← Beranda
8 Perilaku Sopan yang dengan Cepat Membuat Orang Akrab dengan Anda dalam Hitungan Menit Menurut Psikologi
Irfan FerdiansyahKamis, 18 Juni 2026 | 04.47 WIB
Ilustrasi seseorang yang membuat orang mudah akrab (Magnific/Farknot)

JawaPos.com - Membangun kedekatan dengan orang lain tidak selalu membutuhkan waktu lama. Dalam banyak situasi, kesan pertama yang hangat dan perilaku yang tepat dapat membuat seseorang merasa nyaman hanya dalam hitungan menit. Psikologi sosial menunjukkan bahwa manusia cenderung lebih mudah menyukai orang yang membuat mereka merasa dihargai, didengarkan, dan diterima.

Menariknya, perilaku yang menciptakan kedekatan ini bukanlah kemampuan bawaan yang hanya dimiliki sebagian orang. Sebagian besar merupakan kebiasaan sederhana yang bisa dipelajari dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dilansir dari Expert Editor pada Selasa (16/6), terdapat delapan perilaku sopan yang dapat membuat orang lebih cepat akrab dengan Anda menurut sudut pandang psikologi.

Baca Juga: 8 Alasan Mengapa Orang Baik Akhirnya Merasa Kesepian meskipun Mereka Baik dan Penuh Perhatian Menurut Psikologi

1. Memberikan Senyuman Tulus saat Bertemu

Senyuman merupakan bentuk komunikasi nonverbal yang sangat kuat. Menurut psikologi, senyuman yang tulus membantu menurunkan ketegangan dan memberikan sinyal bahwa Anda adalah pribadi yang ramah serta tidak mengancam.

Ketika seseorang melihat senyum yang alami, otaknya cenderung merespons dengan perasaan yang lebih positif. Hal ini membuat interaksi terasa lebih hangat sejak awal.

Namun, yang penting adalah ketulusan. Senyuman yang dipaksakan sering kali mudah dikenali dan justru menimbulkan kesan tidak nyaman. Oleh karena itu, biasakan menyambut orang lain dengan ekspresi yang hangat dan terbuka.

2. Mengingat dan Menyebut Nama Mereka

Bagi banyak orang, mendengar nama mereka disebut memberikan rasa dihargai dan diakui. Psikologi menjelaskan bahwa nama merupakan bagian penting dari identitas seseorang.

Saat Anda mengingat nama lawan bicara dan menggunakannya secara wajar dalam percakapan, mereka akan merasa bahwa keberadaannya penting bagi Anda.

Misalnya: "Senang bertemu dengan Anda, Rina." atau "Pendapatmu menarik, Andi."

Kebiasaan sederhana ini sering kali menciptakan kesan yang lebih personal dan mempercepat munculnya rasa akrab.

3. Menunjukkan Ketertarikan yang Tulus pada Cerita Mereka

Banyak orang lebih menyukai mereka yang mau mendengarkan dibandingkan mereka yang terlalu banyak berbicara. Ketika seseorang merasa didengar, ia akan merasa lebih nyaman dan dihargai.

Anda tidak harus selalu memberikan nasihat atau tanggapan panjang. Cukup tunjukkan perhatian melalui pertanyaan sederhana seperti:

"Lalu apa yang terjadi setelah itu?"
"Bagaimana perasaanmu saat itu?"
"Wah, menarik sekali. Bisa diceritakan lebih lanjut?"

Sikap ini menunjukkan bahwa Anda benar-benar hadir dalam percakapan, bukan sekadar menunggu giliran berbicara.

Baca Juga: 8 Perilaku Halus yang Secara Diam-Diam Menandakan Seseorang Telah Kehilangan Semua Rasa Hormat kepada Anda Menurut Psikologi

4. Tidak Memotong Pembicaraan Orang Lain

Memotong pembicaraan sering kali membuat seseorang merasa tidak dihargai. Dari sudut pandang psikologi, orang yang merasa diabaikan cenderung membangun jarak secara emosional.

Sebaliknya, memberikan kesempatan kepada orang lain untuk menyelesaikan kalimatnya menunjukkan rasa hormat dan kesabaran. Bahkan ketika Anda memiliki pendapat berbeda, mendengarkan sampai selesai dapat menciptakan suasana yang lebih nyaman dan terbuka.

Perilaku ini membuat orang merasa aman untuk mengekspresikan diri, sehingga hubungan yang baru terjalin pun lebih cepat berkembang.

5. Memberikan Kontak Mata yang Wajar

Kontak mata yang tepat membantu membangun kepercayaan dan menunjukkan bahwa Anda benar-benar memperhatikan lawan bicara.

Psikologi komunikasi menunjukkan bahwa orang cenderung merasa lebih dekat dengan seseorang yang memberikan perhatian penuh ketika berbicara. Namun, kontak mata yang berlebihan juga bisa membuat orang tidak nyaman.

Kuncinya adalah menjaga kontak mata secara alami sambil sesekali mengalihkan pandangan agar percakapan tetap terasa santai.

Baca Juga: Jika Seseorang Sering Memposting 10 Hal Ini, Mereka Mungkin Sedang Menutupi Kurangnya Pencapaian Nyata Menurut Psikologi

6. Menghargai Pendapat Orang Lain meski Berbeda

Tidak semua percakapan harus berakhir dengan kesepakatan. Justru, orang sering merasa lebih nyaman dengan mereka yang mampu menghargai perbedaan.

Kalimat seperti:

"Saya bisa memahami sudut pandang Anda."
"Pendapat itu menarik."
"Saya belum pernah melihatnya dari sisi tersebut."

Akan membuat lawan bicara merasa dihormati.

Menurut psikologi, kebutuhan untuk diterima dan dihargai merupakan salah satu kebutuhan sosial yang sangat kuat. Ketika Anda mampu memberikan ruang bagi pendapat orang lain, hubungan akan berkembang dengan lebih mudah.

7. Memberikan Pujian yang Spesifik dan Tulus

Pujian yang tulus dapat meningkatkan suasana hati dan menciptakan kesan positif. Namun, pujian yang terlalu berlebihan sering kali terdengar tidak alami.

Cobalah memberikan apresiasi yang lebih spesifik, misalnya:

"Cara Anda menjelaskan tadi sangat mudah dipahami."
"Saya suka ide yang Anda sampaikan."
"Anda terlihat sangat tenang menghadapi situasi itu."

Pujian yang konkret menunjukkan bahwa Anda benar-benar memperhatikan, bukan sekadar berbasa-basi.

Baca Juga: 7 Hal yang Dilakukan Orang Narsis yang Tampak seperti Kepedulian, tetapi Sebenarnya Manipulasi Menurut Psikologi

8. Menunjukkan Empati dan Sikap Ramah

Empati merupakan kemampuan untuk memahami perasaan orang lain. Dalam psikologi, empati berperan besar dalam membangun hubungan yang hangat dan penuh kepercayaan.

Ketika seseorang menceritakan kesulitan yang dialaminya, Anda tidak selalu harus menawarkan solusi. Terkadang, respons sederhana seperti:

"Pasti itu tidak mudah."
"Saya bisa mengerti mengapa kamu merasa seperti itu."
"Semoga semuanya segera membaik."

Ini sudah cukup untuk membuat mereka merasa didukung.

Orang cenderung lebih cepat merasa akrab dengan mereka yang membuatnya merasa dipahami.

Penutup

Menjadi pribadi yang mudah disukai bukan berarti harus selalu berusaha menyenangkan semua orang. Menurut psikologi, kedekatan sering kali tumbuh dari hal-hal sederhana: senyum yang tulus, kemampuan mendengarkan, menghargai pendapat, dan menunjukkan empati.

Delapan perilaku sopan tersebut mungkin terlihat sepele, tetapi dampaknya sangat besar dalam membangun hubungan yang hangat. Ketika orang merasa dihargai dan diterima, rasa akrab dapat muncul hanya dalam hitungan menit. Pada akhirnya, bukan kecerdasan atau penampilan yang paling membuat seseorang disukai, melainkan bagaimana ia memperlakukan orang lain dengan rasa hormat dan ketulusan.

Baca Juga: 8 Perilaku Sosial Kecil yang Membuat Orang Cepat Disukai Menurut Psikologi

EDITOR: Candra Mega Sari