JawaPos.com - Kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, mendadak berubah menjadi "lautan manusia" pada Jumat (1/5). Ribuan buruh dari berbagai elemen mulai memadati Monas untuk merayakan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026.
Massa yang didominasi pakaian merah marun dan putih dengan logo kepalan tangan mulai berkumpul sejak pagi. Perayaan kali ini tidak hanya diikuti oleh para pekerja, tetapi juga terlihat beberapa peserta membawa anggota keluarga, termasuk anak-anak, yang ikut serta di tengah kerumunan massa.
Presiden Prabowo Subianto pun telah tiba di lokasi sekitar pukul 08.40 WIB. Mengenakan safari krem andalannya, kehadiran Prabowo langsung disambut gemuruh sorak-sorai para buruh.
Baca Juga: Luis Enrique Yakin Leg Kedua Lawan Bayern Munchen bakal Lebih Gila
Suasana semakin pecah saat grup band Tipe-X mulai menghentak panggung. Di atas podium, Prabowo terlihat asyik berjoget mengikuti irama musik, bahkan secara spontan melemparkan topi yang dikenakannya ke arah kerumunan massa yang antusias.
Kedatangan Presiden disambut hangat oleh tokoh-tokoh buruh, termasuk Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dan Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat. Presiden KSBSI, Elly Rosita Silaban, juga mengapresiasi langkah Prabowo yang turun langsung ke lapangan.
Dalam perayaan May Day 2026 ini, terdapat 11 tuntutan utama yang akan diteriakkan para buruh. Isu-isu tersebut mencakup pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing (HOSTUM), penanganan ancaman PHK akibat dampak perang, hingga reformasi pajak yang lebih adil bagi pekerja.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Pisces 1 Mei 2026: Mulai dari Cinta, Karier, Kesehatan, dan Keuangan
Selain itu, buruh juga mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset, penyelamatan industri tekstil (TPT) dan nikel, serta moratorium industri semen. Tuntutan lainnya mencakup ratifikasi Konvensi ILO 90, tarif ojek online (ojol) 10%, revisi UU Nomor 2 Tahun 2024, hingga kejelasan status guru dan tenaga honorer PPPK menjadi pegawai penuh waktu.
Diketahui, kepolisian telah menyiagakan puluhan ribu personel gabungan. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, memastikan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh namun tetap santun.
"Kami telah menyiapkan pengamanan secara menyeluruh dengan melibatkan 24.980 personel gabungan. Seluruh anggota sudah diploting sesuai tugas masing-masing untuk memastikan kegiatan May Day berjalan aman, tertib, dan lancar," kata Reynold.
Reynold juga menekankan bahwa prioritas Polri adalah menjamin aspirasi buruh sampai ke telinga pemerintah tanpa mengganggu kenyamanan publik.
"Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Kami mengimbau seluruh peserta untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan mematuhi aturan yang berlaku," tambahnya.
Hingga siang hari, situasi di kawasan Monas dan sekitarnya terpantau tetap kondusif meski massa terus mengalir masuk ke area utama.