← Beranda
Jadi Pembuka Era Dual Mode di Indonesia, BYD M6 DM Diklaim Tembus 1.600 Km sekali Isi Bensin dan Daya
Dinarsa KurniawanRabu, 20 Mei 2026 | 03.26 WIB
President Director PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao, memperkenalkan M6 DM di Spike Air Dome, PIK 2, Senin (19/5). (Dinarsa Kurniawan/JawaPos.com)

 

 

 

JawaPos.com - BYD M6 DM dipastikan menjadi model pertama BYD di Indonesia yang mengadopsi teknologi Dual Mode (DM). Kehadiran MPV elektrifikasi ini sekaligus membuka babak baru bagi pasar plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) di tanah air.

''Kami menghadirkan M6 DM untuk menjadi jawaban kebutuhan masyarakat Indonesia yang menginginkan kendaraan efisien sekaligus fleksibel,” ujar President Director PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao, saat peluncuran teknologi DM di Spike Air Dome, PIK 2.

BYD M6 DM mengusung teknologi DM 5.0 dengan pendekatan electric-first. Dalam sebagian besar kondisi berkendara, mobil akan lebih banyak digerakkan motor listrik agar pengalaman berkendaranya tetap terasa seperti EV murni.

BYD menyebut karakter berkendara M6 DM dibuat senyap, responsif, dan nyaman untuk penggunaan sehari-hari. Sistem hybrid pada mobil ini juga diklaim mampu bekerja halus tanpa getaran mesin yang terasa di dalam kabin.

Dalam sesi test drive sejauh sekitar 150 kilometer, BYD memperlihatkan bagaimana karakter EV pada M6 DM tetap dominan meski mobil menggunakan mesin bensin 1.500 cc. “Rasa EV-nya sangat nyata. Hampir tidak ada getaran mesin yang terasa,” ujar Head of Product PT BYD Motor Indonesia Bobby Bharata.

Teknologi DM pada M6 menggabungkan motor listrik dan mesin bensin secara pintar sesuai kondisi penggunaan. Saat melaju di area perkotaan, sistem akan memprioritaskan tenaga listrik untuk menjaga efisiensi dan kenyamanan berkendara.

Sementara ketika digunakan untuk perjalanan antarkota atau jarak jauh, mesin bensin akan membantu menyuplai tenaga sekaligus mengisi daya baterai agar perjalanan tetap nyaman tanpa kekhawatiran kehabisan daya.

BYD bahkan mengklaim M6 DM mampu menempuh perjalanan Surabaya-Jakarta hanya dengan satu kali pengisian penuh bahan bakar dan baterai. Total jarak tempuhnya disebut bisa mencapai sekitar 1.600 kilometer.

Selain efisien, biaya penggunaan hariannya juga diklaim lebih hemat dibanding mobil bermesin konvensional. BYD menyebut teknologi DM dapat menghemat biaya penggunaan hingga 60 persen dan biaya perawatan sekitar 30 persen dibanding kendaraan ICE biasa.

Deputry Director of Product Strategy BYD Asia-Pacific Auto Sales Division Kelvin Lai, menjelaskan teknologi DM tetap kompatibel dengan bahan bakar RON 92 yang tersedia luas di Indonesia. ’’Mesinnya menggunakan kompresi tinggi, tetapi sudah didukung sistem pendinginan yang canggih sehingga tetap optimal menggunakan RON 92,” jelas Kelvin.

BYD juga memastikan seluruh jaringan dealernya di Indonesia sudah menyiapkan unit test drive BYD M6 DM mulai pekan ini. Konsumen dapat langsung mencoba karakter berkendara teknologi terbaru tersebut sebelum pemesanan resmi dibuka.

Baca Juga: BYD Resmi Bawa Teknologi DM ke Indonesia, Gabungkan Rasa EV dan Fleksibilitas Hybrid   

Head of Marketing, PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan pengumuman harga akan dilakukan dalam waktu dekat karena pengiriman unit perdana ditargetkan mulai Juni 2026. ’’Yang paling penting adalah menghadirkan produk yang affordable, suitable, dan reliable untuk masyarakat Indonesia,” kata Luther. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan