JawaPos.com - Kementerian Sosial RI menggandeng peran serta masyarakat dalam kegiatan penanggulangan bencana dengan membangun Kampung Siaga Bencana (KSB). Hingga 2017, Kemensos memiliki 525 lokasi Kampung Siaga Bencana di berbagai wilayah.
"Kampung Siaga Bencana yang dimiliki oleh Kemensos merupakan pola pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di kantornya, Kamis (20/10).
Khofifah mengatakan, dalam KSB, masyarakat dikelompokkan dalam satu wadah kepengurusan. Wadah tersebut diharapkan mampu melestarikan nilai kearifan lokal dalam penyusunan perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian untuk mengurangi ancaman dan dampak risiko bencana.
Data dari Kemensos, pada 2015 Kemensos memiliki 344 lokasi Kampung Siaga Bencana. Sementara pada 2014, Kemensos memiliki 424 lokasi Kampung Siaga Bencana. Dan pada 2017, Kemensos memiliki 525 lokasi Kampung Siaga Bencana.
Selain itu, Kemensos juga telah menyalurkan bantuan perlindungan sosial korban bencana alam. Hingga 2017, Kemensos telah menyalurkan bantuan darurat berupa lauk pauk, sandang, keperluan keluarga, beras, dan perlengkapan evakuasi kepada 237.000 jiwa di Indonesia.
Bantuan perlindungan sosial kepada 17.520 jiwa. Serta, 6.500 orang petugas yang dilatih di 101 lokasi KSB terbentuk. "Manfaatnya pemenuhan kebutuhan dasar dan pengembalian keberfungsian sosial," pungkas Khofifah.