← Beranda
Peringatan May Day 2023, 4.126 Personel Gabungan Dikerahkan
Tazkia Royyan Hikmatiar• Senin, 1 Mei 2023 | 16.29 WIB
Papan nisan menghiasi aksi unjuk rasa pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2021 di depan halaman Monas, Jakarta, Sabtu (1/5/2021). Papan nisan bertuliskan berbagai aspirasi para buruh di antaranya RIP UU Cipta Kerja, RIP Omnibus Law, RIP

JawaPos.com - Sebanyak 4.216 personel gabungan TNI-Polri akan dikerahkan untuk mengamankan jalannya peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di DKI Jakarta. Rencananya, hari ini diperkirakan akan ada 50.000 massa yang akan bergerak di titik awal depan Istana Negara, Jakarta Pusat.

"Untuk wilayah Polda Metro Jaya, sebanyak 4.216 personel gabungan dikerahkan mengamankan May Day. Rinciannya 3.318 dari Polri, 690 personel dari TNI dan 208 personel dari Pemprov DKI Jakarta," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho kepada wartawan, Senin (1/5).
 
Baca Juga: 50 Ribu Buruh Peringati May Day, Ribuan Aparat Gabungan Bakal Kawal
 
Dalam pengamanan itu, Sandi mengatakan bahwa pihaknya akan berfokus pada empat titik lokasi yang menjadi konsentrasi massa buruh, yakni di Istana Negara, Gedung MPR/DPR RI, Lapangan Panahan Senayan, dan GOR Rawa Badak Jakarta Utara.
 
Ia mengimbau agar para buruh yang akan melaksanakan peringatan May Day dan aksi unjuk rasa dapat melakukannya dengan tertib dan aman. Ia memastikan Polri akan siap mengamankan para buruh menyampaikan aspirasinya.
 
Baca Juga: Presiden Erdogan Beberkan Militer Turki Berhasil Tewaskan Pemimpin ISIS di Syria
 
"Namun penyampaikan pendapat dan aspirasi harus dilakukan secara tertib, aman dan sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku," pungkas Sandi.
 
Sebelumnya, Sebanyak 50 ribu massa akan turut memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day pada Senin (1/5). Rencananya, pusat peringatan Hari Buruh itu akan dilaksanakan di depan Istana Negara dan Gedung Mahkamah Konstitusi.
 
Baca Juga: Fraksi PAN DPR Apresiasi Tindakan Tegas Polri yang Tangkap Peneliti BRIN AP Hasanuddin 
 
Menurut Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, aksi Hari Buruh ini juga akan dilakukan di beberapa provinsi. Ada 38 provinsi terkonfirmasi melakukan aksi May Day serempak serta ratusan Kabupaten/Kota akan mengikuti aksi.
 
"Untuk di Jakarta, massa buruh ada 50.000 orang. Pukul 09.30 WIB sampai dengan 12.30 WIB aksi May Day di Istana dan Gedung MK," ujar Said kepada wartawan, Minggu (30/4).
 
Baca Juga: Fakta-fakta Soal Bayi di Gresik Meninggal Usai Dengar Petasan
 
Said menyampaikan, selepas aksi di Istana dan gedung MK, 50 ribu massa itu juga akan diarahkan bergerak menuju Istora Senayan. Di sana akan ada beberapa guest star atau orasi yang akan disampaikan beberapa tokoh.
 
"Di Istora senanyan akan dilakukan May Day Viesta. Akan dilakukan dari jam 13.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB. May Day Viesta akan diisi pidato dan orasi dari pimpinan buruh," tegasnya.
EDITOR: Banu Adikara