JawaPos.com – Waffle menjadi salah satu sajian yang mudah disukai karena mempunyai tekstur khas. Bagian luarnya dapat terasa renyah, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan ringan.
Makanan ini tidak hanya cocok untuk sarapan. Waffle juga bisa menjadi pilihan camilan sore maupun hidangan penutup. Rasanya semakin nikmat ketika disajikan bersama berbagai topping, seperti potongan buah, madu, cokelat, atau es krim.
Untuk mendapatkan waffle dengan tekstur yang empuk dan fluffy, komposisi bahan serta proses pemanggangan perlu diperhatikan. Keseimbangan tepung, cairan, dan bahan pengembang berpengaruh terhadap hasil akhir adonan.
Selain itu, cetakan yang sudah cukup panas dan penggunaan suhu yang tepat membantu menghasilkan permukaan waffle yang matang kecokelatan tanpa membuat bagian dalamnya kering.
Baca Juga: Tak Butuh Teknik Rumit, Begini Resep Odading Tanpa Ragi dan Ulen Lama
Dilansir dari akun YouTube Devina Hermawan, berikut resep waffle praktis yang dapat dicoba di rumah.
Bahan-bahan
-
120 gram tepung terigu serbaguna
-
20 gram tepung maizena
-
3 gram ragi
-
½ sendok teh garam
-
½ sendok teh baking powder
-
240 ml susu
-
60 gram mentega Wijsman
-
½ butir telur
-
½ sendok teh ekstrak vanila
-
1½ sendok makan susu bubuk
-
1–2 sendok makan gula, sesuai selera
Cara Membuat
-
Hangatkan susu menggunakan microwave, kemudian masukkan mentega. Aduk sampai mentega meleleh dan tercampur dengan susu.
-
Tuangkan campuran susu dan mentega ke dalam mangkuk berukuran besar. Tambahkan ekstrak vanila, garam, baking powder, telur, serta ragi. Aduk sampai seluruh bahan tercampur rata.
-
Masukkan tepung terigu, tepung maizena, dan susu bubuk. Aduk kembali hingga adonan menyatu dan tidak terdapat bagian tepung yang masih menggumpal.
-
Tutup mangkuk menggunakan plastic wrap, lalu diamkan adonan selama sekitar 60–90 menit agar ragi bekerja.
-
Setelah adonan selesai didiamkan, panaskan cetakan waffle terlebih dahulu.
-
Tuangkan adonan secukupnya ke dalam cetakan. Panggang menggunakan api kecil hingga sedang sampai permukaan waffle matang dan berubah menjadi cokelat keemasan.
-
Setelah matang, angkat waffle secara perlahan dan pindahkan ke piring atau wadah saji.
-
Waffle siap dinikmati bersama topping sesuai selera, mulai dari buah segar, madu, selai, cokelat, hingga es krim.
Waffle rumahan ini dapat menjadi pilihan sederhana untuk menemani waktu santai. Agar hasilnya tetap ringan dan tidak terlalu kering, perhatikan waktu fermentasi adonan serta suhu cetakan saat memanggang.