JawaPos.com - Keracunan makanan memang sulit untuk diprediksi, tapi kita bisa mencegahnya dengan mengenali tanda-tanda makanan basi atau sudah tidak layak konsumsi.
Jangan sampai telat menyadarinya, karena dampaknya bisa fatal bagi kesehatan. Lalu, apa saja tanda makanan sudah basi? Yuk, simak penjelasan berikut.
Ciri-Ciri Makanan Basi
Dikutip dari Instagram @pemkabtangerang, tanda makanan sudah basi adalah:
Baca Juga: Waspada Anemia Defisiensi Zat Besi, Begini Cara Mengatasi dan Menu Makanan Sehat untuk Penderita
1. Muncul Jamur
Umumnya jamur muncul pada roti, kue, dan buah. Jamur pada makanan basi biasanya berwarna hitam, merah, serta berukuran kecil, menurut Royal Snack Box.
Munculnya jamur disebabkan karena adanya sisa metabolisme bakteri pada makanan. Hal ini menandakan makanan sudah tidak aman untuk dikonsumsi.
2. Bau Tidak Sedap
Bau tidak sedap pada makanan basi disebabkan karena tumbuhnya bakteri patogen atau pembusuk.
Bakteri tersebut mengeluarkan toksin dan merusak struktur makanan, sehingga membuat makanan berbau tengik, dilansir dari Alodokter.
Contohnya adalah nasi basi berbau asam dan daging basi mengeluarkan bau menyengat.
3. Zat Terpisah
Produk olahan susu seperti yoghurt bisa basi jika terdapat whey (cairan pada produk) yang terpisah.
Bentuknya seperti genangan air dengan tekstur menggumpal di dekat bagian bawah wadah, dilansir dari Eat by Date.
Biasanya diikuti dengan pertumbuhan jamur, akibat kultur bakteri hidup pada produk yang bertindak sebagai pengawet mulai mati.
Jika sudah begitu, sebaiknya produk segera dibuang agar terhindar dari keracunan.
4. Berlendir dan Lengket
Makanan yang dapat mengeluarkan lendir saat basi adalah makanan bersantan seperti gulai, kare, dan opor, menurut Royal Snack Box.
Kandungan santan menyebabkan makanan mudah basi, hingga mengeluarkan lendir. Maka dari itu, jauhi makanan yang berlendir karena itu akan berbahaya untuk kesehatan tubuh.
5. Warna Berubah
Menurut Royal Snack Box, makanan basi juga bisa dilihat dari perubahan warnanya. Beberapa makanan akan berwarna pucat atau tidak cerah lagi setelah mengalami basi.
Misalnya warna sayuran berubah pucat, daging berubah warna jadi keabu-abuan, atau saus tidak lagi cerah.
Dampak Makanan Basi bagi Kesehatan
Dikutip dari situs Ners Unair, mengonsumsi makanan basi tidak selalu menyebabkan gangguan kesehatan.
Tetapi, keracunan makanan basi bisa saja terjadi jika makanan terkontaminasi patogen. Gejalanya meliputi: sakit perut, demam, diare, mual, dan muntah.
Dalam kasus yang parah, keracunan makanan bisa menyebabkan dehidrasi karena banyaknya nutrisi dan cairan yang terbuang.
Selain organ pencernaan, keracunan makanan juga dapat menginfeksi dan menimbulkan dampak buruk pada organ tubuh lainnya.
Untuk itu, dengan mengetahui ciri-ciri makanan basi, kamu bisa lebih waspada dan tidak sembarangan mengonsumsi makanan yang sudah tidak layak. Lebih baik mencegah sejak awal dari pada harus berobat karena keracunan.