JawaPos.com - Kota Bandung, Jawa Barat, sedang disorot menyusul temuan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) terdapat 414 mahasiswa dan ratusan ibu rumah tangga terinfeksi HIV. Terkait isu itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum ikut angkat bicara.
Wagub Uu Ruzhanul Ulum sampai mengusulkan poligami sebagai solusi pencegahan HIV AIDS. Pendapat ini menjadi kontroversi di tengah masyarakat.
Uu Ruzhanul Ulum punya solusi untuk menekan angka sebaran HIV/AIDS yang kini tengah disorot publik. Uu menyarankan warga menikah dan melakukan poligami agar terhindar dari HIV/AIDS.
Menanggapi pernyataan wakilnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil punya pendapat berbeda. Ia menegaskan hal itu adalah pandangan pribadi Uu.
"Tak sependapat dengan pendapat pribadi Pak Wagub Uu Ruzhanul Ulum terkait poligami sebagai solusi," tegas Ridwan Kamil lewat akun Instagram miliknya, Selasa (30/8).
Sebelumnya Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung, Jawa Barat, menemukan pengidap HIV/AIDS di kota Bandung sebanyak 5.943 orang. Data itu merupakan akumulasi dari tahun 1991 hingga Desember 2021. Dari jumlah itu, sebanyak 414 berstatus mahasiswa dan 664 orang adalah ibu rumah tangga.
Metode tes dilakukan dengan penjangkauan kepada kelompok berisiko berdasarkan data satu pintu di Dinas Kesehatan. Misalnya pekerja seks komersial (PSK), kelompok LGBT, hingga waria.