← Beranda
Aymen Hussein Jalani Pemeriksaan 7 Jam di AS, Total 19 Jam Perjalanan Tanpa Istirahat
Andre Rizal HanafiMinggu, 7 Juni 2026 | 04.14 WIB
Aymen Hussein, penyerang Timnas Irak. (Instagram/Iraqnt_en)

 

JawaPos.com - Persiapan Timnas Irak menuju Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat menghadapi tantangan yang tidak ringan. 

Salah satu pemain andalannya, Aymen Hussein, harus menjalani pemeriksaan ketat saat tiba di Amerika Serikat sebelum bergabung dengan skuad nasional.

Penyerang berusia 30 tahun tersebut dikabarkan menghabiskan waktu sekitar tujuh jam dalam proses pemeriksaan imigrasi dan keamanan setibanya di Negeri Paman Sam. 

Baca Juga: Gagal Jebol Gawang Irak, Borja Iglesias Optimis Bakal Cetak Gol Pertamanya untuk Timnas Spanyol

Jika ditotal dengan durasi penerbangan yang mencapai sekitar 12 jam, Aymen menghabiskan hampir 19 jam perjalanan tanpa waktu istirahat yang ideal.

Penyerang Timnas Irak, Aymen Hussein, menjalani proses imigrasi ketat selama tujuh jam di Amerika Serikat. (istimewa)
Penyerang Timnas Irak, Aymen Hussein, menjalani proses imigrasi ketat selama tujuh jam di Amerika Serikat. (istimewa)

 

Situasi tersebut tentu menjadi perhatian mengingat Irak tengah memasuki fase penting menjelang bergulirnya putaran final Piala Dunia 2026. 

Kondisi fisik pemain menjadi salah satu faktor yang sangat menentukan dalam persiapan tim menghadapi turnamen terbesar sepak bola dunia itu.

Aymen Hussein sendiri merupakan salah satu sosok paling penting di lini depan Irak dalam beberapa tahun terakhir. Penyerang yang kini membela klub Al-Karma tersebut dikenal sebagai ujung tombak utama tim nasional berkat kemampuan mencetak gol dan keunggulannya dalam duel udara.

Baca Juga: Bek Persib Bandung Main 28 Menit di Timnas Irak, Frans Putros Tahan Juara Dunia Timnas Spanyol 1-1 

Sepanjang karier internasionalnya, Aymen telah mengoleksi lebih dari 90 penampilan bersama Timnas Irak. Catatan golnya juga cukup impresif, menjadikannya salah satu pencetak gol tersubur dalam sejarah sepak bola Irak modern.

Pemain kelahiran Kirkuk pada 22 Maret 1996 itu memiliki perjalanan karier yang cukup panjang. Ia pernah memperkuat sejumlah klub di Irak, Qatar, Uni Emirat Arab, Maroko, hingga Tunisia sebelum akhirnya kembali berkarier di kompetisi domestik Irak.

Meski harus menghadapi perjalanan yang melelahkan, Aymen diperkirakan tetap akan menjadi andalan utama pelatih Irak dalam menghadapi laga-laga penting di Piala Dunia 2026. 

Tim pelatih tentu akan memantau kondisi kebugarannya secara khusus agar sang striker dapat segera beradaptasi setelah perjalanan panjang tersebut.

Pemeriksaan ketat terhadap warga negara dari sejumlah negara Timur Tengah memang bukan hal baru ketika memasuki wilayah Amerika Serikat.

Baca Juga: Kejutan Timnas Irak! Dapat Duo Amunisi Baru, Ahmed Qasem dan Dario Naamo Dinaturalisasi Jelang Piala Dunia 2026

Namun durasi pemeriksaan yang mencapai tujuh jam tetap menjadi sorotan karena berpotensi memengaruhi kondisi fisik dan pemulihan pemain.

Bagi Irak, kehadiran Aymen Hussein sangat penting. Selain pengalaman yang dimilikinya, sang striker juga sering menjadi pembeda dalam pertandingan-pertandingan krusial. 

Kemampuannya dalam memanfaatkan peluang di kotak penalti membuatnya menjadi salah satu penyerang paling berbahaya yang dimiliki negara tersebut.

Baca Juga: Timnas Irak di Piala Dunia 2026, Aymen Hussein Siap Bersinar

Dengan waktu yang masih tersedia sebelum pertandingan berlangsung, tim medis Irak diharapkan mampu membantu proses pemulihan kondisi fisik Aymen. 

Fokus utama saat ini adalah memastikan pemain berada dalam kondisi terbaik ketika tim memulai perjuangan mereka di panggung Piala Dunia 2026.

Perjalanan panjang dan proses pemeriksaan yang melelahkan memang menjadi tantangan tersendiri. Namun pengalaman yang dimiliki Aymen Hussein di level internasional diyakini dapat membantunya mengatasi situasi tersebut dan kembali tampil maksimal bersama Timnas Irak.

EDITOR: Edi Yulianto