← Beranda
9 Manfaat Vitamin B Kompleks yang Baik Untuk Kesehatan, Bisa Bantu Menaikan Mood Kamu yang Anjlok!
Veronica Ayu Novita SariRabu, 6 Desember 2023 | 22.15 WIB
Manfaat Vitamin B Kompleks yang Baik Untuk Kesehatan, Bisa Bantu Menaikan Mood Kamu yang Anjlok/Sumber: freepik.com

JawaPos.com – Vitamin B banyak jenisnya terdiri dari delapan jenis kelompok. Vitamin B komplek membantu membentuk sel darah merah.

Vitamin B kompleks memainkan peran penting dalam melepaskan energi dari karbohidrat, lemak, dan protein.

Menurut MedlinePlus, vitamin B bisa mengurangi risiko penyakit jantung, sekaligus membantu menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik.

Kekurangan vitamin B dalam tubuh bisa menyebabkan penyakit, seperti anemia atau kekurangan sel darah merah.

Sebagian besar vitamin B berasal dari produk hewani. Seluruh vitamin B larut dalam air, artinya vitamin B langsung diserap dalam tubuh.

Berikut ini daftar manfaat vitamin B kompleks yang baik untuk tubuh!

1.Menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke

Vitamin B6, B12, dan B9 dapat meningkatkan kesehatan jantung. Vitamin B membantu tubuh memproduksi sel darah merah yang menghantar oksigen ke organ tubuh.

Penelitian di Neural Degenerasi menunjukkan, rendahnya kadar vitamin B12 dapat meningkatkan risiko terkena stroke iskemik lebih tinggi.

Selain itu, studi dalam Stroke and Vascular Neurology pada 2018 menemukan, konsentrasi homosistein darah sekitar 25 persen dan mengurangi risiko relatif stroke secara keseluruhan sebanyak 10 persen.

2. Mencegah penyakit beri-beri

Baca Juga: Lidah Pecah-Pecah? Waspada Kekurangan 4 Vitamin dan Mineral Ini Jadi Penyebabnya, Nomor Tiga Zinc

Vitamin B1 dalam makanan menjadi energi yang baik untuk tubuh. Kandungan Vitamin B1 ditemukan dalam sereal gandum utuh, ragi, kacang-kacangan, dan daging.

Kandungan vitamin B1 yang terlalu sedikit bisa menyebabkan penyakit beri-beri, penyakit pada sistem saraf, dan sistem pencernaan, berdasarkan ulasan dari MedlinePlus.

3. Meningkatkan kekebalan tubuh

Menurut International Journal of Molecular Science, vitamin B2, dikenal dengan riboflavin yang menghasilkan antioksidan yang kuat sehingga sistem kekebalan tubuh berfungsi baik.

Antioksidan penting untuk menghancurkan radikal bebas, yang dapat meningkatkan risiko kanker dan penyakit lainnya.

Selain itu, B2 juga dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk memproduksi antibodi, yaitu protein yang membantu melawan infeksi virus.

4. Mengurangi migrain dan meningkatkan penglihatan

Suplementasi riboflavin dosis tinggi membantu mengurangi frekuensi dan tingkat keparahan migrain.

Selain itu, B12 dan folat terbukti berperan dalam mencegah degenerasi makula terkait usia, yang menjadi penyebab utama kebutaan pada lansia.

Dalam International Journal for Vitamin and Nutrition Research menemukan, orang yang mengonsumsi suplemen B2 membantu mengurangi frekuensi dan durasi serangan migrain.

5. Asam folat baik untuk bayi sehat

Vitamin B9 atau yang disebut asam folat, merupakan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh.

Bagi bayi, asam folat membantu mencegah cacat lahir pada otak dan tulang belakang. National Institutes of Health menyarankan, remaja mengkonsumsi 400 mcg sehari, ibu menyusui 500 mcg sehari, dan ibu hamil 600 mcg sehari.

6.Terhindar dari Anemia

Vitamin B12 sangat penting untuk membangun sel darah dan menjaga kesehatan sel saraf dalam tubuh.

Ketika tubuh kekurangan sel darah merah, jaringan organ tidak mendapat cukup oksigen dan tubuh tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Kekurangan vitamin B12, seperti kehilangan nafsu makan, ruam, sesak nafas, diare, kesemutan, hingga bibir pecah-pecah.

7.Baik untuk kesehatan kulit

Orang yang kurang vitamin B12 memiliki kulit yang pucat, atau mata yang kuning, menurut University of Rochester Medical Center.

Vitamin B3 berguna meningkatkan fungsi pelindung kulit dan mengurangi peradangan, serta membantu memperbaiki kondisi, seperti jerawat, eksim, dan rosacea.

8. Meringankan gejala sindrom pramenstruasi

Asupan vitamin B1 dan B2 bisa membantu mengurangi risiko sindrom pramenstruasi, terutama ketika vitamin berasal dari makanan alami.

Mengonsumsi vitamin B6 sekitar 100 mg per hari bagus untuk mengobati sindrom pramenstruasi.

9.Menaikan mood

Vitamin B membantu memproduksi hormon seks dan stress yang diproduksi di kelenjar adrenal, yang merupakan kelenjar kecil di atas ginjal.

Vitamin B5 dikenal dengan vitamin anti-stres karena dianggap membantu produksi hormon stress kortisol. Kamu bisa mendapatkan vitamin B5 dalam makanan seperti brokoli, kangkung, alpukat, kentang, dan produk susu.

EDITOR: Hanny Suwindari