JawaPos.com - Tempat munculnya jerawat dapat menjadi petunjuk penyebab jerawat muncul. Misalnya jerawat yang muncul di dagu menandakan hormon yang berfluktuasi, ini berarti sebentar lagi akan datang menstruasi. Teknik ini akan menghubungkan titik-titik rawan jerawat ke bagian tubuh tertentu yang dikenal sebagai pemetaan wajah.
Sebelumnya, mungkin kamu telah menyadari jerawat yang sering muncul di tempat yang sama berulang kali, seperti pipi, dagu atau rahang, dahi, dan zona T. Panduan ini akan membantu mengidentifikasi kemungkinan penyebab jerawat di berbagai bagian wajah untuk menentukan pengobatan yang efektif.
Jerawat dapat disebabkan oleh bakteri, minyak berlebih, dan sel kulit mati yang menyumbat kelenjar sebasea. Kelenjar ini menghasilkan sebum (minyak). Ada berbagai jenis jerawat yaitu komedo hitam, jerawat, nodul, dan komedo putih.
Pemetaan wajah adalah gagasan bahwa area tertentu di wajah dapat terhubung dengan organ internal yang berbeda. Dilansir dari health.com, seorang dokter kulit dan anggota Women's Dermatologic Society, Amanda Doyle, MD, mengatakan anatomi wajah dapat menentukan jenis kulit di area tertentu.
Orang yang mempraktikkan Ayurdeva, sejenis pengobatan alternatif, menggunakan lokasi noda untuk mendiagnosa masalah Kesehatan internal. Makanya nggak heran ada juga orang lain yang menggunakan pemetaan wajah untuk menentukan factor terkait Kesehatan atau gaya hidup apa yang dapat menjadi penyebab jerawat muncul.
Dilansir dari health.com, berikut ini cara menentukan penyebab jerawat dari tempat munculnya di bagian wajah.
Baca Juga: 10 Mitos tentang Jerawat yang Perlu Kamu Pahami agar Tidak Salah Kaprah Lagi
Dahi
Minyak dari rambut dapat berpindah ke dahi dan menjadi penyebab jerawat. Terutama jika kalian tidak mencuci rambut secara teratur. Tak hanya itu, jerawat yang muncul di dahi juga bisa disebabkan oleh produk rambut tertentu, fluktuasi hormon, dan stres.
Acne Cosmetica menggambarkan jerawat yang disebabkan oleh produk rambut, serta produk make up dan skincare. Untuk itu, menghentikan penggunaan produk rambut yang menjadi penyebab jerawat dapat membantu membersihkan wajah dari komedo hitam, jerawat, maupun komedo putih di bagian dahi.
Dagu dan Rahang
Menurut Dr. Doyle, hormon seringkali menjadi penyebab jerawat yang muncul di sekitar dagu dan rahang. Androgen dapat merangsang kelenjar sebasea untuk meningkatkan produksi minyak yang dapat menyumbat pori-pori.
Sebuah studi yang diterbitkan tahun 2017 mencatat bahwa hamper 85% Wanita mengatakan mereka mengalami jerawat pada hari-hari sebelum menstruasi. Mungkin inilah yang membuat banyak wanita menyadari munculnya lebih banyak jerawat dari biasanya menandakan sebentar lagi akan menstruasi karena terjadi fluktuasi hormon.
Dekat tepi wajah
Jerawat hormonal dapat menyebabkan timbulnya jerawat di sekitar garis rambut, dekat telinga, atau area pipi. Tak hanya itu, pada area tepi wajah ini, jerawat yang muncul dapat disebabkan oleh produk rambut yang mengandung minyak dan bahan kimia yang dapat menyumbat dan mengiritasi pori-pori.
Untuk mengatasinya, coba ganti make up dan rutinitas perawatan kulit selama beberapa minggu menggunakan produk nonkomedogenik. Pertimbangkan juga untuk mengunjungi dokter dan memeriksa bahan yang ada dalam produk skincare dan make up yang kalian gunakan.
Selain dari produk perawatan kulit, jerawat juga bisa muncul dari topi atau ikat kepala yang basah karena keringat. Barang yang terkena keringat ini dapat memindahkan bakteri ke bagian tepi wajah. Pastikan selalu mencuci barang dan perlengkapan secara teratur, terutama yang menyentuh kulit wajah.
Pipi
Menurut dr. Doyle, jerawat yang muncul di pipi menjadi tanda tubuh mendapatkan asupan gula yang tinggi. Untuk mengatasi penyebab jerawat di area pili, kalian perlu mengonsumsi makanan yang tidak meningkatkan gula darah dengan cepat. Membatasi asupan gula dapat menghilangkan jerawat di pipi.
Tak hanya itu, ponsel juga dapat menjadi pembawa kuman dan layer yang menyentuh pipi dapat menimbulkan jerawat. Ingatlah selalu untuk membersihkan ponsel secara teratur dengan tisu untuk mencegah kuman berpindah ke kulit.
Zona T
Zona T yang dikenal sebagai bagian wajah dagu, dahi, dan hidung, umumnya memiliki lebih berminyak dibandingkan bagian wajah lainnya. Menurut dr. Doyle, ada peningkatan jumlah kelenjar sebasea pada area zona T. Akibatnya wajah dapat mengalami komedo hitam dan komedo putih pada area zona T atau T-zone.
Riasan make up yang digunakan juga dapat menjadi penyebab jerawat di T-zone. dr. Doyle mengungkapkan bahwa ini menemukan banyak pasien yang dating dengan pori-pori tersumbat akibat penggunaan riasan yang tidak bersifat nonkomedogenik, artinya riasan tersebut tidak menyumbat pori-pori.