← Beranda
FIFA Jelaskan Kursi Kosong di Laga Korea Selatan vs Ceko, Salahkan Penonton yang Berdiri di Lorong Stadion
M Shofyan Dwi Kurniawan• Sabtu, 13 Juni 2026 | 20.33 WIB
Timnas Korea Selatan (Instagram @fifaworldcup)
 
 

 

JawaPos.com - Pemandangan sejumlah kursi kosong saat pertandingan Piala Dunia 2026 antara Korea Selatan dan Republik Ceko di Stadion Guadalajara sempat memicu tanda tanya. Namun, FIFA buru-buru memberikan klarifikasi dan menyebut fenomena tersebut bukan disebabkan minimnya jumlah penonton.

Badan sepak bola dunia itu menjelaskan bahwa banyak suporter yang memilih menyaksikan pertandingan dari lorong-lorong stadion ketimbang duduk di kursi yang telah ditentukan.

Pada laga yang berlangsung Kamis malam itu, beberapa bagian Stadion Guadalajara yang berkapasitas 45.664 penonton memang terlihat tidak terisi penuh.

Baca Juga: Rating Pemain Kanada vs Bosnia: Cyle Larin Selamatkan Tuan Rumah dari Kekalahan di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Sejumlah kursi kosong tampak mencolok di bagian tengah tribun, sementara beberapa titik lain di stadion juga menunjukkan pemandangan serupa.

Meski demikian, jumlah penonton resmi yang diumumkan mencapai 44.985 orang, termasuk Presiden FIFA Gianni Infantino yang hadir langsung di stadion.

“Angka kehadiran resmi mencerminkan jumlah tiket yang dipindai dan penonton yang berada di dalam area stadion, bukan penilaian visual terhadap okupansi tempat duduk pada saat tertentu selama pertandingan,” kata FIFA.

Baca Juga: Final NBA Bikin Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat Kalah Pamor, Warga New York Fokus Nonton Knicks

Melansir TSN, FIFA juga menegaskan bahwa seluruh data yang dipublikasikan telah melalui proses verifikasi.

“Harap dicatat bahwa, selama pertandingan tadi malam di Guadalajara, beberapa penggemar yang memiliki tiket terlihat berdiri di lorong-lorong daripada tetap berada di tempat duduk yang telah ditentukan sepanjang pertandingan,” kata badan pengatur sepak bola dunia.

Memang, sepanjang pertandingan berlangsung, banyak suporter terlihat berkumpul di area lorong maupun di sekitar kios makanan dan minuman, sehingga menciptakan kesan bahwa masih banyak kursi yang kosong.

Toronto Juga Mengalami Situasi Serupa

Fenomena serupa juga terlihat di Toronto saat Kanada memainkan laga Piala Dunia pertama mereka di kandang sendiri.

Meski stadion nyaris penuh, beberapa kursi kosong masih terlihat, terutama di area dekat lapangan pada tribun bawah serta di sudut tribun tambahan di bagian atas.

Baca Juga: Gagal Pulih dari Cedera, Kapten Jepang Wataru Endo Mundur dan Pensiun dari Timnas Jelang Piala Dunia 2026

Stadion Toronto yang memiliki kapasitas resmi 43.036 kursi merupakan venue terkecil di Piala Dunia 2026. Pihak penyelenggara bahkan harus menambah kursi sementara demi memenuhi standar minimum FIFA.

Jumlah penonton resmi yang diumumkan untuk pertandingan tersebut mencapai 43.002 orang.

Padatnya agenda olahraga di Toronto akhir pekan ini diduga turut memengaruhi situasi. Kota tersebut juga menjadi tuan rumah pertandingan bisbol antara Blue Jays dan New York Yankees, serta turnamen golf Canadian Open yang berlangsung sekitar satu jam dari pusat kota.

Harga Tiket Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan

Di tengah perdebatan mengenai tingkat okupansi stadion, harga tiket Piala Dunia 2026 juga menjadi bahan pembicaraan.

FIFA menerapkan harga tiket tertinggi sepanjang sejarah turnamen, termasuk penggunaan sistem harga dinamis di 16 stadion yang tersebar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Harga tiket terus mengalami kenaikan sejak penjualan pertama dibuka pada musim gugur tahun lalu.

Baca Juga: 4 Momen Penting dalam Laga Hari Pertama Piala Dunia 2026 dari Kartu Merah hingga Jeda Minum

Gianni Infantino sebelumnya membela kebijakan tersebut. Menurutnya, harga yang diterapkan masih sesuai dengan kondisi pasar olahraga di Amerika Utara.

Namun, kebijakan itu tetap menuai kritik karena beberapa tiket dijual dengan harga yang menembus lima digit.

Menjelang dimulainya turnamen pada Kamis lalu, FIFA mengungkapkan bahwa 29 pertandingan sudah dinyatakan habis terjual, meskipun masih tersedia kursi khusus pengguna kursi roda pada beberapa laga.

Sementara itu, sebanyak 75 pertandingan lainnya masih menyisakan tiket bagi para penggemar yang ingin menyaksikan langsung pesta sepak bola terbesar dunia.

EDITOR: Edi Yulianto