← Beranda
Berburu Rujak Cingur Enak di Surabaya: 10 Spot Kuliner Ini Wajib Dicoba!
Mohammad Maulana IqbalRabu, 12 November 2025 | 02.59 WIB
Ilustrasi rujak cingur, kuliner khas Surabaya yang jadi identitas budaya dan incaran wisatawan. (sajiansedap.com)

JawaPos.com – Surabaya menjadi destinasi menarik bagi pencinta kuliner, terutama penggemar rujak cingur yang legendaris dan nikmat.

Rujak cingur di Surabaya terkenal karena cita rasa khas yang memadukan bumbu petis dengan segar sayuran lokal.

Kuliner rujak cingur di Surabaya menawarkan pengalaman makan yang unik dan kaya tradisi bagi setiap penikmatnya.

Spot kuliner rujak cingur di Surabaya tersebar di berbagai sudut kota, menjadikannya pilihan sempurna bagi pencinta makanan.

Baca Juga: Buka 24 Jam! Inilah 5 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya yang Cocok untuk Menemani Malam Tahun Baru

Dilansir dari akun YouTube 10 BEST ID pada Selasa (11/11), bahwa ada sepuluh spot kuliner rujak cingur enak di Surabaya.

  1. Rujak cingur Genteng Durasim

Tempat makan yang berlokasikan di Jl. Genteng Durasim No. 29, Genteng, ini menyandang status paling legendaris karena telah berdiri sejak tahun 1943 silam.

Menu yang disajikan mencakup sayuran segar, irisan cingur, potongan nanas dan mangga, tempe serta tahu dengan bumbu petis khas.

Keunikan tersendiri terletak pada penggunaan cobek tua yang sudah dipakai sejak awal warung ini didirikan.

Kombinasi bahan-bahan tersebut menghasilkan cita rasa autentik yang sulit ditemukan di tempat lain.

Baca Juga: 10 Kuliner Tahu Tek Paling Dicari di Surabaya, Rasanya Bikin Susah Move On!

  1. Rujak cingurAhmad Jais

Warung ini berlokasi di kawasan Koni, tepatnya di Jl. Achmad Jais, No. 40, Peneleh, sehingga sangat mudah dijangkau dari berbagai penjuru kota.

Porsi yang disajikan tergolong besar dan bisa ditambah dengan mi kuning untuk mengenyangkan perut lebih maksimal.

Kuah petis yang disiramkan terasa sangat nikmat berpadu dengan tauge, kangkung, tempe, tahu, cingur hingga kikil.

Posisinya di pusat kota membuat warung yang telah berdiri sejak 1970-an ini ramai dikunjungi pelanggan setiap harinya.

  1. Rujak cingur Ahmad Jais

Warung makan ini kerap menjadi pilihan para selebriti dan pejabat yang sedang berkunjung ke kota ini.

Meskipun harga yang ditawarkan cukup tinggi, pengunjung tetap memadati tempat ini setiap waktu.

Usia warung ini sudah cukup tua karena konon telah beroperasi sejak era tahun 1970-an.

Satu porsi berisi sayuran lengkap, cingur, nanas, mangga, timun, tahu, tempe dan kedondong yang disiram petis kental.

  1. Rujak cingur JokoDolok

Tempat ini terletak di area Taman Absari, Embong Kaliasin, Genteng dan dikenal dengan nama rujak cingur Joko Dolog yang ikonik.

Bagi pencinta porsi besar dan mengenyangkan, warung ini menjadi destinasi wajib untuk dicoba langsung.

Potongan tempe, tahu dan cingur disajikan dalam ukuran besar serta jumlah melimpah di setiap piring.

Petis yang digunakan memiliki tekstur sangat lumer sehingga menggoda selera makan siapa saja yang mencicipinya.

  1. Rujak cingur Cak No

Warung ini juga dikenal sebagai rujak cingur TVRI karena berlokasi tepat di depan kantor televisi tersebut, yakni di Jalan Raya Dukuh Kupang, No. 214, Dukuh Pakis.

Seporsi hidangan berisi potongan cingur yang melimpah dan bertekstur empuk, timun, kangkung, tahu, tempe serta lontong.

Warung Cak No bahkan melayani pesanan dalam porsi besar khusus untuk acara atau hajatan tertentu.

Lokasinya yang strategis membuat warung ini mudah ditemukan oleh siapa saja yang mencari sajian khas ini.

  1. Rujak cingur BuNurAini

Lokasi warung ini berada di Jalan Raya Sedati Gede No. 66. Bono, Sedati Gede, Sidoarjo yang berdekatan dengan area Bandara Juanda.

Ciri khas utama terletak pada bumbu petis yang kental dan memiliki aroma harum sangat menggugah selera.

Pelanggan bahkan diberi kebebasan memilih jenis petis sendiri, antara petis hitam atau petis Madura berwarna cokelat kemerahan.

Tambahan bawang putih goreng yang renyah dan gurih menjadi pelengkap sempurna untuk hidangan ini.

  1. Rujak cingurBBM

Warung milik Bu Wegma ini berlokasikan di Jl. Tenggilis Timur VII HH No. 1, Tenggilis Mejoyo dan sudah membuka usaha sejak tahun 1995 dan masih bertahan hingga sekarang.

Terdapat tiga macam penyajian yakni mentahan dengan buah dan sayur mentah, matangan dengan sayuran rebus, serta campuran keduanya.

Selain menu utama, warung ini juga menyediakan nasi pecel, gado-gado, rujak manis dan kolak sebagai pilihan lain.

Variasi menu yang beragam membuat pengunjung memiliki banyak opsi sesuai dengan selera masing-masing.

  1. Gado-gadoArjunoPak Satumin

Warung berlokasikan di Jl. Arjuno No. 127, Sawahan ini dibuka sejak tahun 1970-an dan menjadi tempat makan gado-gado paling legendaris di kota ini.

Tempat ini lebih dikenal dengan sebutan gado-gado Arjuno karena berlokasi di sepanjang Jalan Arjuno yang ramai.

Namun selain gado-gado, warung ini juga menyajikan rujak cingur dengan kualitas rasa tidak kalah lezat dari menu utamanya.

Dengan harga terjangkau, pengunjung bisa menikmati dua hidangan sekaligus yakni gado-gado dan rujak cingur dalam satu kunjungan.

  1. OmahSae

Restoran Omah Sae yang berlokasikan di Jl. Musi, No. 39, Wonokromo ini menyajikan berbagai hidangan tradisional Jawa dan Nusantara dengan konsep modern yang nyaman.

Dekorasi bangunan bergaya Jawa yang elegan, bersih dan nyaman menciptakan suasana makan yang menyenangkan bagi pengunjung.

Menu rujak cingur di sini diolah dengan cara mirip tempat lain namun dengan sentuhan penyajian lebih rapi.

Meskipun berkelas restoran, harga rujak cingur dan makanan lainnya tetap ramah di kantong dan tidak memberatkan pelanggan.

  1. Warung rujak cingur dan gado-gado Bu Mariyati

Warung yang berlokasi di Jalan Jolotundo No. 55, Pacar Keling, Tambak Sari ini dulunya hanya berupa warung tenda sederhana di pinggir jalan.

Kini tempat ini sudah memiliki bangunan sendiri yang lebih nyaman untuk menikmati sajian rujak cingur dengan tenang.

Porsi yang disajikan cukup banyak dan mengenyangkan terutama jika ditambah dengan lontong sebagai karbohidrat tambahan.

Selain rujak cingur, gado-gado yang dijual di sini juga memiliki cita rasa tidak kalah enak dan layak dicoba.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho