← Beranda
380 Produk UMKM Tembus Sampai Prancis, Ganjar Harap Hal Ini Bisa Dongkrak Perekonomian
Sabik Aji TaufanSelasa, 11 Juli 2023 | 14.06 WIB
Bacapres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (18/6). Ganjar mengaku telah mengenal sosok Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi sejak lama.
JawaPos.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menilai, perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di wilayahnya sudah menunjukan progres positif. Kegiatan promosi terus dilakukan untuk memajukan UMKM.
 
Terbaru, sebanyak 380 produk lokal dari 28 UMKM yang berada di Solo Raya diekspor ke Prancis pada Jumat (7/7) kemarin. Pengiriman produk UMKM yang tergabung dalam Kerabat UMKM Solo Raya (Kersa) ini merupakan hasil kerjasama Pemkot Solo bersama Bank Indonesia, Bank Jateng, dan agregator dari Prancis, Fairindo.
 
Baca Juga: Woodz Buat Penggemar Cemas Karena Unggah Tulisan Tangan di Akun Twitter, Ternyata ini Isinya
 
Ganjar mengatakan, peningkatan kualitas ekspor produk UMKM ke Prancis merupakan upaya pemerintah dalam menumbuhkan perekonomian kemasyarakatan.
 
"Itu bagian dari ikhtiar kita untuk menduniakan UMKM ya. Maka terima kasih sama kawan-kawan yang di Prancis yang telah membantu UMKM kita sehingga itu memacu UMKM kita untuk terus ke sana, untuk makin dikenal, mendunia," ujar Ganjar, Senin (10/7) kemarin.
 
Baca Juga: Mantan Bos Juventus Andrea Agnelli Diberi Hukuman Tambahan atas Kasus Manipulasi Gaji Pemain
 
Untuk Kota Solo, ekspor UMKM ke Prancis adalah upaya keberlanjutan dari pelepasan ekspor pertama yang dilakukan pada Desember 2022 lalu. Ekspor UMKM itu dikepalai Mathieu Mergans, selaku Kurator sekaligus CEO Fairindo.
 
Dalam kesempatan itu, Ganjar pun hadir dan melepas langsung satu kontainer berisi produk-produk UMKM yang ditampilkan dalam acara produk UMKM Jateng Goes to France 'Bienvenue au Marché Français' di Solo Techno Park.
 
Baca Juga: Hati-hati Ada Penipuan Bermodus Hotline Polda Metro Jaya
 
"Tentu dengan bantuan-bantuan dari kawan-kawan di Eropa ya, dari Prancis khususnya. Mathieu terutama, terima kasih Mathieu yang sudah memperjuangkan ini. Kita akan terus mendampingi mereka," ucap Ganjar.
 
Berdasarkan informasi, hingga tahun 2022, jumlah UMKM di Jawa Tengah berjumlah 17.821 dengan total omzet mencapai Rp 68,484 triliun. Angka itu menjadikan Jawa Tengah dengan produktivitas UMKM lokal terbanyak.
 
Baca Juga: Trafik ChatGPT Turun 10% Sejak Pertama Kali Diluncurkan, Kok Bisa?
 
Selain itu, UMKM Jawa Tengah juga berhasil menyerap jutaan tenaga kerja. Tercatat 1,3 juta pekerja sukses mendapatkan penghasilan di semua bidang produk UMKM.
 
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mendukung, memberikan pelatihan dan mendampingi pelaku UMKM. Dengan harapan, produk-produk lokal karya anak bangsa dapat dipamerkan dan bersaing di luar negeri.
EDITOR: Banu Adikara