← Beranda
Tak Hanya Air Putih, 10 Minuman Ini Bisa Jadi Pilihan untuk Menjaga Kesehatan Usus
Rabbany Wanadriani• Selasa, 29 September 2026 | 03.13 WIB
ilustrasi air kelapa. (freepik)

JawaPos.com – Kesehatan usus memiliki kaitan erat dengan kondisi tubuh secara keseluruhan. Organ pencernaan ini tidak hanya berfungsi mengolah makanan, tetapi juga berhubungan dengan penyerapan zat gizi dan sistem kekebalan tubuh.

Di dalam saluran pencernaan terdapat mikrobioma, yaitu kumpulan mikroorganisme yang hidup dan berinteraksi dengan tubuh. Keseimbangan mikrobioma dapat mendukung proses pencernaan sekaligus membantu menjaga kondisi tubuh tetap optimal.

Dilansir dari NDTV, sejumlah minuman dapat menjadi pilihan untuk mendukung kesehatan sistem pencernaan. Berikut 10 di antaranya:

1. Buttermilk

Buttermilk merupakan produk susu yang telah melalui proses fermentasi. Minuman ini mengandung probiotik dan kalsium yang dapat mendukung fungsi pencernaan serta membantu menjaga keberadaan bakteri baik di dalam usus.

Mengonsumsinya juga disebut dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman seperti kembung pada sebagian orang.

2. Teh Jahe

Jahe telah lama digunakan sebagai bahan alami untuk membantu memberikan rasa nyaman pada sistem pencernaan. Kandungan senyawa di dalamnya memiliki sifat anti-inflamasi.

Secangkir teh jahe dapat menjadi pilihan ketika mengalami mual atau gangguan pencernaan ringan. Minuman hangat ini juga cocok dikonsumsi sebagai bagian dari pola hidup yang memperhatikan kesehatan pencernaan.

3. Teh Hijau

Teh hijau dikenal memiliki kandungan antioksidan, termasuk katekin. Senyawa tersebut berperan dalam membantu melindungi sel dari stres oksidatif.

Mengonsumsi teh hijau secara rutin dalam jumlah yang wajar juga dikaitkan dengan dukungan terhadap keseimbangan mikrobioma dan kesehatan saluran pencernaan.

4. Air Rendaman Biji Adas

Biji adas sering digunakan untuk membantu mengatasi keluhan pencernaan seperti gas dan perut kembung. Salah satu senyawa yang terdapat di dalamnya adalah anetol.

Air rendaman biji adas dapat dikonsumsi sebagai minuman herbal. Secara tradisional, minuman ini digunakan untuk membantu membuat perut terasa lebih nyaman dan mendukung proses pencernaan.

5. Kefir

Kefir merupakan minuman hasil fermentasi yang mengandung mikroorganisme hidup. Karena itu, minuman ini kerap menjadi salah satu pilihan bagi orang yang ingin menambahkan makanan atau minuman fermentasi ke dalam pola makan.

Selain berkaitan dengan kesehatan pencernaan, kefir juga mengandung sejumlah nutrisi, termasuk vitamin B, vitamin K2, dan berbagai mineral.

6. Air Kelapa

Air kelapa merupakan minuman yang mengandung elektrolit dan dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Hidrasi yang cukup penting untuk mendukung berbagai fungsi tubuh, termasuk proses pencernaan.

Karena rasanya menyegarkan dan mengandung mineral seperti kalium, air kelapa dapat menjadi alternatif minuman untuk membantu menjaga asupan cairan sehari-hari.

7. Kombucha

Kombucha merupakan teh yang difermentasi dan mengandung berbagai hasil fermentasi. Minuman ini populer sebagai salah satu pilihan yang dikonsumsi untuk mendukung keseimbangan mikrobioma usus.

Kombucha juga mengandung asam organik dan senyawa antioksidan. Namun, kandungan gula pada produk kombucha dapat berbeda-beda sehingga sebaiknya perhatikan label sebelum mengonsumsinya.

8. Cuka Sari Apel

Cuka sari apel biasanya perlu diencerkan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Kandungan asam asetat di dalamnya menjadi salah satu alasan minuman ini kerap dikaitkan dengan proses pencernaan.

Meski demikian, cuka sari apel tidak selalu cocok untuk semua orang. Konsumsi dalam bentuk terlalu pekat dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, sehingga penggunaannya perlu dilakukan secara hati-hati.

9. Teh Herbal

Beberapa jenis teh herbal, seperti peppermint dan chamomile, kerap digunakan sebagai minuman yang memberikan efek menenangkan.

Senyawa tertentu dalam tanaman tersebut dapat membantu membuat saluran pencernaan terasa lebih nyaman. Teh herbal juga bisa menjadi pilihan minuman hangat ketika ingin mengurangi rasa tidak nyaman pada perut.

10. Air Putih

Air putih tetap menjadi salah satu minuman terpenting untuk mendukung fungsi tubuh. Asupan cairan yang cukup membantu berbagai proses fisiologis, termasuk pencernaan.

Kebutuhan cairan setiap orang dapat berbeda, tergantung aktivitas, kondisi lingkungan, usia, dan faktor lainnya. Karena itu, pastikan tubuh mendapatkan cairan yang cukup sepanjang hari.

Pada akhirnya, kesehatan usus tidak hanya ditentukan oleh satu jenis minuman. Pola makan seimbang, asupan serat yang cukup, aktivitas fisik, tidur yang memadai, dan kebiasaan hidup sehat juga berperan dalam menjaga fungsi pencernaan.

 
 
 
EDITOR: Setyo Adi Nugroho