← Beranda
Apple Akhirnya Masuk Tren HP Lipat, Luncurkan iPhone Duo dengan Layar 7,6 Inci
Rian AlfiantoKamis, 10 September 2026 | 16.58 WIB
Perangkat iPhone Duo. (Apple)

JawaPos.com - Apple akhirnya mengikuti tren smartphone lipat yang selama ini berkembang di industri ponsel. Perusahaan memperkenalkan iPhone Duo, smartphone pertama Apple dengan desain yang dapat dilipat, yang menawarkan layar besar 7,6 inci ketika dibuka tetapi tetap ringkas dengan layar luar 5,4 inci saat dimasukkan ke saku.

Langkah ini menjadi perubahan besar bagi lini iPhone. Apple tidak sekadar membuat iPhone dengan layar yang bisa ditekuk. Tetapi merancang ulang perangkat keras dan iOS agar pengalaman menggunakan ponsel tetap terasa seperti iPhone, baik ketika perangkat terbuka maupun tertutup.

Ketika dibuka, iPhone Duo menjadi iPhone paling tipis yang pernah dibuat Apple sekaligus menawarkan bidang layar terbesar di jajaran iPhone. Layar Super Retina XDR 7,6 inci memberikan ruang lebih luas untuk menikmati konten, bermain game hingga menjalankan beberapa aplikasi.

Baca Juga: Ramalan Kesehatan Zodiak Cancer Kamis, 10 September 2026: Kembali Jaga Rutinitas Sehat

Sebaliknya, ketika dilipat, pengguna mendapatkan layar luar Super Retina XDR 5,4 inci. Ukurannya membuat perangkat lebih mudah digunakan dengan satu tangan dan tetap praktis dibawa bepergian.

“iPhone Duo adalah perubahan paling transformatif pada iPhone sejak iPhone generasi pertama. Dengan desain yang benar-benar baru dan pengalaman yang intuitif, perangkat ini menunjukkan apa yang mungkin dilakukan ketika perangkat keras dan perangkat lunak dirancang bersama dan mendefinisi ulang penggunaan ponsel lipat,” tutur John Ternus, CEO Apple dikutip dari laman resminya.

Menurutnya, perpaduan layar besar dan desain ringkas membuat iPhone Duo dapat digunakan untuk kebutuhan produktivitas maupun hiburan.

Dengan layar terbesar yang pernah ada di iPhone yang tetap muat di saku, dipadukan dengan keandalan A20 Pro, iPhone Duo membantu pengguna tetap fokus dan produktif ke mana pun Anda pergi. Baik saat menikmati konten, multitasking di beberapa aplikasi, atau bermain game.

Bukan Sekadar iPhone yang Bisa Dilipat

Apple tampaknya ingin membedakan iPhone Duo dari ponsel lipat yang sekadar menawarkan layar lebih besar. Salah satu perhatian utama perusahaan adalah kontinuitas pengalaman ketika perangkat dibuka atau ditutup.

Kedua layar memiliki rasio aspek yang sama sehingga konten dapat disesuaikan secara proporsional. Pengguna tidak perlu merasa berpindah ke perangkat berbeda ketika mengubah posisi iPhone Duo.

Layar dalam juga menggunakan kaca nano-texture yang dirancang untuk mengurangi silau dan pantulan. Permukaan tersebut sekaligus membantu menyamarkan tampilan tekukan pada layar lipat.

Apple turut memasukkan ProMotion, fitur Always-On Display, serta tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nit untuk penggunaan di luar ruangan.

Untuk pertama kalinya pada iPhone Duo, Apple juga menghadirkan dukungan Apple Pencil dengan USB-C. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk mencatat, membuat sketsa atau menandai dokumen pada layar.

Engsel Jadi Bagian Penting

Masuk ke kategori ponsel lipat berarti Apple harus menjawab persoalan klasik perangkat jenis ini: ketahanan.

iPhone Duo menggunakan titanium grade 5 dan engsel yang terdiri dari lebih dari 100 komponen. Sistem tersebut dirancang untuk mengontrol gerakan membuka dan menutup sekaligus menopang bagian tengah layar.

Struktur internalnya juga diperkuat dengan rusuk penopang serta komponen berbahan serat keramik pada celah antena. Sementara itu, Ceramic Shield digunakan untuk melindungi bagian belakang dan Ceramic Shield 2 di bagian depan diklaim tiga kali lebih tahan gores dibandingkan generasi sebelumnya.

Perangkat ini juga memiliki sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap cipratan, air dan debu.

Menariknya, Apple juga memberikan perhatian khusus pada layar bagian dalam. Lapisan tahan gores dan lapisan nano-texture menggunakan polimer khusus dengan tingkat kekakuan hingga 40 persen lebih tinggi dibandingkan material lain yang digunakan di industri.

Apple Mengandalkan Chip A20 Pro

Di balik desain tipis tersebut, Apple membenamkan A20 Pro yang juga digunakan pada model iPhone 18 Pro.

Chip ini dipadukan dengan sistem manajemen termal menggunakan ruang uap khusus. Apple menyebut pendekatan tersebut mampu menghasilkan performa berkelanjutan hingga 35 persen lebih tinggi dibandingkan iPhone 17 Pro.

CPU enam inti A20 Pro diklaim hingga 20 persen lebih cepat dibandingkan A19 Pro, sementara GPU tujuh inti menawarkan peningkatan performa hingga 40 persen sekaligus efisiensi daya yang lebih baik.

Apple juga memasang Dual Neural Engine 16-core dengan kemampuan komputasi hingga dua kali lipat untuk menjalankan berbagai model AI langsung di perangkat.

Dengan kombinasi tersebut, iPhone Duo diarahkan bukan hanya sebagai ponsel untuk menikmati konten, tetapi juga sebagai perangkat produktivitas yang memanfaatkan layar besar dan kemampuan AI.

Kamera Jadi Salah Satu Daya Tarik

Desain lipat juga dimanfaatkan Apple untuk menghadirkan sejumlah cara baru dalam menggunakan kamera.

iPhone Duo membawa kamera utama Fusion 48 MP yang mampu menghasilkan foto hingga resolusi 48 MP serta menyediakan Telefoto 2x berkualitas optik. Kamera tersebut juga mendapatkan peningkatan pemrosesan gambar komputasional dan stabilisasi gambar optik berbasis sensor bergerak.

Ada pula kamera Wide Ultra Fusion 48 MP yang mendukung fotografi makro, serta kamera depan Center Stage yang dapat mengambil foto dan video secara otomatis dalam berbagai orientasi.

Fitur seperti Smart Take memungkinkan sistem AI pada perangkat menganalisis gambar secara real time dan menentukan momen terbaik untuk mengambil foto.

Pengguna juga bisa menggunakan kamera belakang untuk selfie sambil melihat pratinjau pada layar luar. Fitur Duo Preview memungkinkan subjek melihat komposisi gambar secara langsung, sedangkan Kid Cue menggunakan animasi Peanuts pada layar luar untuk membantu menarik perhatian anak ketika difoto.

Kehadiran iPhone Duo sekaligus menandai babak baru bagi iPhone. Setelah bertahun-tahun membiarkan produsen lain bereksperimen dengan format layar lipat, Apple kini membawa pendekatannya sendiri: perangkat tipis dengan dua layar, sistem operasi yang beradaptasi dan ekosistem aplikasi yang dirancang untuk memanfaatkan format baru tersebut.

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah