← Beranda
FIFA Larang Promosi Merek Non-Sponsor, Jamal Musiala Tutupi Logo Headphone-nya
Andre Rizal Hanafi• Rabu, 17 Juni 2026 | 04.25 WIB
Pemain Timnas Jerman, Jamal Musiala. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan cerita menarik di luar lapangan. Kali ini, sorotan tertuju kepada gelandang muda Jerman, Jamal Musiala, yang diminta FIFA untuk menutupi logo Beats by Dre pada perangkat audio miliknya sebelum pertandingan melawan Curaçao.

Menurut laporan media Jerman BILD, Musiala terlihat mengenakan headphone Beats by Dre saat berada di area resmi pertandingan. Namun, logo merek tersebut harus ditutupi menggunakan lakban sebelum pemain memasuki zona yang berada di bawah pengawasan FIFA.

Langkah tersebut bukan tanpa alasan. FIFA memiliki regulasi ketat terkait hak komersial dan sponsor selama berlangsungnya turnamen. Seluruh pemain, ofisial, maupun pihak yang terlibat diwajibkan mematuhi aturan mengenai visibilitas merek di area resmi kompetisi.

Baca Juga: Kemenangan Telak Jerman atas Curacao Picu Perdebatan, Format 48 Tim Dinilai Bisa Memunculkan Lebih Banyak Skor Mencolok

Dalam aturan tersebut, hanya perusahaan yang berstatus sponsor resmi FIFA yang diperbolehkan mendapatkan eksposur atau tampil secara jelas selama kegiatan resmi turnamen berlangsung.

Karena Beats by Dre bukan bagian dari sponsor resmi Piala Dunia 2026, logo yang terlihat pada perangkat yang digunakan Musiala harus ditutupi.

Aturan ini sebenarnya bukan hal baru dalam dunia olahraga internasional. Berbagai turnamen besar, termasuk Piala Dunia dan Olimpiade, telah lama menerapkan kebijakan serupa untuk melindungi hak sponsor yang telah menginvestasikan dana besar kepada penyelenggara.

Baca Juga: Jamal Musiala Bungkam Keraguan Jurgen Klopp Usai Jerman Pesta Gol atas Curacao

Meski demikian, kejadian yang melibatkan Musiala tetap menarik perhatian publik. Banyak penggemar di media sosial terkejut melihat logo sebuah headphone harus ditutup hanya karena alasan sponsor.

Sebagian menganggap aturan tersebut terlalu ketat, sementara yang lain menilai langkah FIFA wajar demi menjaga komitmen terhadap mitra komersial mereka.

Di sisi lain, insiden ini menunjukkan betapa besarnya nilai komersial sebuah turnamen sekelas Piala Dunia. Bahkan detail kecil seperti logo pada headphone pemain dapat menjadi perhatian khusus penyelenggara.

Bagi Musiala sendiri, situasi tersebut tidak memengaruhi persiapannya menjelang pertandingan.

Pemain berusia 23 tahun itu tetap fokus membantu Jerman dalam upaya meraih hasil maksimal di fase grup Piala Dunia 2026.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa di balik pertandingan sepak bola, terdapat berbagai aturan komersial yang harus dipatuhi oleh seluruh peserta.

Tidak hanya soal performa di lapangan, tetapi juga mengenai bagaimana merek dan sponsor ditampilkan selama turnamen berlangsung.

EDITOR: Banu Adikara