JawaPos.com - Piala Dunia 2026 baru saja dimulai, tetapi sorotan tidak hanya tertuju pada aksi di lapangan. Kursi-kursi kosong yang terlihat jelas di beberapa stadion justru menjadi topik hangat, dan respons FIFA atas situasi tersebut malah memancing gelombang kecaman dari para penggemar.
Turnamen sejauh ini sudah menghadirkan banyak drama. Meksiko membuka kompetisi dengan kemenangan yang diwarnai tiga kartu merah atas Afrika Selatan, sementara Amerika Serikat tampil meyakinkan dengan mengalahkan Paraguay 4-1.
Namun, di balik aksi para pemain, banyak penonton televisi dibuat heran dengan banyaknya kursi kosong yang terlihat di beberapa pertandingan. Tingginya harga tiket serta masalah visa yang dialami sejumlah suporter disebut menjadi salah satu penyebab rendahnya tingkat kehadiran.
Baca Juga: Tiga Poin Penting dari Hasil Imbang Kanada di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Situasi itu terlihat jelas saat Korea Selatan bangkit mengalahkan Republik Ceko 2-1 di Stadion Akron, Guadalajara. Hamparan kursi merah kosong tampak mencolok di berbagai sudut stadion, memunculkan pertanyaan mengenai jumlah penonton yang sebenarnya.
FIFA Bantah Stadion Sepi
Menanggapi kritik yang bermunculan, FIFA mengeluarkan pernyataan yang menegaskan bahwa angka kehadiran resmi didasarkan pada jumlah tiket yang dipindai dan penonton yang sudah masuk ke area stadion, bukan dari seberapa penuh kursi terlihat selama pertandingan.
"Angka kehadiran resmi mencerminkan jumlah tiket yang dipindai dan penonton yang berada di dalam area stadion, bukan penilaian visual terhadap okupansi tempat duduk pada saat tertentu selama pertandingan."
Baca Juga: Prediksi Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bidik Start Sempurna di Grup E!
FIFA juga menjelaskan bahwa sebagian penonton yang memiliki tiket memilih berdiri di area lorong stadion sehingga tidak terlihat berada di kursi mereka.
"Harap dicatat bahwa, selama pertandingan tadi malam di Guadalajara, beberapa penggemar yang memiliki tiket terlihat berdiri di lorong-lorong daripada tetap berada di tempat duduk yang telah ditentukan sepanjang pertandingan."
Menurut data resmi FIFA, pertandingan Korea Selatan melawan Republik Ceko dihadiri 44.985 penonton, hanya terpaut 679 kursi dari kapasitas stadion yang mencapai 45.664 penonton.
Penjelasan FIFA Malah Jadi Bahan Sindiran
Alasan yang disampaikan FIFA justru dianggap tidak masuk akal oleh banyak pengguna media sosial. Bahkan, fitur Community Notes di platform X ikut memberikan catatan yang menyebut foto-foto pertandingan menunjukkan ribuan kursi kosong, bertentangan dengan klaim FIFA bahwa hanya ada "beberapa penggemar" yang berada di lorong stadion.
Baca Juga: Sinar Cahaya Asia di Piala Dunia 2026! Peluang Jepang Tanpa Kaoru Mitoma, Takumi Minamino dan Wataru EndoMelansir Give Me Sport, laporan The Athletic juga menyebut banyak kursi kosong terlihat di berbagai area Stadion Akron, terutama pada sektor VIP di tribun timur, sehingga jumlah kursi kosong diperkirakan jauh lebih banyak dari angka yang tersirat dalam data resmi.
Harga Tiket Diduga Jadi Penyebab Utama
Banyak pihak menduga masalah utama justru berasal dari harga tiket yang sangat tinggi. Tiket tribun bawah dijual sekitar 500 dolar AS, sedangkan kursi di area atas dekat lapangan dibanderol sekitar 400 dolar AS.
Sementara itu, sektor VIP disebut memiliki harga lebih dari 5.000 dolar AS bagi penonton umum yang tidak mendapatkan akses melalui sponsor perusahaan.
Baca Juga: Man of the Match Brasil vs Maroko di Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Pecahkan Rekor Pribadi
Tak heran jika penjelasan FIFA memancing reaksi keras dari para penggemar.
"Sungguh memalukan. Siapa yang menangani humas media sosial Anda @FIFAcom?" tulis salah satu pengguna.
Pengguna lainnya menyindir:
"Jadi orang-orang membayar harga selangit hanya untuk berdiri di lobi? FIFA dijalankan oleh para pembohong korporat."
Ada pula yang menulis:
"Kita semua punya mata untuk melihat."
Baca Juga: Hasil Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: Tartan Army Langsung Menggebrak, Menang 1-0!
Sementara seorang penggemar lain menyindir dengan nada sarkastis:
"Ya, 'beberapa penggemar yang memiliki tiket' di lorong stadion benar-benar menjelaskan ribuan kursi kosong yang jelas-jelas ada."
Komentar lain bahkan menyebut penjelasan FIFA sebagai "salah satu kebohongan terbaik yang pernah ada."
Di tengah gegap gempita Piala Dunia 2026, polemik mengenai harga tiket dan tingkat keterisian stadion tampaknya akan terus menjadi perdebatan yang tidak kalah panas dibanding persaingan di atas lapangan.