← Beranda
AS Berupaya Bantu Ibu Kiper Tanjung Verde Hadir di Piala Dunia 2026 Setelah Terkendala Visa
Andre Rizal HanafiKamis, 18 Juni 2026 | 03.22 WIB
Foto keluarga Kiper Tanjung Verde, Vozinho. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dikabarkan tengah mengupayakan langkah khusus untuk membantu ibu dari kiper Timnas Cape Verde, Vozinha, agar dapat berkunjung ke Amerika Serikat dan menyaksikan putranya berlaga di ajang Piala Dunia 2026.

Kisah ini menarik perhatian publik setelah terungkap bahwa sang ibu sebelumnya tidak dapat melakukan perjalanan ke Amerika karena kendala biaya yang terkait dengan kebijakan visa bagi sejumlah negara tertentu.

Vozinha, yang menjadi salah satu sosok penting dalam perjalanan sepak bola Cape Verde di level internasional, sempat mengungkapkan keinginannya agar sang ibu bisa hadir langsung memberikan dukungan dari tribun stadion. Namun, harapan tersebut terbentur berbagai persyaratan administrasi dan biaya yang dinilai cukup berat.

Baca Juga: Perlakuan Istimewa Lionel Messi? Lolos dari Kartu Merah jadi Noda Hattrick Bersejarah di Piala Dunia 2026

Cape Verde termasuk dalam kelompok negara yang warganya diwajibkan memenuhi ketentuan tambahan saat mengajukan visa ke Amerika Serikat. 

Salah satu syarat yang banyak menjadi sorotan adalah kewajiban membayar jaminan dalam jumlah besar yang dalam beberapa kasus dapat mencapai hingga 15.000 dolar AS.

Besarnya nilai tersebut membuat banyak warga dari negara-negara terkait kesulitan untuk melakukan perjalanan ke Amerika, meskipun tujuan mereka hanya untuk kunjungan sementara atau menghadiri acara keluarga.

Baca Juga: Kisah Just Fontaine, Mesin Gol Prancis yang Cetak 13 Gol dalam Satu Piala Dunia

Kabar mengenai upaya Departemen Luar Negeri AS membantu ibu Vozinha pun mendapat respons positif dari berbagai kalangan. 

Banyak penggemar sepak bola menilai langkah tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan yang sering menjadi bagian dari atmosfer Piala Dunia.

Di media sosial, sejumlah warganet menyebut bahwa kehadiran keluarga para pemain di tribun stadion merupakan momen yang memiliki nilai emosional tinggi. 

Tidak sedikit yang berharap proses administrasi dapat berjalan lancar sehingga ibu Vozinha bisa menyaksikan langsung perjuangan putranya di panggung sepak bola terbesar dunia.

Hingga kini belum ada informasi resmi mengenai keputusan akhir terkait proses visa tersebut. Namun, berbagai pihak terus memantau perkembangan kasus ini yang telah menarik perhatian publik internasional.

Baca Juga: Di Balik Slogan Tilcara al Mundial: Cerita Nazar Argentina Sebelum Juara Piala Dunia

Jika upaya tersebut berhasil, momen pertemuan Vozinha dengan ibunya di Amerika Serikat berpotensi menjadi salah satu kisah inspiratif yang mewarnai gelaran Piala Dunia 2026. 

Di tengah persaingan ketat di lapangan, cerita tentang keluarga, pengorbanan, dan dukungan orang tua tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan dari dunia sepak bola.

EDITOR: Banu Adikara