan kedua kaki secara sama baiknya, sehingga membuatnya sulit dihentikan para bek lawan.

Selain berposisi sebagai striker utama, Jonathan David juga mampu dimainkan sebagai penyerang kedua. Fleksibilitas itu membuatnya menjadi senjata penting dalam berbagai skema permainan Kanada.

Baca Juga: Prediksi Skor Kanada vs Qatar di Piala Dunia 2026: Kans Cyle Larin Bombardir Gawang The Maroons

Karier Klub yang Terus Menanjak

Perjalanan karier Jonathan David dimulai dari Ottawa ISC di Kanada. Bakatnya kemudian menarik perhatian klub Belgia, KAA Gent, yang merekrutnya pada Januari 2018 untuk memperkuat tim U-21.

Hanya beberapa bulan berselang, David promosi ke tim utama KAA Gent pada musim 2018/2019. Di Belgia, namanya mulai dikenal sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa.

Performa impresif bersama KAA Gent membuat klub Prancis, LOSC Lille, memboyongnya pada Agustus 2020. Kepindahan tersebut menjadi titik penting dalam perkembangan kariernya.

Bersama Lille, Jonathan David berkembang menjadi mesin gol yang konsisten di kompetisi Ligue 1 Prancis. Ketajamannya membantu klub bersaing di papan atas dan tampil di kompetisi Eropa.

Baca Juga: Prediksi Kanada vs Qatar: Duel Penentu Nasib di Grup B Piala Dunia 2026

Puncaknya terjadi pada 4 Juli 2025 ketika raksasa Italia, Juventus, resmi merekrutnya dari Lille. Ia menandatangani kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2030.

Transfer ke Juventus menjadi bukti kualitas David sebagai salah satu striker terbaik generasi saat ini. Kini, ia menjadi andalan klub maupun tim nasional.

Hattrick yang Menghancurkan Qatar

Jonathan David sebenarnya sudah mengancam sejak menit-menit awal pertandingan Kanada kontra Qatar. Namun peluang pertamanya masih mampu digagalkan kiper Mahmoud Abunada.

Gol pertama David lahir pada menit ke-29 melalui tendangan voli akurat yang tidak mampu dijangkau penjaga gawang Qatar. Gol tersebut membuat Kanada unggul 2-0 setelah sebelumnya Cyle Larin membuka skor pada menit ke-16.

Baca Juga: Kenapa Thomas Partey Ditolak Masuk Kanada, tetapi Diizinkan Masuk Amerika Serikat?

Qatar semakin tertekan setelah Homam Ahmed menerima kartu merah pada menit ke-33. Bermain dengan 10 orang membuat mereka kesulitan mengimbangi agresivitas Kanada.

David kembali mencatatkan namanya di papan skor pada masa injury time babak pertama, tepatnya menit 45+3. Gol itu membawa Kanada menutup paruh pertama dengan keunggulan telak 3-0.

Kesulitan Qatar bertambah ketika Assim Madibo mendapat kartu merah pada awal babak kedua. Tim asal Asia tersebut harus bermain dengan sembilan pemain selama sebagian besar babak kedua.

Dalam kondisi unggul jumlah pemain, Kanada semakin dominan.

Nathan Saliba mencetak gol keempat melalui tendangan bebas pada menit ke-64 sebelum gol bunuh diri Mohammed Manai membuat skor berubah menjadi 5-0 pada menit ke-75.

Jonathan David kemudian menyempurnakan malam gemilangnya pada menit 90+2. Bola yang membentur tubuhnya berbelok masuk ke gawang dan memastikan hattrick sekaligus kemenangan Kanada dengan skor 6-0.

Nilai Pasar Fantastis dan Masa Depan Cerah

Ketajaman Jonathan David membuat nilai pasarnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan data Transfermarkt yang tercantum dalam profil pemain, nilai pasarnya saat ini mencapai sekitar Rp 521,45 miliar.

Baca Juga: Kemenlu Ghana Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Thomas Partey Ditolak Masuk Kanada

Angka tersebut mencerminkan statusnya sebagai salah satu penyerang elite yang dimiliki Kanada. Pada usia 26 tahun, ia juga sedang berada dalam periode emas kariernya.

Penampilan luar biasa di Piala Dunia 2026 semakin mengukuhkan perannya sebagai pemimpin lini depan Kanada.

Jika mampu mempertahankan performa seperti saat melawan Qatar, Jonathan David berpotensi menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di turnamen ini.

Hattrick ke gawang Qatar bukan sekadar catatan statistik.

Penampilan itu menunjukkan mengapa Juventus berani memberikan kontrak panjang dan mengapa Kanada menaruh harapan besar di pundaknya untuk menciptakan sejarah di Piala Dunia 2026.

EDITOR: Edi Yulianto