JawaPos.com – Sosok CEO dari PT. Wajah Rejuvenasi Perempuan Indonesia atau WRP Indonesia yakni Kwik Wan Tien viral di media sosial.
Viralnya Kwik Wan Tien diawali dengan kontroversi antara dirinya dengan seorang karyawan yang meminta hak cuti melahirkan.
Kasus ini bermula saat warganet membagikan pengalaman tidak menyenangkannya terkait pengajuan cuti melahirkan di sebuah perusahaan besar pada (20/11).
Dia membuat utas di media sosial X melalui akun @xyliaxylio dengan judul ‘Brand besar yang targetnya wanita dengan tujuan mengedepankan wanita tapi tidak memanusiakan karyawannya yang kebanyakan merupakan wanita’.
Akun tersebut pun menjelaskan kejadian yang dialaminya, mulai dari pengajuan cuti yang dipersulit, statusnya sebagai karyawan tetap yang dipindahkan menjadi freelance, hingga membagikan beberapa tangkapan layar saat atasannya mencaci dirinya di forum perusahaan.
Mulanya, akun tersebut tidak menyebutkan brand yang dimaksud, namun netizen dapat menebak nama brandnya, yakni WRP.
WRP sendiri adalah sebuah brand minuman pelangsing wanita. Memiliki berbagai produk makanan dan minuman yang diklaim dapat membantu melangsingkan tubuh perempuan menjadi ideal.
Baca Juga: Fraksi PDIP DPR Dukung Usulan Cuti Hamil Jadi 6 Bulan
Akun X itu juga menyebutkan bahwa selain dirinya, sudah ada 8 karyawan yang di PHK tanpa pesangon.
“Pada bulan ini sudah ada 8 orang yang terpaksa resign karena ego si pemilik brand ini. Bahkan ada yang ter phk tanpa ada kejelasan mengenai pesangon”
Kasus ini pun viral di media sosial X dan mendapat sorotan dari base-base terkait seperti forum karyawan, tim PR, dan HRD.
Banyak yang mempertanyakan mengapa perusahaan yang target pasarnya adalah wanita, justru memperlakukan karyawan wanitanya dengan cara seperti itu.
Pihak WRP kemudian memberikan statement melalui akun resmi instagram yang menyatakan bahwa mereka telah menunjuk kuasa hukum untuk menyelesaikan kegaduhan yang terjadi.
Selanjutnya, akun tersebut juga memposting ucapan klarifikasi dan mengatakan akan melakukan investigasi terhadap kasus yang sedang ramai.
Kedua postingan tersebut mendapat banyak cemoohan dari netizen. Banyak yang menuntut permintaan maaf dari pihak perusahaan terutama sang CEO.
Alih-alih langsung mengucapkan maaf, pihaknya justru memperpanjang urusan dengan membawa kasus ke jalur hukum.
Baca Juga: Aiu Ratna Cuti Hamil, Astrid Isi Posisi Vokalis Cokelat
Kwik Wan Tien selaku CEO akhirnya membuat video permintaan maaf, yang diunggah pada (28/11) melalui akun instagram @wrpdiet_official.
“Sehubungan dengan perbincangan yang cukup ramai di sosial media, pada kesempatan ini, pertama-tama saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang setulus-tulusnya kepada karyawan kami, kepada seluruh stakeholder, serta masyarakat yang setia mendukung WRP Indonesia. Kami menyadari adanya beberapa langkah kami yang telah menimbulkan kesalahpahaman dan kegelisahan” ucapnya.
Sang CEO juga mengaku menyesal atas ketidaknyaman yang ditimbulkan dan akan menjadikan hal tersebut sebagai pembelajaran dan perbaikan di kemudian hari.
Kwik Wan Tien pun menyatakan bahwa pihaknya akan bertanggung jawab penuh atas situasi tersebut dan melakukan perbaikan untuk memastikan kesejahteraan karyawan serta para stakeholdernya.
“Semoga hal ini menjadi langkah awal dalam berkembang menjadi lebih baik” tutup Kwik Wan Tien dalam video tersebut.
***