JawaPos.com - Tahukah kamu? Kanker kulit masuk dalam 15 besar kanker yang umum terjadi di Indonesia, dilansir dari Indonesia Cancer Care Community. Kanker kulit bisa menyerang siapa saja, tidak kenal usia dan juga gender.
Sayangnya, tanda awal kanker kulit sering tidak disadari, misalnya hanya berupa bercak atau benjolan kecil.
Akibatnya, penanganan jadi terlambat. Padahal, semakin cepat dikenali, semakin besar kemungkinan untuk sembuh.
Apa Itu Kanker Kulit?
Berdasarkan RSUD Waled, kanker kulit adalah jenis kanker yang disebabkan paparan sinar ultraviolet (UV) berlebihan, ditambah risiko lain seperti riwayat keluarga, tipe kulit, dan kebiasaan hidup sehari-hari.
Baca Juga: 5 Drama Idol KPop yang Bikin Penonton Auto Baper, Ada Yoona dari Bon Appetit Your Majesty
Kanker kulit muncul akibat pertumbuhan yang tidak normal pada sel basal, keratinosit, atau melanosit.
Di Indonesia sendiri, kasus kanker kulit cukup sering ditemukan. Data tahun 2018 mencatat ada 6.170 kasus kanker kulit karsinoma (non melanoma) dan 1.392 kasus kanker kulit melanoma.
Jumlah ini, menurut Kemenkes RI, diprediksi terus meningkat dan melonjak hingga lebih dari 70 persen pada 2050 jika langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat.
Jenis Kanker Kulit
Berdasarkan Kemenkes RI, ada tiga jenis kanker kulit yang paling sering ditemui:
1. Karsinoma Sel Basal
Baca Juga: Persib Alihkan Fokus ke Laga ACL 2 Kontra Bangkok United
Biasanya berupa benjolan kecil berwarna cerah atau bercak bersisik.
2. Karsinoma Sel Skuamosa
Muncul sebagai nodul merah keras atau lesi bersisik yang bisa berdarah atau berkerak.
3. Melanoma
Jenis yang paling berbahaya, berkembang dari sel penghasil pigmen atau melanosit, serta dapat menyebar ke bagian tubuh lain jika tidak ditangani.
Gejala Awal Kanker Kulit yang Jarang Disadari
Menurut dr. Jemmy Sasongko, dilansir dari laman Kemenkes, gejala kanker kulit bisa diawali dengan perubahan warna kulit atau luka yang tidak kunjung sembuh, bahkan cenderung melebar dan dalam.
Beberapa tanda yang harus diwaspadai menurut RSUD Waled adalah:
• Ada benjolan di bagian tubuh, kaki, atau lengan (bisa terasa nyeri atau tidak).
• Muncul tahi lalat dengan bentuk dan warna tidak teratur, membesar, serta mudah berdarah.
• Terdapat bercak hitam atau coklat di bawah kuku, telapak tangan, atau telapak kaki.
Perlu digarisbawahi bahwa tidak semua kanker kulit terlihat sama, jadi penting untuk memperhatikan setiap perubahan pada kulit.
Cara Mencegah Kanker Kulit
Kemenkes merekomendasikan beberapa langkah sederhana untuk mencegah kanker kulit, yaitu:
• Hindari paparan sinar matahari langsung (pukul 10.00-16.00)
• Gunakan tabir surya dengan minimal SPF 15 (aplikasikan setiap dua jam)
• Gunakan pakaian pelindung
• Hindari tanning bed
• Lakukan pemeriksaan kulit rutin secara mandiri
Ingat, kulit adalah pelindung utama tubuh kita. Maka dari itu, jangan remehkan tanda kecil yang muncul. Semakin cepat kanker kulit dikenali, semakin cepat pula penanganan dan semakin besar peluang untuk sembuh.