JawaPos.com – Saat tumbuh dewasa, apakah Anda hidupnya selalu membaca buku atau Anda adalah anak yang lebih banyak bermain video game?
Jika Anda seorang kutu buku, ada beberapa sifat unik yang Anda kembangkan sehingga tampak berbeda dari mereka yang menghabiskan waktunya untuk bermain game.
Pada dasarnya, membaca dan bermain video game adalah kegiatan yang benar-benar berbeda yang mampu merangsang otak kita dengan cara yang unik. Lantas apa pengaruhnya terhadap ciri kepribadian dan sifat mereka yang tumbuh dengan banyak membaca daripada bermain game?
Dilansir dari laman The Expert Editor, Senin (5/8) berikut beberapa sifat unik orang yang tumbuh dengan membaca daripada bermain video game diantaranya :
1. Anda ahli dalam berempati
Ketika kita membaca maka kita kerap kali ikut merasakan kehidupan para tokohnya, merasakan kegembiraan mereka, ketakutan mereka, kemenangan hingga kekalahan mereka.
Hasilnya, Anda telah mengembangkan kemampuan luar biasa untuk berempati dengan orang lain. Anda mampu menempatkan diri pada posisi orang lain, memahami perasaan dan sudut pandang mereka.
Intinya membaca dapat membangun empati kita. Membaca juga membuat kita mengeksplorasi berbagai sudut pandang dan emosi dalam lingkungan yang aman sehingga memperkaya pemahaman kita tentang sifat manusia.
2. Anda ahli dalam berpikiran abstrak
Berpikir abstrak adalah fungsi kognitif inti yang melibatkan kemampuan untuk memahami konsep yang tidak berakar pada realistis fisik. Pada intinya ini adalah kemampuan untuk berpikir melampaui hal-hal nyata untuk mencari gagasan mengenai simbol, filosofi atau makna tersirat.
Dan orang yang tumbuh dengan banyak membaca daripada bermain game telah melatih kemampuan kognitif ini sejak kecil tanpa menyadarinya.
3. Anda memiliki bakat dalam memecahkan masalah
Pada dasarnya berpikir abstrak membuat Anda untuk melihat lebih jauh dari yang terlihat, mengeksplorasi berbagai kemungkinan dan menghasilkan solusi yang tidak biasa.
Ketika Anda asyik membaca buku maka Anda terus-menerus mencoba untuk memprediksi hasilnya, memecahkan misterinya dan memahami motivasi karakter.
Dari situ, Anda menjadi memiliki kemampuan menganalisis informasi, membuat koneksi dan menarik kesimpulan. Intinya Anda mampu mengasah keterampilan memecahkan masalah Anda.
4. Anda adalah seorang komunikator yang baik
Membaca membuat kita mengenal bahasa yang kaya, kosakata yang beragam dan gaya komunikasi yang bervariasi. Kita belajar cara mengekspresikan ide-ide yang rumit secara ringkas dan cara menyampaikan pikiran kita secara efektif.
Bahkan kita mampu melihat karakter yang terlibat dalam dialog, membangun argument, bernegosiasi, membujuk dan bahkan memanipulasi menggunakan kata-kata.
Sehingga tidak heran jika orang yang tumbuh dari banyak membaca cenderung menguasai seni komunikasi melalui observasi dan pendalaman.
5. Anda termotivasi secara intrinsik
Pada dasarnya motivasi intrinsik mengacu pada melakukan sesuatu karena hal itu memberi penghargaan bagi pribadi bukan karena penghargaan atau tekanan eksternal.
Dan jika Anda menghabiskan masa kecil Anda asyik membaca buku alih-alih mengejar nilai tertinggi dalam permainan video maka Anda sudah membekali motivasi intrinsik. Intinya Anda memiliki dorongan pengetahuan, wawasan dan kepuasan emosional.
6. Anda sangat sabar
Tidak bisa dipungkiri bahwa membaca selalu membutuhkan kesabaran. Artinya, Anda tidak bisa langsung melompat ke bagian akhir untuk mengetahui alur ceritanya. Anda harus mengikuti perjalanan bersama para tokoh, halaman demi halaman bahkan bab demi bab.
Ketika kita membaca sebuah buku maka kita tidak hanya berkomitmen pada ceritanya namun juga pada waktu kita. Kita menjadi sabar untuk membiarkan narasi terungkap dengan kecepatannya sendiri.
Bahkan kita menjadi menikmati ketegangannya, menikmati perkembangan yang lambat dan belajar untuk menunggu klimaksnya.***