JawaPos.com - Federasi sepak bola Amerika Serikat atau USSF resmi mengumumkan daftar 26 pemain yang akan memperkuat Timnas Amerika Serikat di ajang Piala Dunia 2026.
Pelatih Mauricio Pochettino membawa kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang selama beberapa musim terakhir menjadi tulang punggung USMNT.
Sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Kanada dan Meksiko, Amerika Serikat datang dengan target tinggi.
Bermain di depan publik sendiri menjadi motivasi tambahan bagi skuad asuhan Mauricio Pochettino untuk melangkah jauh di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
Baca Juga: Jamie Vardy Dikabarkan Masuk Radar Klub Super League! Gajinya Bisa Biayai Satu Tim Liga Indonesia
Nama Christian Pulisic masih menjadi pusat perhatian dalam skuad kali ini. Winger AC Milan tersebut diprediksi akan menjadi motor serangan utama Amerika Serikat bersama sejumlah pemain yang merumput di kompetisi elite Eropa seperti Weston McKennie, Tyler Adams, Sergiño Dest, hingga Folarin Balogun.
Di sektor penjaga gawang, Pochettino mempercayakan posisi utama kepada Matt Turner yang kini bermain untuk New England Revolution.
Turner tetap menjadi salah satu pemain paling berpengalaman di skuad USMNT dalam beberapa tahun terakhir. Selain Turner, ada Matt Freese dari New York City FC serta Chris Brady dari Chicago Fire yang melengkapi daftar kiper.
Baca Juga: Daftar 26 Pemain Timnas Maroko di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Andalan Singa Atlas
Pada lini pertahanan, Amerika Serikat membawa kombinasi bek senior dan pemain muda potensial.
Chris Richards yang tampil solid bersama Crystal Palace diprediksi menjadi pemimpin di jantung pertahanan.
Tim Ream yang kini membela Charlotte FC juga masih dipercaya berkat pengalaman panjangnya di level internasional.
Selain itu, terdapat nama Mark McKenzie, Auston Trusty, hingga Miles Robinson yang memberi kedalaman skuad di lini belakang.
Sementara posisi bek sayap akan diisi oleh Antonee Robinson dan Sergiño Dest yang dikenal agresif membantu serangan.
Salah satu nama muda yang menarik perhatian adalah Alex Freeman. Pemain berusia 21 tahun tersebut mendapat kesempatan besar masuk skuad Piala Dunia setelah tampil cukup menjanjikan bersama Villarreal.
Kehadiran Joe Scally dan Max Arfsten juga memberi variasi tambahan di sektor pertahanan.
Masuk ke lini tengah, Mauricio Pochettino tetap mengandalkan duet Tyler Adams dan Weston McKennie sebagai pengatur permainan.
Keduanya memiliki pengalaman bermain di kompetisi besar Eropa dan sudah lama menjadi andalan Timnas Amerika Serikat.
Tyler Adams dikenal memiliki kemampuan bertahan dan distribusi bola yang baik, sedangkan Weston McKennie menawarkan energi, agresivitas, dan kemampuan membantu serangan.
Kehadiran Cristian Roldan memberi opsi tambahan untuk menjaga keseimbangan permainan di lini tengah.
Nama Sebastian Berhalter juga ikut mencuri perhatian dalam daftar kali ini. Gelandang Vancouver Whitecaps tersebut berhasil menembus skuad utama berkat performa konsisten di MLS dan CONCACAF Champions Cup. Sementara Brenden Aaronson tetap menjadi pilihan penting karena mobilitas dan kreativitasnya.
Di lini depan, Christian Pulisic menjadi pemain yang paling diandalkan. Musim impresif bersama AC Milan membuat eks pemain Chelsea tersebut diprediksi memegang peran sentral dalam permainan Amerika Serikat.
Selain Pulisic, Tim Weah dan Gio Reyna juga dipastikan menjadi senjata utama di sektor sayap dan lini serang. Keduanya dikenal memiliki kemampuan duel satu lawan satu serta visi bermain yang cukup baik.
Nama Malik Tillman yang tampil bersama Bayer Leverkusen juga menjadi sorotan. Pemain berusia 24 tahun itu menunjukkan perkembangan signifikan dalam dua musim terakhir dan diprediksi mendapat menit bermain cukup banyak selama turnamen berlangsung.
Untuk posisi penyerang tengah, Mauricio Pochettino membawa tiga opsi berbeda yakni Folarin Balogun, Ricardo Pepi, dan Haji Wright. Balogun kemungkinan besar menjadi pilihan utama berkat ketajamannya bersama AS Monaco.
Ricardo Pepi yang tampil cukup produktif di PSV juga menjadi ancaman serius di kotak penalti lawan. Sementara Haji Wright memberi variasi permainan lewat kekuatan fisik dan kemampuan duel udara.
Amerika Serikat sendiri tergabung dalam grup yang cukup menarik di fase awal Piala Dunia 2026.
Mereka dijadwalkan menghadapi Paraguay pada 13 Juni, kemudian Australia pada 20 Juni, dan Turki pada 26 Juni 2026.
Laga melawan Paraguay diprediksi menjadi ujian awal bagi Christian Pulisic dan kolega. Paraguay dikenal memiliki permainan disiplin dan agresif, terutama dalam duel lini tengah.
Sementara pertandingan menghadapi Australia juga dipastikan berlangsung ketat. Tim asal Asia tersebut beberapa tahun terakhir tampil cukup konsisten di turnamen internasional dan memiliki organisasi permainan yang solid.
Di pertandingan terakhir fase grup, Amerika Serikat akan menghadapi Turki yang dikenal memiliki kualitas individu dan permainan cepat. Duel tersebut berpotensi menjadi penentu posisi akhir klasemen grup.
Dengan status tuan rumah dan materi pemain yang cukup merata, Amerika Serikat diprediksi menjadi salah satu tim yang mampu memberi kejutan di Piala Dunia 2026.
Mauricio Pochettino sendiri diharapkan mampu membawa USMNT melangkah lebih jauh dibanding edisi-edisi sebelumnya.
Publik sepak bola Amerika kini menaruh harapan besar kepada generasi pemain yang mayoritas sedang berada dalam usia emas.
Kehadiran pemain-pemain yang tampil di liga top Eropa membuat optimisme terhadap perjalanan Amerika Serikat di Piala Dunia 2026 semakin tinggi.