← Beranda
Pulang May Day 2026 Bareng Prabowo di Monas, Buruh Dikasih Goodie Bag Sembako dari Istana, Ini Isinya
Ryandi ZahdomoJumat, 1 Mei 2026 | 19.30 WIB
Isi Goodie Bag yang diberikan Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/4). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Ratusan ribu buruh menghadiri perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/4). Kegiatan tersebut dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah menteri kabinet merah putih.

Pantauan JawaPos.com, selepas perayaan, para buruh mendapatkan goodie bag bertuliskan Istana Kepresidenan Republik Indonesia. Bingkisan yang dibagikan tersebut berisi paket sembako lengkap dan kebutuhan harian. Mulai dari beras, gula, teh, kopi, mentega, hingga susu kental manis dan sarden.

"Tadi dikasih sama petugas pas balik," ujar salah seorang buruh.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Virgo Besok Sabtu, 2 Mei 2026: Ketelitian Jadi Kunci, Peluang Besar Datang dari Kerja Keras!

Monas Jadi Lautan Manusia, Prabowo

Dalam perayaan May Day 2026 di Monas, Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmen pemerintah untuk berdiri di barisan terdepan dalam membela hak-hak pekerja.

Prabowo menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan setia kaum buruh, tani, dan nelayan yang telah mengantarkannya ke kursi kepresidenan. Ia berjanji akan memprioritaskan kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil.

"Saya merasa jadi Presiden karena dukungan kaum buruh. Saya bertekad, saya bersumpah untuk berjuang seluruh rakyat Indonesia dan terutama mereka-mereka yang hidupnya masih sulit itu adalah tugas saya," ujar Prabowo di Monas.

Baca Juga: Cerita Siti dan Laily Ikut Pelatihan Wirausaha dengan AI, Hasilnya Orderan Masuk Terus

Prabowo mencontohkan, dirinya telah menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang Pembentukan Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja dan Kesejahteraan Buruh.

Ia menegaskan bahwa negara tidak akan membiarkan buruh berjuang sendirian saat menghadapi krisis ekonomi atau pengusaha yang menyerah.

"Jangan khawatir kita akan membela kepentingan buruh yang diancam PHK kita akan membela dan kita akan melindungi saudara-saudara sekalian. Kalau ada pengusaha yang menyerah jangan khawatir negara kita kuat negara kita akan mengambil alih," tegasnya.

Selain itu, Prabowo menyoroti pengesahan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) sebagai pencapaian bersejarah setelah penantian selama 22 tahun. Menurutnya, ini adalah pertama kalinya dalam sejarah NKRI, negara secara resmi memberikan payung hukum bagi pekerja rumah tangga.

EDITOR: Bintang Pradewo