JawaPos.com - Jude Bellingham mungkin berstatus sebagai salah satu gelandang terbaik dunia saat ini. Tapi hal itu tidak membuatnya otomatis mendapatkan tempat di starting XI Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026.
Pelatih timnas Inggris Thomas Tuchel mengirim pesan tegas kepada seluruh skuadnya dengan menegaskan bahwa tidak ada pemain yang memiliki jaminan tampil sejak menit pertama di piala dunia. Bahkan pemain sekelas Jude Bellingham tetap harus berjuang memenangkan persaingan di lini tengah.
Melansir MARCA, menjelang dimulainya Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel menekankan bahwa kekuatan terbesar timnas Inggris saat ini adalah kedalaman skuad yang luar biasa. Terdapat 14 hingga 15 pemain termasuk Jude Bellingham yang memiliki kualitas setara untuk menjadi starter di piala dunia.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Peluang Rekor Baru dan Catatan yang Masih Bertahan
"Tentu saja, dia perlu bersaing. Dia adalah salah satu kandidat utama, dan dia sendiri tahu itu. Tetapi kami memiliki 14 hingga 15 pemain dalam tim kami yang mampu menjadi starter. Ada juga berbagai kelompok dalam tim, seperti kelompok khusus dan kelompok kepemimpinan," kata Tuchel.
"Ada juga beberapa pemain yang akan berperan di tahap akhir pertandingan, mereka perlu membawa energi yang tepat ke tim, dan juga menetapkan standar secara umum, menerima peran mereka, dan tetap kompetitif," imbuh dia.
"Peran-peran ini dapat berubah sewaktu-waktu. Tetapi menurut saya, kami memiliki 14 hingga 15 pemain yang benar-benar mampu menjadi starter, dan Jude adalah salah satunya," lanjut dia.
Baca Juga: Berbagai Aturan Baru FIFA di Piala Dunia 2026 yang Wajib Diketahui
Persaingan Ketat di Lini Tengah
Pernyataan Tuchel menunjukkan bahwa reputasi besar tidak akan menjadi jaminan dalam skuad Inggris saat ini. Bellingham memang tetap dianggap sebagai salah satu pemain inti, tetapi dia harus membuktikan diri di tengah persaingan yang sangat ketat.
Situasi itu tercermin dari perjalanan kualifikasi Piala Dunia Inggris. Bellingham hanya tampil dalam empat pertandingan, sementara Morgan Rogers mendapatkan kesempatan bermain dalam seluruh delapan laga kualifikasi.
Rogers sendiri terus menunjukkan perkembangan yang menjadikannya salah satu pesaing serius di sektor gelandang serang. Kehadirannya memberi Tuchel lebih banyak pilihan dan membuat persaingan semakin terbuka.
Bagi sang pelatih, kondisi seperti itu justru ideal karena setiap pemain terdorong untuk mempertahankan performa terbaiknya.
Inggris Andalkan Kedalaman Skuad
Skuad Inggris saat ini sedang menjalani pemusatan latihan di Florida sebelum memulai petualangan mereka di Piala Dunia 2026. The Three Lions membuka rangkaian persiapan dengan kemenangan tipis 1-0 atas Selandia Baru di Tampa. Gol tunggal Harry Kane menjadi pembeda dalam pertandingan yang juga dimanfaatkan Tuchel untuk menguji sejumlah kombinasi pemain.
Dalam laga tersebut, Bellingham mendapat kehormatan mengenakan ban kapten pada babak kedua. Namun, hal itu tidak serta-merta menunjukkan bahwa tempatnya di tim utama sudah aman.
Tuchel lebih menekankan pentingnya kolektivitas dan kedalaman skuad dibanding ketergantungan pada satu atau dua pemain bintang. Menurut pelatih asal Jerman itu, perbedaan kualitas antara pemain inti dan pemain cadangan di Inggris sangat tipis. Kondisi tersebut memungkinkan tim tetap kompetitif bahkan ketika melakukan pergantian pemain selama pertandingan.
Ujian Terakhir Sebelum Kroasia
Sebelum menghadapi Kroasia pada laga pembuka Grup di Dallas pada 17 Juni, Inggris masih memiliki satu pertandingan pemanasan terakhir melawan Kosta Rika.
Laga tersebut diperkirakan akan menjadi kesempatan terakhir bagi para pemain untuk meyakinkan Tuchel sebelum sang pelatih menentukan susunan pemain terbaiknya untuk memulai kampanye Piala Dunia.
Baca Juga: Messi Dicadangkan, Timnas Argentina Tetap Menang Nyaman Jelang Piala Dunia 2026
Satu hal yang sudah jelas dari pesan Tuchel: status bintang tidak menjamin tempat di tim utama. Jika ingin menjadi starter, Jude Bellingham harus membuktikan bahwa dirinya memang layak berada di sana, sama seperti pemain Inggris lainnya.