← Beranda
Kondisi Terkini di RSUD Bekasi Usai Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL Mulai Kondusif
Tazkia Royyan HikmatiarSelasa, 28 April 2026 | 17.30 WIB
Suasana terkini di RSUD Bekasi mulai kondusif pasca-kecelakaan KA Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur (Royyan/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Suasana terkini di RSUD Dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi mulai kondusif usai tragedi kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam. Posko tenda Polda Metro Jaya tampak berdiri sebagai pusat informasi keluarga korban.

Sementara di selasar IGD RSUD Bekasi tampak para keluarga masih menunggu kabar dari para korban. Mereka terus berdatangan dan menanyakan keberadaan keluarga kepada satpam yang bertugas di depan pintu IGD.

Pantauan JawaPos.com di lokasi, sudah tak banyak lalu lalang ambulans yang mengantar korban. Hanya saja, ambulans terlihat masih datang membawa korban kecelakaan lain selain kasus kecelakaan kereta tersebut.

Baca Juga: Prabowo Perintahkan Investigasi Kecelakaan Kereta yang Melibatkan KRL vs KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

Sementara dari data yang dihimpun, ada 50 daftar nama korban kecelekaan yang dirawat di RSUD Bekasi. Sementara itu, ada tiga orang yang sudah dinyatakan meninggal dunia.

Sebelumnya, kecelakaan kereta terjadi di Stasiun Bekasi Timur antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL pada Senin malam (27/4). Insiden itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.

Salah satu informasi yang diterima oleh awak media menyebutkan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan KRL atau commuter line lintas Bekasi dan kereta api jarak jauh. Dari berbagai foto dan video yang beredar, tampak beberapa gerbong hancur dan evakuasi korban masih berlangsung.

Baca Juga: Presiden Prabowo Datangi RSUD Kota Bekasi, Sampaikan Belasungkawa pada Korban Kecelakaan

”Info lintas Daop 1 Jakarta: Terima info JPL 85 PLB 5181 tertemper mobil. Kemudian ka 4 melintas langsung Bekasi oleh PPKP sudah diinstruksikan untuk berhati-hati dikarenakan di jalur hilir terjadi temperan dan didepannya PLB 5568a,” bunyi informasi tersebut.

Namun demikian, kecelakaan tidak terhindarkan. KRL yang tengah berhenti karena menemper mobil diseruduk dari belakang oleh kereta jarak jauh. Kecelakaan itu mengakibatkan bagian ujung belakang KRL hancur.

EDITOR: Banu Adikara