← Beranda
Catat! Penyebab Insomnia pada Lansia, Sebaiknya Buatlah Lingkungan Tidur yang Nyaman
Veronica NauliJumat, 14 Juni 2024 | 22.49 WIB
Ilustrasi- Lansia sedih/Freepik

JawaPos.com - Insomnia adalah masalah umum yang sering dialami oleh lansia. Gangguan tidur ini tidak hanya mengurangi kualitas hidup tetapi juga dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental. 

Memahami penyebab insomnia pada lansia adalah langkah penting untuk menemukan solusi yang tepat dan meningkatkan kualitas tidur mereka. 

Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai faktor yang dapat menyebabkan insomnia pada lansia, dikutip Jawa Pos dari laman HelpGuide.org, Jumat (14/6)

Baca Juga: Rekomendasi 5 Menu Makanan untuk Dikonsumsi Lansia, agar Gizi Terpenuhi dan Tetap Sehat di Usia Senja

1. Penyebab umum insomnia dan masalah tidur pada lansia sering kali terkait dengan kebiasaan tidur yang tidak teratur dan lingkungan tidur yang kurang mendukung, seperti TV yang masih menyala.

Penting untuk menciptakan kamar tidur yang nyaman, gelap, dan tenang, serta menjalani ritual sebelum tidur yang dapat membantu mempersiapkan tubuh untuk tidur dengan baik.

2. Nyeri atau kondisi medis. Berbagai masalah kesehatan seperti sering buang air kecil, nyeri, radang sendi, asma, diabetes, osteoporosis, mulas di malam hari, dan penyakit Alzheimer bisa mengganggu tidur Anda. Bicarakan dengan dokter untuk menangani masalah medis ini.

Baca Juga: Jelang Puncak Haji, 300 Jamaah Lansia dan Disabilitas Non Mandiri Tempati Hotel Transit

3. Menopause dan pasca menopause. Selama menopause, banyak wanita mengalami gangguan tidur akibat rasa panas dan keringat malam. Bahkan setelah menopause, masalah tidur dapat tetap ada. Memperbaiki kebiasaan sehari-hari, terutama pola makan dan olahraga, bisa sangat membantu.

4. Lansia cenderung mengonsumsi lebih banyak obat daripada yang lebih muda, dan kombinasi obat serta efek sampingnya bisa mengganggu tidur. Dokter mungkin bisa menyesuaikan obat Anda untuk meningkatkan kualitas tidur.

5. Kurangnya olahraga. Jika Anda terlalu banyak duduk, mungkin Anda tidak akan merasa mengantuk atau justru mengantuk sepanjang waktu. Latihan aerobik yang teratur di siang hari bisa meningkatkan kualitas tidur Anda.

Baca Juga: 300 Jamaah Haji Indonesia Lansia Nonmandiri Ikut Safari Wukuf

6. Perubahan hidup besar seperti pensiun, kehilangan orang tercinta, atau pindah rumah dapat menyebabkan stres. Tidak ada yang lebih baik untuk meningkatkan suasana hati daripada menemukan seseorang yang bisa diajak bicara langsung.

7. Kurangnya keterlibatan sosial. Aktivitas sosial, keluarga, dan pekerjaan dapat menjaga tingkat aktivitas Anda dan membantu tubuh bersiap untuk tidur nyenyak. Jika Anda sudah pensiun, coba menjadi sukarelawan, bergabung dengan kelompok senior, atau mengikuti kelas pendidikan orang dewasa.

8. Gangguan tidur. Sindrom Kaki Gelisah (RLS) dan gangguan pernapasan saat tidur, seperti mendengkur dan apnea tidur, lebih sering terjadi pada lansia. 

9. Kurangnya sinar matahari. Sinar matahari membantu mengatur melatonin dan siklus tidur bangun Anda. Usahakan mendapatkan sinar matahari setidaknya dua jam sehari. Buka tirai di siang hari atau gunakan kotak terapi cahaya.

EDITOR: Nicolaus Ade