JawaPos.com - Pada mudik lebaran tahun ini Kementerian PANRB membolehkan aparatur sipil negara (ASN) menggunakan mobil dinas untuk untuk pulang kampung. Hanya saja, cara itu masih mendapat sentilan dari Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno.
Menurut orang nomor dua di DKI Jakarta itu, fasilitas negara sebaiknya tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, misalnya mudik lebaran. "Kalau keputusannya memang diperbolehkan, kami tanya ke hati nurani. Pantas enggak sih kita pakai kendaraan ini?" ujar Sandi di Jakarta Utara, Kamis (3/5).
Sandi meminta para ASN agar meningkatkan rasa kepedulian terhadap aset negara, dengan menggunakannya sesuai tugas dan fungsinya. "Itu yang menjadi sebuah refleksi bahwa kita bekerja di pemerintahan, dapat fasilitas, yuk kita jaga fasilitasnya sama-sama," tegas dia.
Maka dari itu para PNS diharapkan harus memberikan contoh dan teladan yang baik kepada masyarakat. Sandi pun mengklaim telah menerapkan keteladanan itu pada dirinya sendiri.
"Saya saja waktu mau kampanye stres berat nih. Ini mau pakai kelengkapan apa? PNS enggak boleh ada yang mendampingi saya selama kampanye kalau hari minggu. Mobil balik pakai mobil Sulaiman (anak bungsunya). Jadi itu karena saya nggak sampai hati. Saya pakai mobil DKI. Itu yang saya sampaikan ke para ASN, ayo kita tunjukan," terangnya.
Sebagaimana diketahui, Menpan-RB Asman Abnur akan melakukan perubahan mengenai aturan penggunaan kendaraan atau mobil dinas untuk mudik Lebaran 2018. PNS akan diperbolehkan menggunakan mobil dinas untuk mudik.
Asman belum mengungkapkan secara jelas mengenai mobil dinas yang bisa digunakan untuk mudik. Dirinya hanya mengatakan, pihaknya sedang menyusun aturan resmi mengenai hal tersebut dan rencananya surat keputusan akan dikeluarkan sebelum Lebaran.