JawaPos.com – Rambut rontok merupakan persoalan yang cukup umum dan dapat dialami oleh pria maupun wanita. Kehilangan sejumlah helai rambut setiap hari sebenarnya masih termasuk bagian dari siklus pertumbuhan rambut. Namun, kerontokan yang semakin banyak hingga menyebabkan rambut menipis perlu mendapat perhatian.
Pemicunya pun beragam. Faktor genetik, perubahan hormon, stres, kekurangan nutrisi, kondisi medis tertentu, hingga kebiasaan merawat rambut dapat berperan terhadap kerontokan. Karena itu, mengatasi rambut rontok sebaiknya tidak hanya berfokus pada penggunaan produk dari luar.
Dilansir dari laman Alodokter dan Halodoc, Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan di rumah untuk membantu menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala. Berikut di antaranya.
Baca Juga: Mengalami Rambut Rontok? 5 Makanan Ini Bisa Jadi Penyebabnya
1. Perbaiki Pola Hidup
Langkah pertama yang tidak kalah penting adalah memperhatikan kondisi tubuh secara keseluruhan.
Kekurangan nutrisi, terutama zat besi dan protein, dapat berkaitan dengan kerontokan rambut. Stres fisik maupun emosional juga dapat memengaruhi siklus pertumbuhan rambut.
Karena itu, biasakan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, mencukupi kebutuhan protein dan vitamin-mineral, berolahraga secara teratur, serta mengelola stres dengan baik.
Perubahan gaya hidup memang tidak selalu memberikan hasil secara instan, tetapi dapat menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan rambut dari dalam.
2. Manfaatkan Minyak Zaitun sebagai Perawatan Rambut
Minyak zaitun dapat digunakan sebagai salah satu bahan perawatan rambut dari luar. Penggunaannya dapat membantu menjaga rambut tetap terawat dan tidak mudah kering.
Cara sederhana yang bisa dicoba adalah mengoleskan sedikit minyak zaitun pada batang rambut dan kulit kepala, kemudian memijatnya secara perlahan. Setelah itu, diamkan beberapa saat sebelum rambut dicuci hingga bersih.
Namun, minyak zaitun sebaiknya tidak dianggap sebagai obat untuk semua jenis kerontokan. Jika rambut rontok disebabkan faktor genetik, hormonal, kekurangan nutrisi, atau penyakit tertentu, perawatan dari luar saja kemungkinan tidak cukup.
3. Gunakan Alpukat sebagai Masker Rambut
Alpukat dikenal sebagai bahan makanan yang mengandung berbagai nutrisi dan dapat digunakan sebagai bagian dari perawatan rambut rumahan.
Untuk membuat masker sederhana, haluskan daging alpukat hingga menjadi pasta. Oleskan pada rambut, terutama bagian batang yang terasa kering, kemudian diamkan sekitar 15–20 menit sebelum dibilas.
Perawatan seperti ini lebih tepat dipandang sebagai cara menjaga kondisi rambut agar tetap terawat, bukan sebagai terapi utama untuk menghentikan kerontokan.
4. Pastikan Asupan Nutrisi Tercukupi
Rambut membutuhkan berbagai nutrisi agar dapat tumbuh dengan baik. Kekurangan zat gizi tertentu, seperti zat besi, protein, vitamin D, zinc, dan beberapa vitamin lainnya, dapat berkontribusi terhadap kerontokan.
Karena itu, daripada hanya mengandalkan bahan yang dioleskan pada rambut, perhatikan pula makanan yang dikonsumsi setiap hari.
Telur, ikan, daging, kacang-kacangan, sayuran, buah, serta sumber makanan bergizi lainnya dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang.
Konsumsi suplemen sebaiknya tidak dilakukan sembarangan. Jika dicurigai mengalami kekurangan nutrisi, pemeriksaan dan anjuran tenaga medis lebih tepat dilakukan terlebih dahulu.
5. Kurangi Kebiasaan yang Dapat Merusak Rambut
Perawatan rambut sehari-hari juga berpengaruh. Mengikat rambut terlalu kencang, terlalu sering menggunakan alat styling bersuhu tinggi, serta paparan bahan kimia dari pewarna atau pelurus rambut dapat menyebabkan kerusakan rambut dan pada kondisi tertentu berkontribusi terhadap kerontokan.
Cobalah memberi rambut waktu untuk beristirahat dari styling berlebihan. Gunakan produk yang sesuai dengan kondisi rambut dan kulit kepala, serta hindari menarik rambut terlalu kuat saat mengikat atau menyisir.