← Beranda
Mozaik Piala Dunia 2026: Gol yang Bekukan Azteca! Tendangan Gunting Manuel Negrete Abadi di Sejarah Piala Dunia!
Moch. Rizky Pratama PutraSelasa, 9 Juni 2026 | 18.06 WIB
Manuel Negrete bersama patung gol tendangan gunting spektakulernya saat Meksiko mengalahkan Bulgaria 2-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 1986 di Estadio Azteca, Mexico City. (FIFA)

 

JawaPos.com — Manuel Negrete menciptakan salah satu gol paling ikonik dalam sejarah Piala Dunia saat membawa Meksiko mengalahkan Bulgaria 2-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 1986 di Estadio Azteca, Mexico City. Tendangan gunting spektakulernya tidak hanya mengantar El Tri melaju ke perempat final, tetapi juga mengukuhkan namanya dalam folklore sepak bola dunia.

Piala Dunia selalu melahirkan momen-momen magis yang dikenang lintas generasi.

Dari gol solo memukau hingga penyelesaian akhir yang mustahil dilakukan, turnamen terbesar sepak bola itu menjadi panggung bagi lahirnya karya seni di atas lapangan.

Baca Juga: Mozaik Piala Dunia 2026: Sombrero Pele dan Invasi Suporter, Rivellino Tak Pernah Lupa Final Piala Dunia 1970

Saat Semua Mata Tertuju pada Hugo Sanchez

Menjelang duel melawan Bulgaria pada 15 Juni 1986, perhatian publik Meksiko tertuju kepada Hugo Sanchez.

Penyerang berusia 27 tahun itu sedang berada di puncak kariernya setelah menjalani musim debut yang luar biasa bersama Real Madrid.

Sanchez bahkan sudah menjadi pahlawan saat mencetak gol kemenangan Meksiko atas Belgia pada laga pembuka. Banyak yang memperkirakan dirinya kembali menjadi penentu dalam fase gugur.

Namun cerita besar malam itu justru datang dari sosok lain. Nama Manuel Negrete, gelandang pekerja keras yang tidak terlalu sering menghiasi halaman depan surat kabar, mendadak menjadi pusat perhatian dunia.

Baca Juga: 6 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Bisa Cek Sepak Pojok, Tutup Mulut saat Debat Terancam Kartu Merah

Bulgaria Memberikan Perlawanan Sengit

Meksiko tidak menjalani pertandingan dengan mudah. Bulgaria tampil disiplin dan mampu meredam berbagai upaya serangan tuan rumah sepanjang pertandingan.

Penjaga gawang Borislav Mihaylov menjadi salah satu alasan utama mengapa Bulgaria mampu bertahan. Ia beberapa kali melakukan penyelamatan penting yang membuat para pendukung tuan rumah frustrasi.

Ketika laga berjalan ketat dan peluang emas sulit tercipta, tidak banyak yang menduga sebuah momen bersejarah sedang menunggu untuk lahir di Estadio Azteca.

Baca Juga: 5 Pemain Sorotan di Grup L Piala Dunia 2026: Ketajaman Harry Kane Hingga Last Dance Luka Modric

Tendangan Gunting yang Mengubah Segalanya

Momen itu berawal ketika Negrete menerima bola lambung di luar kotak penalti. Situasi tersebut sebenarnya tidak terlihat berbahaya karena para pemain Bulgaria masih memiliki cukup waktu untuk mengatur posisi bertahan.

Negrete kemudian melakukan kombinasi cepat dengan Javier Aguirre, yang kini dikenal sebagai pelatih kepala tim nasional Meksiko. Melalui satu-dua sentuhan voli yang sangat rapi, bola kembali mengarah ke Negrete.

Tanpa membiarkan bola menyentuh tanah, Negrete melompat sekitar satu setengah meter dari permukaan lapangan.

Dalam sepersekian detik, ia melepaskan tendangan gunting sempurna yang mengirim bola meluncur deras ke sudut kanan bawah gawang Bulgaria.

Borislav Mihaylov yang sepanjang pertandingan tampil gemilang tidak mampu berbuat apa-apa. Bola melesat terlalu cepat dan terlalu akurat untuk dijangkau.

Puluhan ribu penonton di Estadio Azteca langsung meledak dalam kegembiraan. Gol tersebut segera menjadi simbol keindahan sepak bola dan hingga kini masih sering diputar ulang dalam berbagai tayangan sejarah Piala Dunia.

Baca Juga: 5 Pemain Sorotan Grup K Piala Dunia 2026: Ronaldo Hingga Vitinha Sang Maestro

Gol Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia?

Tidak berlebihan jika banyak penggemar menyebut gol Negrete sebagai salah satu yang terbaik sepanjang sejarah turnamen.

Kombinasi kontrol bola, umpan satu-dua, koordinasi tubuh, lompatan, dan akurasi penyelesaian akhir membuat gol itu terlihat seperti koreografi yang sempurna.

Keindahan gol tersebut bahkan melampaui hasil pertandingan itu sendiri. Empat dekade kemudian, tendangan gunting Negrete masih menjadi salah satu momen yang paling sering disebut ketika membahas gol-gol terbaik Piala Dunia.

Bagi sepak bola Meksiko, gol itu memiliki makna yang jauh lebih besar. Negrete menjadi simbol kebanggaan nasional dan bukti pemain Meksiko mampu menghasilkan momen yang dikenang seluruh dunia.

Baca Juga: 5 Pemain Penting Grup H Piala Dunia 2026: Lamine Yamal hingga Federico Valverde

Perjalanan Meksiko Berakhir, Legenda Tetap Hidup

Gol Negrete membantu El Tri meraih kemenangan 2-0 atas Bulgaria dan melangkah ke perempat final. Harapan publik Meksiko untuk melihat tim kesayangannya melangkah lebih jauh pun semakin membuncah.

Di babak berikutnya, Meksiko menghadapi Jerman Barat dalam pertandingan yang berlangsung sengit.

Setelah bermain imbang hingga adu penalti, Negrete kembali menunjukkan ketenangannya dengan sukses menjalankan tugas dari titik putih.

Namun kontribusinya tidak cukup untuk menyelamatkan tim. Meksiko akhirnya tersingkir setelah kalah 4-1 dalam adu penalti dan harus mengubur impian tampil di semifinal.

Meski demikian, kegagalan tersebut tidak menghapus warisan yang telah ditinggalkan Negrete. Satu tendangan gunting di Mexico City sudah cukup membuat namanya abadi dalam sejarah sepak bola.

Saat Piala Dunia 2026 kembali digelar di Amerika Utara, kisah Manuel Negrete menjadi pengingat turnamen ini selalu menghadirkan momen yang melampaui statistik dan trofi.

Dalam hitungan detik, seorang pemain bisa mengubah nasibnya dari figur pendukung menjadi legenda yang dikenang sepanjang masa.

EDITOR: Banu Adikara