JawaPos.com – Kebiasaan makan Anda mempunyai dampak yang signifikan terhadap kesehatan Anda secara keseluruhan terutama dalam hal mengatur kadar gula darah Anda.
Misalnya, mengikuti diet tinggi kalium bisa meningkatkan risiko jantung pada penderita diabetes.
Namun, mengonsumsi makanan kaya serat dapat membantu mengontrol gula darah dan membantu pengelolaan berat badan.
Inilah alasan penting mengapa bagi penderita diabetes untuk mendapatkan nutrisi yang tepat dalam jumlah yang tepat.
Ini tidak hanya akan mengatur kadar gula darah tetapi juga dapat membantu meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.
Lantas nutrisi apa saja yang penting untuk mengontrol kadar gula darah?
Dilansir dari laman Health Shots, Senin (24/6), berikut beberapa nutrisi yang penting untuk mengontrol kadar gula darah diantaranya :
1. Serat
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Public Library of Science Medicine mengungkapkan bahwa serat dapat membantu mengatur kadar glukosa darah dan memperlambat penyerapan gula. Ada dua jenis serat yaitu serat yang bisa larut dan tidak larut.
Seorang ahli nutrisi Dr. Rohini Patil mengungkapkan bahwa serat larut ditemukan dalam buah-buahan, kacang-kacangan dan oat yang bisa membantu mengatur kadar gula darah dengan memperlambat masuknya gula ke dalam aliran darah.
Sedangkan serat tidak larut ditemukan dalam biji-bijian dan kacang-kacangan yang bisa membantu pencernaan dan meningkatkan rasa kenyang sehingga bisa membantu mengelola berat badan.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Gemini dan Cancer 24 Juni 2024: Mulai dari Cinta, Karir, Kesehatan dan Keuangan
2. Magnesium
Magnesium memiliki peranan penting dalam sensitivitas insulin dan metabolisme glukosa. Penelitian yang diterbitkan oleh World Journal of Diabetes menunjukkan bahwa penderita diabetes seringkali memiliki kadar magnesium yang rendah.
Selain itu, kekurangan magnesium dapat meningkatkan risiko kontrol glikemik yang buruk. Sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, biji-bijian mengandung magnesium dan dapat membantu menjaga kontrol gula darah lebih baik.
3. Vitamin D
Selain penting untuk sistem kekebalan dan kesehatan tulang, vitamin D juga berperan dalam metabolisme glukosa dan sensitivitas insulin.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Cureus bahwa rendahnya kadar vitamin D dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2.
Oleh sebab itu, untuk mengelola diabetes sebaiknya menjaga asupan vitamin C yang cukup melalui paparan sinar matahari dan konsumsi makanan seperti ikan berlemak dan telur.
4. Kromium
Kromium adalah mineral yang meningkatkan kerja insulin dan penting untuk menjaga metabolisme glukosa normal.
Dr Patil menjelaskan bahwa suplementasi kromium telah terbukti meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar glukosa darah.
Beberapa makanan yang mengandung kaya akan kromium adalah kacang hijau, brokoli, oat, dan almond.
5. Seng
Nutrisi seng memiliki peranan penting dalam produksi dan sekresi insulin sehingga mampu mengontrol kadar gula darah.
Beberapa makanan yang kaya nutrisi zinc adalah daging, kerang, biji-bijian dan kacang-kacangan.
6. Kalium
Kalium membantu mengatur keseimbangan cairan, kontraksi otot, dan sinyal saraf. Hal ini juga berperan dalam mengendalikan tekanan darah yang sangat penting bagi penderita diabetes.
Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Expert Review of Endocrinology and Metabolism mengungkapkan bahwa kadar kalium yang lebih rendah dikaitkan dengan risiko diabetes yang lebih tinggi.
Adapun makanan yang mengandung banyak kalium adalah pisang, jeruk, kentang, tomat dan bayam.