← Beranda
Mauricio Pochettino Berterima Kasih atas Dukungan Suporter Usai Timnas Amerika Serikat Hajar Paraguay
M Shofyan Dwi Kurniawan• Minggu, 14 Juni 2026 | 19.45 WIB
Mauricio Pochettino memuji dukungan luar biasa para suporter setelah Timnas Amerika Serikat menang telak 4-1 atas Paraguay pada laga pembuka Piala Dunia 2026. (USMNT)
 
 

JawaPos.com - Mauricio Pochettino seharusnya datang ke konferensi pers dengan senyum lebar setelah Timnas Amerika Serikat menghancurkan Paraguay 4-1 pada laga pembuka Piala Dunia 2026.

Namun, pelatih asal Argentina itu justru memulai sesi konferensi dengan keluhan yang cukup unik. Suara bising dari pendingin ruangan di sudut ruangan rupanya mengganggu konsentrasinya.

"Kita tidak bisa bekerja dalam kondisi seperti ini," keluh Pochettino bahkan sebelum satu pertanyaan pun diajukan.

Setelah masalah itu diatasi, mantan pelatih Tottenham dan PSG tersebut kembali terganggu oleh suara dari barisan kursi di depannya. Namun begitu suasana kembali tenang, Pochettino justru menyampaikan pesan yang cukup menarik.

Baca Juga: Makna Tersembunyi di Balik Selebrasi Gol Gio Reyna Saat Amerika Serikat Hancurkan Paraguay

Alih-alih hanya memuji para pemainnya, ia memilih untuk memberikan penghargaan khusus kepada para pendukung Amerika Serikat.

Bukan Pemain, Suporter yang Jadi Bintang Utama

Melansir Sports Illustrated, Pochettino memang mengakui bahwa Christian Pulisic, Folarin Balogun, hingga Tim Ream tampil luar biasa. Namun, menurutnya ada pihak lain yang pantas mendapat pujian terbesar.

"Saya perlu menekankan satu hal," ujar Pochettino.

"Para penggemar. Mereka luar biasa. Atas nama seluruh tim, terima kasih sebesar-besarnya kepada para penggemar karena energi yang mereka berikan kepada tim sangat luar biasa."

Baca Juga: Kabar Cedera Christian Pulisic Setelah Kemenangan Telak Timnas Amerika Serikat

Atmosfer seperti itu ternyata sudah lama dinantikan oleh sang pelatih. Bahkan, ia telah menunggu momen tersebut selama hampir setahun.

Dari Tribun Sepi hingga Stadion Bergemuruh

Pada musim panas tahun lalu, dukungan publik terhadap USMNT sempat menjadi sorotan. Pertandingan Piala Emas 2025 melawan Trinidad dan Tobago hanya dihadiri 12.610 penonton.

Bahkan, duel Curacao kontra El Salvador di stadion yang sama justru menarik jumlah penonton lebih banyak.

Baca Juga: VAR Mencatat Sejarah Mistaken Identity dalam Laga Timnas Amerika Serikat vs Paraguay, Apa Maksudnya?

Ketika stadion penuh sekalipun, situasinya tak selalu menguntungkan. Tyler Adams pernah menggambarkan atmosfer semifinal dan final Piala Emas melawan Honduras serta Meksiko seperti "bermain di laga tandang yang penuh permusuhan".

Karena itulah, pada 6 Juli 2025, Pochettino sempat menantang para pendukung AS untuk menciptakan atmosfer seperti yang biasa ditunjukkan fans Meksiko.

"Saya ingin sekali melihat para pemain saya bermain dengan 70.000 orang yang bersorak," katanya saat itu.

"Kita membutuhkan orang-orang itu. Kita membutuhkan para penggemar. Para penggemar memiliki waktu satu tahun untuk menyadari betapa pentingnya penggemar dalam sepak bola."

Dan ternyata, tantangan tersebut dijawab dengan sempurna.

SoFi Stadium Bergemuruh

Sebanyak 70.492 penonton memadati SoFi Stadium di Inglewood, California, untuk menyaksikan laga pembuka melawan Paraguay.

Layar raksasa di stadion bahkan menunjukkan tingkat kebisingan yang mencapai 112 dBA sebelum pertandingan dimulai. Lautan warna merah, putih, dan biru mendominasi stadion, menciptakan suasana yang selama ini diimpikan Pochettino.

Baca Juga: Timnas Amerika Serikat vs Paraguay: Mengapa Kartu Kuning Tim Ream Dibatalkan oleh VAR?

"Berada di Amerika, dikelilingi oleh kerumunan orang ini, melihat warna merah, putih, dan biru, semua kaus bergaris merah dan putih kami di antara penonton, itu luar biasa," kata Christian Pulisic.

"Mendengar teriakan 'US-A' benar-benar mendorong kami maju."

Harga Tiket Selangit Tak Menghalangi Antusiasme

Menariknya, atmosfer meriah itu tercipta meski harga tiket pertandingan tergolong sangat mahal.

Pada laga persahabatan melawan Jerman sebelumnya, tiket masih bisa didapat dengan harga sekitar 150 dolar AS. Namun untuk pertandingan pembuka Piala Dunia melawan Paraguay, harga tiket termurah disebut tidak pernah turun di bawah USD 850.

Baca Juga: Rating Pemain Timnas Amerika Serikat vs Paraguay: Balogun dan Pulisic Tampil Memukau

Bahkan, seorang suporter mengaku menghabiskan USD 6.000 hanya untuk mendapatkan satu tiket pertandingan.

Meski demikian, pengorbanan para pendukung itu berhasil memberikan energi tambahan bagi para pemain.

"Kami hanya berharap hal itu terus berlanjut seperti itu," ujar Pulisic.

Dukungan di Seattle Akan Sama Pentingnya

Kemenangan telak atas Paraguay memang membuat optimisme publik Amerika Serikat melonjak drastis.

Sebelum turnamen dimulai, banyak yang menganggap peluang USMNT tersingkir di fase grup lebih besar dibandingkan kemungkinan mereka mencapai perempat final. Namun hasil impresif di laga pertama membuat ekspektasi publik berubah.

Kini tantangan berikutnya adalah menjaga momentum tersebut saat menghadapi Australia di Seattle.

Pochettino tentu berharap atmosfer luar biasa yang tercipta di Los Angeles bisa kembali terulang. Sebab, bagi sang pelatih, para suporter bukan sekadar penonton di tribun.

Mereka adalah bagian penting dari perjalanan Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026.

EDITOR: Edi Yulianto